Cari disini...
Politik
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah. (Foto: Arsensia Serlyani/ Seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mendorong generasi muda, khususnya 42 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Samarinda, agar tidak berhenti bermimpi menempuh pendidikan setinggi mungkin.
Menurutnya, keterbatasan ekonomi bukan lagi alasan untuk mengubur cita-cita karena berbagai program beasiswa telah disiapkan pemerintah guna mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut disampaikan Helmi saat memberikan motivasi kepada para calon Paskibraka yang tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Helmi mengatakan, para peserta Paskibraka merupakan anak-anak terbaik Samarinda yang telah lolos dari proses seleksi yang sangat ketat.
Dari sekitar 300 pendaftar, hanya 42 orang yang dinyatakan lolos menjadi calon anggota Paskibraka.
"Mereka adalah anak-anak pilihan karena sudah melalui proses seleksi. Selama mengikuti pendidikan beberapa minggu ke depan tentu mereka akan mendapatkan banyak ilmu, pengalaman dan wawasan yang akan menjadi bekal di masa depan," ujar Helmi, Kamis (16/7/2026).
Ia berharap status sebagai anggota Paskibraka tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi titik awal membentuk karakter kepemimpinan, disiplin, serta semangat belajar yang berkelanjutan.
Menurut Helmi, generasi muda harus terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.
Ia menilai Indonesia membutuhkan pemimpin-pemimpin muda yang memiliki integritas, wawasan luas, dan kemampuan akademik yang kuat.
"Saya berpesan kepada adik-adik agar terus belajar, terus mengembangkan diri dan terus bersosialisasi. Ketika suatu saat nanti diberi kesempatan memimpin, baik di tingkat daerah maupun nasional, mereka sudah memiliki bekal yang cukup," ungkapnya.
Politisi Partai Gerindra itu juga menegaskan pendidikan merupakan investasi paling penting bagi generasi muda.
Karena itu, ia meminta para calon Paskibraka tidak ragu melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, bahkan sampai jenjang doktoral.
"Harus sekolah setinggi-tingginya. Tidak perlu minder kalau berasal dari keluarga yang tidak mampu karena sekarang banyak beasiswa. Kalau bisa kuliah sampai S3 sehingga wawasan yang dimiliki menjadi modal ketika nanti mendapat kesempatan memimpin bangsa ini," tegas Helmi.
Ia menilai keberadaan berbagai program bantuan pendidikan dari pemerintah pusat maupun daerah harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelajar berprestasi.
Kesempatan tersebut, menurutnya, membuka ruang yang sama bagi seluruh anak bangsa untuk meraih pendidikan berkualitas tanpa terhambat persoalan biaya.
Selain menempuh pendidikan formal, Helmi juga mengingatkan pentingnya memperluas pengalaman melalui organisasi, kegiatan sosial, dan pembinaan karakter seperti Paskibraka.
Menurutnya, pengalaman tersebut akan melatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, serta kedisiplinan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja maupun pemerintahan.
Ia optimistis para calon Paskibraka mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Politik

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah. (Foto: Arsensia Serlyani/ Seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mendorong generasi muda, khususnya 42 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Samarinda, agar tidak berhenti bermimpi menempuh pendidikan setinggi mungkin.
Menurutnya, keterbatasan ekonomi bukan lagi alasan untuk mengubur cita-cita karena berbagai program beasiswa telah disiapkan pemerintah guna mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut disampaikan Helmi saat memberikan motivasi kepada para calon Paskibraka yang tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Helmi mengatakan, para peserta Paskibraka merupakan anak-anak terbaik Samarinda yang telah lolos dari proses seleksi yang sangat ketat.
Dari sekitar 300 pendaftar, hanya 42 orang yang dinyatakan lolos menjadi calon anggota Paskibraka.
"Mereka adalah anak-anak pilihan karena sudah melalui proses seleksi. Selama mengikuti pendidikan beberapa minggu ke depan tentu mereka akan mendapatkan banyak ilmu, pengalaman dan wawasan yang akan menjadi bekal di masa depan," ujar Helmi, Kamis (16/7/2026).
Ia berharap status sebagai anggota Paskibraka tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi titik awal membentuk karakter kepemimpinan, disiplin, serta semangat belajar yang berkelanjutan.
Menurut Helmi, generasi muda harus terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.
Ia menilai Indonesia membutuhkan pemimpin-pemimpin muda yang memiliki integritas, wawasan luas, dan kemampuan akademik yang kuat.
"Saya berpesan kepada adik-adik agar terus belajar, terus mengembangkan diri dan terus bersosialisasi. Ketika suatu saat nanti diberi kesempatan memimpin, baik di tingkat daerah maupun nasional, mereka sudah memiliki bekal yang cukup," ungkapnya.
Politisi Partai Gerindra itu juga menegaskan pendidikan merupakan investasi paling penting bagi generasi muda.
Karena itu, ia meminta para calon Paskibraka tidak ragu melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, bahkan sampai jenjang doktoral.
"Harus sekolah setinggi-tingginya. Tidak perlu minder kalau berasal dari keluarga yang tidak mampu karena sekarang banyak beasiswa. Kalau bisa kuliah sampai S3 sehingga wawasan yang dimiliki menjadi modal ketika nanti mendapat kesempatan memimpin bangsa ini," tegas Helmi.
Ia menilai keberadaan berbagai program bantuan pendidikan dari pemerintah pusat maupun daerah harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelajar berprestasi.
Kesempatan tersebut, menurutnya, membuka ruang yang sama bagi seluruh anak bangsa untuk meraih pendidikan berkualitas tanpa terhambat persoalan biaya.
Selain menempuh pendidikan formal, Helmi juga mengingatkan pentingnya memperluas pengalaman melalui organisasi, kegiatan sosial, dan pembinaan karakter seperti Paskibraka.
Menurutnya, pengalaman tersebut akan melatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, serta kedisiplinan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja maupun pemerintahan.
Ia optimistis para calon Paskibraka mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
(Sf/Rs)