Politik

    Debat Publik PSU Pilkada Kukar, Rumah Pribadi sampai Keabsahan Ijazah Dibahas 

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    10 April 2025 pukul 09:11 WITA

    Foto bersama usai debat publik Pilkada Kukar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com).

    Tenggarong - Tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) bertemu dalam debat publik Pemilihan Suara Ulang (PSU) yang dihelat kembali oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (9/4/2025) malam. 

    Acara yang berlangsung di Gedung Bela Diri Komplek Stadion Aji Imbut ini menjadi kesempatan bagi para kandidat untuk menyampaikan visi misi mereka secara terbuka kepada masyarakat.

    Debat publik itu menghadirkan paslon nomor urut 1 Aulia Rahman Basri-Rendi Solihin, nomor urut 2 Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Jaiz, serta nomor urut tiga Dendi Suryadi dan Alif Turiadi. 

    Melalui debat itu, Aulia Rahman Basri-Rendi Solihin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan visi dan misi yang telah dituangkan dalam konsep Kukar Idaman Terbaik, sebuah gagasan pembangunan berkelanjutan bagi Kukar.

    Kemudian, Awang Yacoub Luthman-Akhmad Jaiz dalam penyampaian visi-misinya menekankan pentingnya kepemimpinan yang berpijak pada nilai-nilai ketuhanan, keadilan dan kesejahteraan.

    Sementara itu, Dendi Suryadi-Alif Turiadi memiliki visi misi untuk mewujudkan kepemerintahan yang profesional dan amanah bagi masyarakat Kukar.

    Ketiga paslon terlihat biasa saja saat awal menyampaikan visi misi serta Pendalaman program kerja. Tetapi pada segmen kelima di sesi tanya jawab antara calon Wakil Bupati mulai memanas, Akhmad Jaiz melontarkan pertanyaan terkait keabsahan ijazah Rendi Solihin. 

    "Alhamdulillah malam ini saya berterima kasih kepada kanda Ahmad Jaiz, akhirnya bisa menyampaikan di forum ini untuk memberi tahukan seluruh informasi yang akurat ke masyarakat Kukar kalau keabsahan ijazah itu telah diakui keasliannya di tempat saya sekolah di Kota Balikpapan, terbukti sampai saat ini saya kembali mencalonkan Wakil Bupati tak ada halangan terkait administrasi,” jawab Rendi. 

    Debat semakin memanas, Rendi mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada Alif terkait dirinya yang tinggal di Samarinda. Seharusnya mereka sebagai wakil rakyat yang bekerja di Kukar tinggal di sini. 

    "Saya akui punya rumah di Samarinda, tapi rumah asli di Perjiwa, Tenggarong Seberang. Rumah di Samarinda hanya tempat alternatif saja untuk bertemu ketika pak Dendi berada di lokasi yang sama, saya tetap orang Kukar," tegas Alif. 

    Diketahui, setelah debat publik ini berlangsung, pada 19 April 2025 mendatang akan dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan pengumuman hasil PSU Pilkada akan dilakukan di tingkat TPS dan PPS sampai 25 April 2025. 

    Kemudian dilanjutkan dengan rekapitulasi suara berjenjang dari kecamatan hingga kabupaten yang akan dipublikasikan melalui laman resmi KPU hingga 8 Mei 2025.

    (Sf/Lo)

    Politik

    Debat Publik PSU Pilkada Kukar, Rumah Pribadi sampai Keabsahan Ijazah Dibahas 

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    10 April 2025 pukul 09:11 WITA

    Foto bersama usai debat publik Pilkada Kukar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com).

    Tenggarong - Tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) bertemu dalam debat publik Pemilihan Suara Ulang (PSU) yang dihelat kembali oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (9/4/2025) malam. 

    Acara yang berlangsung di Gedung Bela Diri Komplek Stadion Aji Imbut ini menjadi kesempatan bagi para kandidat untuk menyampaikan visi misi mereka secara terbuka kepada masyarakat.

    Debat publik itu menghadirkan paslon nomor urut 1 Aulia Rahman Basri-Rendi Solihin, nomor urut 2 Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Jaiz, serta nomor urut tiga Dendi Suryadi dan Alif Turiadi. 

    Melalui debat itu, Aulia Rahman Basri-Rendi Solihin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan visi dan misi yang telah dituangkan dalam konsep Kukar Idaman Terbaik, sebuah gagasan pembangunan berkelanjutan bagi Kukar.

    Kemudian, Awang Yacoub Luthman-Akhmad Jaiz dalam penyampaian visi-misinya menekankan pentingnya kepemimpinan yang berpijak pada nilai-nilai ketuhanan, keadilan dan kesejahteraan.

    Sementara itu, Dendi Suryadi-Alif Turiadi memiliki visi misi untuk mewujudkan kepemerintahan yang profesional dan amanah bagi masyarakat Kukar.

    Ketiga paslon terlihat biasa saja saat awal menyampaikan visi misi serta Pendalaman program kerja. Tetapi pada segmen kelima di sesi tanya jawab antara calon Wakil Bupati mulai memanas, Akhmad Jaiz melontarkan pertanyaan terkait keabsahan ijazah Rendi Solihin. 

    "Alhamdulillah malam ini saya berterima kasih kepada kanda Ahmad Jaiz, akhirnya bisa menyampaikan di forum ini untuk memberi tahukan seluruh informasi yang akurat ke masyarakat Kukar kalau keabsahan ijazah itu telah diakui keasliannya di tempat saya sekolah di Kota Balikpapan, terbukti sampai saat ini saya kembali mencalonkan Wakil Bupati tak ada halangan terkait administrasi,” jawab Rendi. 

    Debat semakin memanas, Rendi mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada Alif terkait dirinya yang tinggal di Samarinda. Seharusnya mereka sebagai wakil rakyat yang bekerja di Kukar tinggal di sini. 

    "Saya akui punya rumah di Samarinda, tapi rumah asli di Perjiwa, Tenggarong Seberang. Rumah di Samarinda hanya tempat alternatif saja untuk bertemu ketika pak Dendi berada di lokasi yang sama, saya tetap orang Kukar," tegas Alif. 

    Diketahui, setelah debat publik ini berlangsung, pada 19 April 2025 mendatang akan dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan pengumuman hasil PSU Pilkada akan dilakukan di tingkat TPS dan PPS sampai 25 April 2025. 

    Kemudian dilanjutkan dengan rekapitulasi suara berjenjang dari kecamatan hingga kabupaten yang akan dipublikasikan melalui laman resmi KPU hingga 8 Mei 2025.

    (Sf/Lo)