Politik

    Jelang Pilkada 2024, Alwi Minta KPU Tidak Tempatkan Lokasi TPS Jauh dari Tempat Tinggal Warga

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri saat ditemui awak media pada acara debat publik pertama. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pilkada tahun 2024. Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri meminta agar penempatan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak terlalu jauh dengan tempat tinggal warga.

    “Sehingga warga akan lebih mudah menjangkau. Karena berkaca pada Pemilihan Legislatif (Pileg) kemarin, banyak masyarakat mencoblos di daerah lain, dengan alasan TPS-nya terlalu jauh,” ucap Alwi kepada awak media, Jumat (25/10/2024).

    Ia khawatir, faktor penempatan TPS yang jauh bisa membuat warga tidak berkeinginan untuk mencoblos, hingga akhirnya warga memilih untuk Golongan Putih (Golput).

    “Ini yang sama sekali tidak kami diinginkan. Karena juga akan berpengaruh pada tingkat partisipasi masyarakat,” jelasnya.

    Tidak hanya itu, Alwi juga menekankan pentingnya untuk memastikan kesiapan logistik secara menyeluruh, agar tidak ada kendala pada hari pelaksanaan pemungutan suara.

    “Sejauh ini koordinasi antara seluruh pihak terkait telah berjalan optimal untuk menjamin kelancaran dan keamanan Pilkada Kota Balikpapan 2024,” imbuhnya.

    Informasi yang ia terima, sampai dengan saat ini KPU Balikpapan sudah melakukan berbagai persiapan untuk Pilkada 2024, termasuk persiapan anggota KPPS, surat suara dan persiapan lainnya.

    Dan dalam waktu dekat ini, pihaknya bersama Forkopimda Balikpapan akan meninjau kesiapan Pilkada yang telah dilakukan oleh KPU Balikpapan di lapangan.

    Tempat terpisah, Komisioner Divisi Penyelenggaraan KPU Kota Balikpapan, Farida Asmauanna menambahkan, beberapa logistik untuk Pilkada Balikpapan 2024 saat ini masih dalam proses pengiriman. Dimana beberapa perlengkapan itu seperti alat bantu tunanetra, surat suara, formulir A-4, dan plano.

    “Perlengkapan pemungutan suara tersebut diproduksi di berbagai daerah di Pulau Jawa. Termasuk surat suara yang diproduksi di Semarang dan alat bantu tunanetra yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah,” tambahnya.

    KPU Kota Balikpapan telah memesan perlengkapan tersebut jauh sebelum hari pemungutan suara. Untuk memastikan distribusi tepat waktu ke setiap TPS.

    “Surat suara sudah selesai dicetak, dipotong, dan dikemas. Saat ini dalam proses pengiriman,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Politik

    Jelang Pilkada 2024, Alwi Minta KPU Tidak Tempatkan Lokasi TPS Jauh dari Tempat Tinggal Warga

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri saat ditemui awak media pada acara debat publik pertama. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pilkada tahun 2024. Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri meminta agar penempatan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak terlalu jauh dengan tempat tinggal warga.

    “Sehingga warga akan lebih mudah menjangkau. Karena berkaca pada Pemilihan Legislatif (Pileg) kemarin, banyak masyarakat mencoblos di daerah lain, dengan alasan TPS-nya terlalu jauh,” ucap Alwi kepada awak media, Jumat (25/10/2024).

    Ia khawatir, faktor penempatan TPS yang jauh bisa membuat warga tidak berkeinginan untuk mencoblos, hingga akhirnya warga memilih untuk Golongan Putih (Golput).

    “Ini yang sama sekali tidak kami diinginkan. Karena juga akan berpengaruh pada tingkat partisipasi masyarakat,” jelasnya.

    Tidak hanya itu, Alwi juga menekankan pentingnya untuk memastikan kesiapan logistik secara menyeluruh, agar tidak ada kendala pada hari pelaksanaan pemungutan suara.

    “Sejauh ini koordinasi antara seluruh pihak terkait telah berjalan optimal untuk menjamin kelancaran dan keamanan Pilkada Kota Balikpapan 2024,” imbuhnya.

    Informasi yang ia terima, sampai dengan saat ini KPU Balikpapan sudah melakukan berbagai persiapan untuk Pilkada 2024, termasuk persiapan anggota KPPS, surat suara dan persiapan lainnya.

    Dan dalam waktu dekat ini, pihaknya bersama Forkopimda Balikpapan akan meninjau kesiapan Pilkada yang telah dilakukan oleh KPU Balikpapan di lapangan.

    Tempat terpisah, Komisioner Divisi Penyelenggaraan KPU Kota Balikpapan, Farida Asmauanna menambahkan, beberapa logistik untuk Pilkada Balikpapan 2024 saat ini masih dalam proses pengiriman. Dimana beberapa perlengkapan itu seperti alat bantu tunanetra, surat suara, formulir A-4, dan plano.

    “Perlengkapan pemungutan suara tersebut diproduksi di berbagai daerah di Pulau Jawa. Termasuk surat suara yang diproduksi di Semarang dan alat bantu tunanetra yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah,” tambahnya.

    KPU Kota Balikpapan telah memesan perlengkapan tersebut jauh sebelum hari pemungutan suara. Untuk memastikan distribusi tepat waktu ke setiap TPS.

    “Surat suara sudah selesai dicetak, dipotong, dan dikemas. Saat ini dalam proses pengiriman,” tutupnya.

    (Sf/Rs)