Politik

    Kursi Wakil Ketua DPRD Bontang Segera Terisi, DPP PDIP Godok Dua Nama Kuat

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    17 Mei 2026 pukul 14:19 WITA

    Dua kader PDIP yang digadang akan menjadi pengganti Almarhum Maming sebagai Wakil Ketua DPRD Bontang. (Foto: Setwan Bontang)

    Bontang - Kekosongan kursi Wakil Ketua DPRD Bontang yang ditinggalkan almarhum H Maming dalam beberapa bulan terakhir kini mulai menemui titik terang. PDI Perjuangan disebut tengah menunggu keputusan final Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menentukan siapa kader yang akan mengisi posisi strategis tersebut.

    Dua nama yang mencuat sebagai kandidat terkuat ialah Joni Alla Padang dan Winardi atau Awin. Keduanya telah mengikuti tahapan fit and proper test yang digelar partai di tingkat pusat.

    Joni Alla Padang membenarkan dirinya masuk dalam daftar nama yang diusulkan PDIP. Politisi yang saat ini menjabat Sekretaris Komisi C DPRD Bontang itu mengatakan seluruh tahapan dari partai telah dijalani.

    “Proses di internal partai sudah berjalan, termasuk uji kelayakan di pusat. Sekarang kami tinggal menunggu keputusan resmi dari DPP,” kata Joni.

    Penentuan pimpinan DPRD dari PDIP menjadi perhatian karena posisi tersebut dinilai memiliki pengaruh besar dalam dinamika politik di parlemen daerah. Wakil Ketua DPRD berperan dalam memimpin agenda rapat, pembahasan anggaran daerah, hingga komunikasi politik dengan pemerintah kota.

    Joni menegaskan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP PDIP. Menurutnya, partai memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan figur yang dianggap paling tepat.

    “Semua keputusan merupakan kewenangan partai. Kami sebagai kader siap menjalankan apa yang nantinya diputuskan,” ujarnya.

    Selain membahas posisi Wakil Ketua DPRD, PDIP juga tengah memproses pergantian antarwaktu (PAW) untuk menggantikan almarhum H Maming sebagai anggota DPRD Bontang.

    Informasi yang beredar menyebut calon pengganti berasal dari peraih suara terbanyak berikutnya di daerah pemilihan Bontang Selatan. Namun hingga kini, proses tersebut juga masih menunggu persetujuan DPP.

    Sejumlah pertimbangan disebut menjadi bahan evaluasi partai, mulai dari rekam jejak kader, loyalitas, hingga kebutuhan organisasi ke depan.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, DPP PDIP telah menggelar rapat pleno guna membahas dua agenda sekaligus, yakni penetapan PAW dan penunjukan Wakil Ketua DPRD Bontang. Hasil keputusan diperkirakan diumumkan dalam waktu dekat.

    (Sf/Rs)

    Politik

    Kursi Wakil Ketua DPRD Bontang Segera Terisi, DPP PDIP Godok Dua Nama Kuat

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    17 Mei 2026 pukul 14:19 WITA

    Dua kader PDIP yang digadang akan menjadi pengganti Almarhum Maming sebagai Wakil Ketua DPRD Bontang. (Foto: Setwan Bontang)

    Bontang - Kekosongan kursi Wakil Ketua DPRD Bontang yang ditinggalkan almarhum H Maming dalam beberapa bulan terakhir kini mulai menemui titik terang. PDI Perjuangan disebut tengah menunggu keputusan final Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menentukan siapa kader yang akan mengisi posisi strategis tersebut.

    Dua nama yang mencuat sebagai kandidat terkuat ialah Joni Alla Padang dan Winardi atau Awin. Keduanya telah mengikuti tahapan fit and proper test yang digelar partai di tingkat pusat.

    Joni Alla Padang membenarkan dirinya masuk dalam daftar nama yang diusulkan PDIP. Politisi yang saat ini menjabat Sekretaris Komisi C DPRD Bontang itu mengatakan seluruh tahapan dari partai telah dijalani.

    “Proses di internal partai sudah berjalan, termasuk uji kelayakan di pusat. Sekarang kami tinggal menunggu keputusan resmi dari DPP,” kata Joni.

    Penentuan pimpinan DPRD dari PDIP menjadi perhatian karena posisi tersebut dinilai memiliki pengaruh besar dalam dinamika politik di parlemen daerah. Wakil Ketua DPRD berperan dalam memimpin agenda rapat, pembahasan anggaran daerah, hingga komunikasi politik dengan pemerintah kota.

    Joni menegaskan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP PDIP. Menurutnya, partai memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan figur yang dianggap paling tepat.

    “Semua keputusan merupakan kewenangan partai. Kami sebagai kader siap menjalankan apa yang nantinya diputuskan,” ujarnya.

    Selain membahas posisi Wakil Ketua DPRD, PDIP juga tengah memproses pergantian antarwaktu (PAW) untuk menggantikan almarhum H Maming sebagai anggota DPRD Bontang.

    Informasi yang beredar menyebut calon pengganti berasal dari peraih suara terbanyak berikutnya di daerah pemilihan Bontang Selatan. Namun hingga kini, proses tersebut juga masih menunggu persetujuan DPP.

    Sejumlah pertimbangan disebut menjadi bahan evaluasi partai, mulai dari rekam jejak kader, loyalitas, hingga kebutuhan organisasi ke depan.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, DPP PDIP telah menggelar rapat pleno guna membahas dua agenda sekaligus, yakni penetapan PAW dan penunjukan Wakil Ketua DPRD Bontang. Hasil keputusan diperkirakan diumumkan dalam waktu dekat.

    (Sf/Rs)