Politik

    Kawal Hak Angket, APMK Siap Turunkan 4.000 Massa dalam Aksi 215 di Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    14 Mei 2026 pukul 19:01 WITA

    Koordinator Aliansi Pejuang Masyarakat Kaltim, Erly Sopiansyah. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    ​Samarinda - Aliansi Pejuang Masyarakat Kaltim (APMK) terus mematangkan persiapan menjelang aksi besar-besaran yang dijadwalkan pada 21 Mei mendatang, yang dikenal dengan sebutan "Aksi 215". 

    Tak tanggung-tanggung, aksi ini diprediksi akan diikuti oleh ribuan orang dari berbagai penjuru Kalimantan Timur (Kaltim).

    ​Komandan APMK, Erly Sopiansyah mengungkap hingga kini koordinasi terus diperkuat. Pihaknya telah mendirikan enam posko persiapan, baik di dalam Kota Samarinda maupun di luar kota, guna memastikan pergerakan massa berjalan matang.

    ​Fokus utama dalam persiapan ini adalah mobilisasi massa. Erly menyebut target massa yang akan turun ke jalan mencapai 4.000 orang. Hingga H-6 pelaksanaan, jumlah peserta yang sudah memberikan konfirmasi kehadiran hampir menyentuh angka 3.000 orang.

    ​"Insyaallah target kita sekitar 4.000 massa, bahkan mungkin bisa lebih. Yang sudah konfirmasi ke kami saat ini sudah hampir 3.000-an," ujar Erly saat memberikan keterangan di Samarinda, Kamis (14/5/2026).

    ​Kekuatan massa ini berasal dari gabungan 102 organisasi yang tergabung dalam aliansi. Peserta aksi tidak hanya datang dari Samarinda, tetapi juga terkonfirmasi berasal dari delapan kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Timur (Kaltim). 

    ​Agenda Roadshow dan Audiensi Politik
    ​Selain persiapan di lapangan, APMK juga melakukan langkah diplomasi politik melalui roadshow ke pimpinan partai politik di Kaltim. 

    Erly menjelaskan pihaknya baru saja bertemu dengan Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izarudin untuk berdialog mengenai kelanjutan Hak Angket.

    ​"Kami ingin memastikan Hak Angket tetap berjalan. Setelah ini, kami juga berencana menemui pimpinan partai lain seperti PKB, PDIP, PKS, PPP, Gerindra, hingga Demokrat. Kami ingin mempertanyakan kembali komitmen mereka terhadap pakta integritas yang sudah ditandatangani sebelumnya," tegasnya.

    ​Tak hanya ke partai, APMK juga akan mengirimkan 50 perwakilan untuk melakukan audiensi langsung dengan seluruh fraksi di DPRD Provinsi Kaltim dalam waktu dekat.

    ​Aksi 215 direncanakan akan menyasar dua titik utama di Kota Samarinda, yakni Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.

    ​Selain mengawal isu Hak Angket, APMK membawa misi khusus untuk mendesak aparat penegak hukum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemprov Kaltim.

    ​"Penekanan kami adalah kepada aparat penegak hukum. Kami meminta Kejagung dan KPK untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Pemprov Kaltim. Ini adalah langkah penting di luar isu Hak Angket yang juga kami kawal," pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Politik

    Kawal Hak Angket, APMK Siap Turunkan 4.000 Massa dalam Aksi 215 di Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    14 Mei 2026 pukul 19:01 WITA

    Koordinator Aliansi Pejuang Masyarakat Kaltim, Erly Sopiansyah. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    ​Samarinda - Aliansi Pejuang Masyarakat Kaltim (APMK) terus mematangkan persiapan menjelang aksi besar-besaran yang dijadwalkan pada 21 Mei mendatang, yang dikenal dengan sebutan "Aksi 215". 

    Tak tanggung-tanggung, aksi ini diprediksi akan diikuti oleh ribuan orang dari berbagai penjuru Kalimantan Timur (Kaltim).

    ​Komandan APMK, Erly Sopiansyah mengungkap hingga kini koordinasi terus diperkuat. Pihaknya telah mendirikan enam posko persiapan, baik di dalam Kota Samarinda maupun di luar kota, guna memastikan pergerakan massa berjalan matang.

    ​Fokus utama dalam persiapan ini adalah mobilisasi massa. Erly menyebut target massa yang akan turun ke jalan mencapai 4.000 orang. Hingga H-6 pelaksanaan, jumlah peserta yang sudah memberikan konfirmasi kehadiran hampir menyentuh angka 3.000 orang.

    ​"Insyaallah target kita sekitar 4.000 massa, bahkan mungkin bisa lebih. Yang sudah konfirmasi ke kami saat ini sudah hampir 3.000-an," ujar Erly saat memberikan keterangan di Samarinda, Kamis (14/5/2026).

    ​Kekuatan massa ini berasal dari gabungan 102 organisasi yang tergabung dalam aliansi. Peserta aksi tidak hanya datang dari Samarinda, tetapi juga terkonfirmasi berasal dari delapan kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Timur (Kaltim). 

    ​Agenda Roadshow dan Audiensi Politik
    ​Selain persiapan di lapangan, APMK juga melakukan langkah diplomasi politik melalui roadshow ke pimpinan partai politik di Kaltim. 

    Erly menjelaskan pihaknya baru saja bertemu dengan Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izarudin untuk berdialog mengenai kelanjutan Hak Angket.

    ​"Kami ingin memastikan Hak Angket tetap berjalan. Setelah ini, kami juga berencana menemui pimpinan partai lain seperti PKB, PDIP, PKS, PPP, Gerindra, hingga Demokrat. Kami ingin mempertanyakan kembali komitmen mereka terhadap pakta integritas yang sudah ditandatangani sebelumnya," tegasnya.

    ​Tak hanya ke partai, APMK juga akan mengirimkan 50 perwakilan untuk melakukan audiensi langsung dengan seluruh fraksi di DPRD Provinsi Kaltim dalam waktu dekat.

    ​Aksi 215 direncanakan akan menyasar dua titik utama di Kota Samarinda, yakni Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.

    ​Selain mengawal isu Hak Angket, APMK membawa misi khusus untuk mendesak aparat penegak hukum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemprov Kaltim.

    ​"Penekanan kami adalah kepada aparat penegak hukum. Kami meminta Kejagung dan KPK untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Pemprov Kaltim. Ini adalah langkah penting di luar isu Hak Angket yang juga kami kawal," pungkasnya.

    (Sf/Lo)