Politik

    KPU Balikpapan Targetkan Jumlah Pemilih untuk Pilkada 2024 Mencapai 80 Persen

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    07 Mei 2024 pukul 21:36 WITA

    Ketua KPU Balikpapan Prakoso Yudo Lelono saat diwawancarai awak media usai peluncuran tahapan Pilkada 2024. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - KPU Kota Balikpapan menargetkan tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Balikpapan Tahun 2024 ini mencapai 80 persen.

    Ketua KPU Balikpapan Prakoso Yudo Lelono mengatakan, tingkat kesuksesan Pilkada bergantung pada kesadaran masyarakat untuk melaksanakan hak memilih. 

    Menurutnya, ini bukan hanya menjadi tugas KPU. Namun, seluruh pihak perlu turun berperan menyukseskan Pilkada pada 27 November mendatang.

    "Ini pesta demokrasi warga Balikpapan, keberhasilan Pilkada pasti akan tergantung erat dengan partisipasi masyarakat," ujar Yudho sapaan akrabnya, Selasa (7/5/2024).

    Diterangkan, KPU Balikpapan sebagai panitia penyelenggara akan berusaha merencanakan tahapan sampai nanti hari pemungutan suara. 

    Target partisipasi 80 persen dapat tercapai. Namun, soal jumlah partisipasi kembali lagi kepada masyarakat.

    Dia berpendapat, tantangan yang dihadapi karena variasi profesi masyarakat banyak berkaitan dengan kota lain. Artinya, banyak juga yang merantau ke daerah lain. Maka salah satu strategi dengan meningkatkan sosialisasi.

    "Harapannya, semua tahapan Pilkada bisa tersosialisasikan dengan baik pada segala usia. Jadi, kesadaran memilih tumbuh dan minim golput," akunya.

    Lanjutnya, KPU Balikpapan sudah merencanakan tahapan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Balikpapan. Total ada 16 tahapan.

    “Kami tingkatkan sosialisasi yang melibatkan masyarakat umum. Terutama stakeholder di tingkat RT, kelurahan, kecamatan. Karena mereka ujung tombak," terangnya.

    Setelah launching dan sosialisasi, tahapan selanjutnya, KPU Balikpapan membuka proses penyerahan pemenuhan persyaratan dukungan calon perseorangan.

    Tepatnya selama 5 Mei hingga 19 Agustus. Mereka yang memilih maju lewat jalur perseorangan harus mengantongi suara 7,5 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Balikpapan.

    "Saat ini, jumlah DPT 589.482 orang. Kalau 7,5 persen dari DPT, artinya butuh 38.212 suara bagi bakal calon jalur independen," paparnya.

    Selain itu, calon tersebut harus membawa bukti dukungan ke kantor KPU Balikpapan. Hasil dari pemenuhan persyaratan, ada tahapan verifikasi administrasi, verifikasi faktual, dan sebagainya. Apabila ada pertanyaan seputar syarat pencalonan maupun lainnya, KPU membuka helpdesk bagi yang ingin berkonsultasi.

    Kemudian dari proses penyerahan dukungan, pengumuman pendaftaran pasangan calon 24-26 Agustus. Sementara untuk pendaftaran pasangan calon mulai 27-29 Agustus.

     “Itu pendaftaran calon jalur perseorangan bersamaan dengan calon dari partai politik," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Politik

    KPU Balikpapan Targetkan Jumlah Pemilih untuk Pilkada 2024 Mencapai 80 Persen

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    07 Mei 2024 pukul 21:36 WITA

    Ketua KPU Balikpapan Prakoso Yudo Lelono saat diwawancarai awak media usai peluncuran tahapan Pilkada 2024. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - KPU Kota Balikpapan menargetkan tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Balikpapan Tahun 2024 ini mencapai 80 persen.

    Ketua KPU Balikpapan Prakoso Yudo Lelono mengatakan, tingkat kesuksesan Pilkada bergantung pada kesadaran masyarakat untuk melaksanakan hak memilih. 

    Menurutnya, ini bukan hanya menjadi tugas KPU. Namun, seluruh pihak perlu turun berperan menyukseskan Pilkada pada 27 November mendatang.

    "Ini pesta demokrasi warga Balikpapan, keberhasilan Pilkada pasti akan tergantung erat dengan partisipasi masyarakat," ujar Yudho sapaan akrabnya, Selasa (7/5/2024).

    Diterangkan, KPU Balikpapan sebagai panitia penyelenggara akan berusaha merencanakan tahapan sampai nanti hari pemungutan suara. 

    Target partisipasi 80 persen dapat tercapai. Namun, soal jumlah partisipasi kembali lagi kepada masyarakat.

    Dia berpendapat, tantangan yang dihadapi karena variasi profesi masyarakat banyak berkaitan dengan kota lain. Artinya, banyak juga yang merantau ke daerah lain. Maka salah satu strategi dengan meningkatkan sosialisasi.

    "Harapannya, semua tahapan Pilkada bisa tersosialisasikan dengan baik pada segala usia. Jadi, kesadaran memilih tumbuh dan minim golput," akunya.

    Lanjutnya, KPU Balikpapan sudah merencanakan tahapan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Balikpapan. Total ada 16 tahapan.

    “Kami tingkatkan sosialisasi yang melibatkan masyarakat umum. Terutama stakeholder di tingkat RT, kelurahan, kecamatan. Karena mereka ujung tombak," terangnya.

    Setelah launching dan sosialisasi, tahapan selanjutnya, KPU Balikpapan membuka proses penyerahan pemenuhan persyaratan dukungan calon perseorangan.

    Tepatnya selama 5 Mei hingga 19 Agustus. Mereka yang memilih maju lewat jalur perseorangan harus mengantongi suara 7,5 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Balikpapan.

    "Saat ini, jumlah DPT 589.482 orang. Kalau 7,5 persen dari DPT, artinya butuh 38.212 suara bagi bakal calon jalur independen," paparnya.

    Selain itu, calon tersebut harus membawa bukti dukungan ke kantor KPU Balikpapan. Hasil dari pemenuhan persyaratan, ada tahapan verifikasi administrasi, verifikasi faktual, dan sebagainya. Apabila ada pertanyaan seputar syarat pencalonan maupun lainnya, KPU membuka helpdesk bagi yang ingin berkonsultasi.

    Kemudian dari proses penyerahan dukungan, pengumuman pendaftaran pasangan calon 24-26 Agustus. Sementara untuk pendaftaran pasangan calon mulai 27-29 Agustus.

     “Itu pendaftaran calon jalur perseorangan bersamaan dengan calon dari partai politik," pungkasnya.

    (Sf/Rs)