Politik

    Komisi III DPRD Kaltim Soroti Pemadaman Bergilir, Jadwalkan RDP dengan PLN

    Penulis:Arman Maulana|Redaktur:Rusdianto
    21 September 2026 pukul 13:42 WITA

    Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi. (Foto: Akhmed Reza Fachlevi)

    Samarinda - Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah mendapat sorotan dari Komisi III DPRD Kaltim.

    Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menilai persoalan ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi distribusi semata.

    Reza mengungkapkan bahwa informasi dari PLN menyebutkan adanya gangguan pada sejumlah pembangkit yang membuat kemampuan pasokan listrik belum optimal.

    "Menurut kami, persoalan ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi distribusi. Informasi dari PLN menyebutkan adanya gangguan pada sejumlah pembangkit yang kemudian membuat kemampuan pasokan listrik belum optimal. Kondisi ini berdampak pada sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Kaltim," ujar Reza, dihubungi Seputarfakta.com melalui pesan singkat, Minggu (20/9/2026) kemarin. 

    Ia menegaskan, sebagai daerah yang memiliki sumber daya energi besar, kondisi pemadaman bergilir ini harus menjadi perhatian serius dan dievaluasi secara menyeluruh.

    "Kita perlu melihat secara menyeluruh, mulai dari keandalan pembangkit, kecukupan cadangan daya, sistem interkoneksi, hingga aspek pemeliharaan dan antisipasi terhadap gangguan," jelasnya.

    Reza menambahkan, jangan sampai Kaltim sebagai salah satu lumbung energi nasional justru mengalami persoalan keandalan listrik, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar yang menentukan aktivitas ekonomi dan investasi.

    "Jangan sampai Kaltim sebagai salah satu lumbung energi nasional justru mengalami persoalan keandalan listrik. Apalagi listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan sangat menentukan aktivitas ekonomi serta investasi," tegasnya.

    Terkait langkah DPRD, Reza memastikan Komisi III akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PLN.

    "Ya, persoalan ini sudah menjadi perhatian serius bagi kami DPRD Kaltim. Dan kami menjadwalkan RDP dengan PLN, untuk mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai kondisi sistem kelistrikan dan penyebab pemadaman bergilir," katanya.

    Dalam RDP tersebut, pihaknya akan meminta penjelasan konkret dan transparan terkait kapasitas daya yang terganggu, kondisi cadangan daya, langkah pemulihan, hingga target normalisasi.

    "Kami juga akan mendorong agar ada langkah jangka panjang sehingga persoalan seperti ini tidak terus berulang. Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan hanya penjelasan bahwa sedang ada gangguan," ungkapnya.

    Ia juga meminta PLN memastikan keandalan pasokan listrik, terutama di tengah kondisi masyarakat yang saat ini juga menghadapi kabut asap.

    "Karena itu, kami akan meminta PLN memastikan keandalan pasokan listrik di Kaltim, terutama di tengah kondisi masyarakat yang saat ini juga menghadapi kabut asap dan berbagai persoalan lainnya," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Politik

    Komisi III DPRD Kaltim Soroti Pemadaman Bergilir, Jadwalkan RDP dengan PLN

    Penulis:Arman Maulana|Redaktur:Rusdianto
    21 September 2026 pukul 13:42 WITA

    Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi. (Foto: Akhmed Reza Fachlevi)

    Samarinda - Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah mendapat sorotan dari Komisi III DPRD Kaltim.

    Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menilai persoalan ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi distribusi semata.

    Reza mengungkapkan bahwa informasi dari PLN menyebutkan adanya gangguan pada sejumlah pembangkit yang membuat kemampuan pasokan listrik belum optimal.

    "Menurut kami, persoalan ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi distribusi. Informasi dari PLN menyebutkan adanya gangguan pada sejumlah pembangkit yang kemudian membuat kemampuan pasokan listrik belum optimal. Kondisi ini berdampak pada sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Kaltim," ujar Reza, dihubungi Seputarfakta.com melalui pesan singkat, Minggu (20/9/2026) kemarin. 

    Ia menegaskan, sebagai daerah yang memiliki sumber daya energi besar, kondisi pemadaman bergilir ini harus menjadi perhatian serius dan dievaluasi secara menyeluruh.

    "Kita perlu melihat secara menyeluruh, mulai dari keandalan pembangkit, kecukupan cadangan daya, sistem interkoneksi, hingga aspek pemeliharaan dan antisipasi terhadap gangguan," jelasnya.

    Reza menambahkan, jangan sampai Kaltim sebagai salah satu lumbung energi nasional justru mengalami persoalan keandalan listrik, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar yang menentukan aktivitas ekonomi dan investasi.

    "Jangan sampai Kaltim sebagai salah satu lumbung energi nasional justru mengalami persoalan keandalan listrik. Apalagi listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan sangat menentukan aktivitas ekonomi serta investasi," tegasnya.

    Terkait langkah DPRD, Reza memastikan Komisi III akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PLN.

    "Ya, persoalan ini sudah menjadi perhatian serius bagi kami DPRD Kaltim. Dan kami menjadwalkan RDP dengan PLN, untuk mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai kondisi sistem kelistrikan dan penyebab pemadaman bergilir," katanya.

    Dalam RDP tersebut, pihaknya akan meminta penjelasan konkret dan transparan terkait kapasitas daya yang terganggu, kondisi cadangan daya, langkah pemulihan, hingga target normalisasi.

    "Kami juga akan mendorong agar ada langkah jangka panjang sehingga persoalan seperti ini tidak terus berulang. Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan hanya penjelasan bahwa sedang ada gangguan," ungkapnya.

    Ia juga meminta PLN memastikan keandalan pasokan listrik, terutama di tengah kondisi masyarakat yang saat ini juga menghadapi kabut asap.

    "Karena itu, kami akan meminta PLN memastikan keandalan pasokan listrik di Kaltim, terutama di tengah kondisi masyarakat yang saat ini juga menghadapi kabut asap dan berbagai persoalan lainnya," pungkasnya.

    (Sf/Rs)