Cari disini...
Politik
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui awak media usai menghadiri rapat. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan seluruh program prioritas untuk pelayanan publik tetap berjalan, meski terjadi penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo usai mendengarkan pemandangan umum dari enam fraksi DPRD Balikpapan, yang menyatakan menerima penjelasan Pemkot terkait pengurangan transfer ke daerah.
Bagus menjelaskan, penyesuaian APBD menjadi langkah yang harus ditempuh pemerintah daerah menyusul adanya pengurangan dana dari pusat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa Pemkot Balikpapan tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan dasar bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, enam fraksi menerima dan telah dilakukan penandatanganan berita acara. Artinya, apa yang kami sampaikan sejalan dengan harapan fraksi, yaitu memastikan standar pelayanan minimal terus menjadi prioritas,” ucap Bagus kepada awak media, Jumat (28/11/2025).
Menurutnya, sejumlah program yang sudah melekat di masyarakat tetap dipertahankan. Di antaranya bantuan kepesertaan BPJS, penyediaan seragam gratis bagi pelajar, serta program beasiswa bagi siswa yang membutuhkan.
“Program-program tersebut tidak kami kurangi, karena sangat berdampak pada masyarakat,” tambahnya.
Selain layanan pendidikan dan kesehatan, Pemkot juga menegaskan bahwa penanganan banjir tetap menjadi fokus utama. Upaya normalisasi saluran, peningkatan kebersihan lingkungan, serta perbaikan infrastruktur drainase akan tetap berjalan meski anggaran mengalami penyesuaian.
“Meski ada beberapa pengurangan anggaran, namun tidak mengubah sistem pekerjaan terkait penanganan banjir. Kami tetap menjalankan program sesuai rencana, hanya saja dengan penyesuaian skala prioritas,” terangnya.
Ia berharap kerja sama antara Pemkot dan DPRD terus terjalin untuk memastikan bahwa seluruh program prioritas dapat terlaksana efektif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat Balikpapan di tengah dinamika fiskal yang dihadapi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Politik

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui awak media usai menghadiri rapat. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan seluruh program prioritas untuk pelayanan publik tetap berjalan, meski terjadi penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo usai mendengarkan pemandangan umum dari enam fraksi DPRD Balikpapan, yang menyatakan menerima penjelasan Pemkot terkait pengurangan transfer ke daerah.
Bagus menjelaskan, penyesuaian APBD menjadi langkah yang harus ditempuh pemerintah daerah menyusul adanya pengurangan dana dari pusat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa Pemkot Balikpapan tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan dasar bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, enam fraksi menerima dan telah dilakukan penandatanganan berita acara. Artinya, apa yang kami sampaikan sejalan dengan harapan fraksi, yaitu memastikan standar pelayanan minimal terus menjadi prioritas,” ucap Bagus kepada awak media, Jumat (28/11/2025).
Menurutnya, sejumlah program yang sudah melekat di masyarakat tetap dipertahankan. Di antaranya bantuan kepesertaan BPJS, penyediaan seragam gratis bagi pelajar, serta program beasiswa bagi siswa yang membutuhkan.
“Program-program tersebut tidak kami kurangi, karena sangat berdampak pada masyarakat,” tambahnya.
Selain layanan pendidikan dan kesehatan, Pemkot juga menegaskan bahwa penanganan banjir tetap menjadi fokus utama. Upaya normalisasi saluran, peningkatan kebersihan lingkungan, serta perbaikan infrastruktur drainase akan tetap berjalan meski anggaran mengalami penyesuaian.
“Meski ada beberapa pengurangan anggaran, namun tidak mengubah sistem pekerjaan terkait penanganan banjir. Kami tetap menjalankan program sesuai rencana, hanya saja dengan penyesuaian skala prioritas,” terangnya.
Ia berharap kerja sama antara Pemkot dan DPRD terus terjalin untuk memastikan bahwa seluruh program prioritas dapat terlaksana efektif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat Balikpapan di tengah dinamika fiskal yang dihadapi.
(Sf/Rs)