Cari disini...
Politik
Ketua Tim Pemenangan Isran Hadi, Iswan Priady saat diwawancarai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Tim Pemenangan bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Isran Noor-Hadi Mulyadi membentuk pasukan khusus untuk melakukan penegakan terhadap politik uang dengan melibatkan 3.900 orang yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Klimantan Timur (Kaltim)
Langkah ini dilakukan menyusul masifnya informasi adanya dugaan praktik-praktik politik uang menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024,
Ketua Tim Pemenangan Isran-Hadi, Iswan Priady mengatakan per 20 September 2024, timnya sudah terbentuk dan terkumpul sebanyak 3.900 orang.
“Tim yang khusus untuk penegakan politik uang sampai tadi malam sudah mencapai 3.900 orang yang komit menjaga seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memastikan tidak adanya politik uang,” papar Iswan.
Informasi mengenai politik uang ini sudah semakin masif didengar beberapa bulan belakang ini, ia menyebut informasi yang didapatkan itu terpercaya.
Bahkan tidak hanya tim ini saja yang akan disiapkan, swan menyebut ada gelombang perekrutan tim dengan jumlah yang cukup besar.
Tim tersebut akan bertugas 15 hari sebelum pencoblosan di TPS. Setiap TPS akan ditugaskan 5-6 orang. Jika dikalkulasikan berdasarkan TPS yang telah ditetapkan KPU sebanyak 6.262 TPS maka tim tersebut berisi sebanyak 36.572 orang.
“Bahkan nantinya H-15 setiap TPS nantinya akan diisi sebanyak 5-6 orang,” katanya.
Iswan juga masih menelisik lebih dalam dugaan kecurangan dalam Pilkada ini melalui praktik pemalsuan surat C-6.
“Itu informasi yang berkembang , dengan pembentukan tim tentu kita akan menindak hal tersebut,” tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Politik

Ketua Tim Pemenangan Isran Hadi, Iswan Priady saat diwawancarai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Tim Pemenangan bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Isran Noor-Hadi Mulyadi membentuk pasukan khusus untuk melakukan penegakan terhadap politik uang dengan melibatkan 3.900 orang yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Klimantan Timur (Kaltim)
Langkah ini dilakukan menyusul masifnya informasi adanya dugaan praktik-praktik politik uang menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024,
Ketua Tim Pemenangan Isran-Hadi, Iswan Priady mengatakan per 20 September 2024, timnya sudah terbentuk dan terkumpul sebanyak 3.900 orang.
“Tim yang khusus untuk penegakan politik uang sampai tadi malam sudah mencapai 3.900 orang yang komit menjaga seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memastikan tidak adanya politik uang,” papar Iswan.
Informasi mengenai politik uang ini sudah semakin masif didengar beberapa bulan belakang ini, ia menyebut informasi yang didapatkan itu terpercaya.
Bahkan tidak hanya tim ini saja yang akan disiapkan, swan menyebut ada gelombang perekrutan tim dengan jumlah yang cukup besar.
Tim tersebut akan bertugas 15 hari sebelum pencoblosan di TPS. Setiap TPS akan ditugaskan 5-6 orang. Jika dikalkulasikan berdasarkan TPS yang telah ditetapkan KPU sebanyak 6.262 TPS maka tim tersebut berisi sebanyak 36.572 orang.
“Bahkan nantinya H-15 setiap TPS nantinya akan diisi sebanyak 5-6 orang,” katanya.
Iswan juga masih menelisik lebih dalam dugaan kecurangan dalam Pilkada ini melalui praktik pemalsuan surat C-6.
“Itu informasi yang berkembang , dengan pembentukan tim tentu kita akan menindak hal tersebut,” tutupnya.
(Sf/By)