Politik

    Debat Perdana Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Tiga Paslon Sampaikan Visi Misi

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    12 November 2024 pukul 11:25 WITA

    Debat paslon bupati dan wakil bupati Kukar di Pilkada 2024. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Tiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti debat publik perdana yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Puri Senyiur, Kota Samarinda, Senin (11/11/2024) malam tadi. 

    Ketiga paslon itu adalah Edi Damansyah-Rendy Solihin nomor urut 1, Awang Yacoub Luthman-Akhmad Zais nomor urut 2 dan Dendi Suryadi-Alif Turiadi nomor urut 3. 

    Edi Damansyah mengatakan pembangunan Kukar dengan kebijakan nasional, serta provinsi harus sama. Kukar harus menjadi pusat pangan, pariwisata dan industri hijau yang sejalan dengan program nasional swasembada pangan.

    “Kukar ini memiliki peran strategis, kita akan pastikan pembangunan selaras dengan kebijakan nasional dan arahan Presiden Prabowo Subianto,” kata Edi.

    Sebagai penopang utama, kedua paslon akan memperkuat sektor pangan. Sementara Rendy Solihin menambahkan, selama 3,5 tahun memimpin Kukar, banyak prestasi telah dicapai. "Siapapun kita, semua harus berperan untuk membawa Kukar jadi lebih baik,” ujarnya.

    Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Zais dalam paparannya bakal mengendepankan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemerintahan yang dapat mengatur APBD menyasar kepada rakyat.

    “Kita menekankan kepentingan Kukar yang lebih jelas dengan berlandaskan ketuhan dan keadilan, bukan hanya kepentingan semata dan peran masyarakat dibutuhkan, bukan hanya APBD saja,” ujar Awang Yacoub.

    Terakhir, Dendi Suryadi dan Alif Turiadi menyajikan program yang langsung menyasar masyarakat, seperti permasalahan sosial ekonomi di Kukar.

    Dendi menyebut kondisi masyarakat perlu diperbaiki karena Kukar memiliki APBD sebesar Rp14,3 triliun.

    “Rakyat Kukar ini sudah cerdas. Mereka tidak mau lagi diimingi dengan janji saja. Dari data BPS itu ada 60 ribu penduduk miskin dan 20 ribu pengangguran di Kukar, samgat disayangkan sekali, Kukar salah satu daerah terkaya di Indonesia,” ucap Dendi.

    Program unggulan yang diusung kedua inj seperti pendidikan dan kesehatan gratis, dana desa Rp10 miliar, bantuan dana operasional RT sebesar Rp200 juta per tahun. 

    Keduanya juga berjanji akan memberi dukungan berupa bantuan kepada pemuda dengan nominal Rp500 juta sampai Rp1 miliar, menyediakan makanan bergizi gratis untuk pelajar, serta melengkapi fasilitas olahraga di setiap desa.

    “Kami juga akan perhatikan generasi muda Kukar. Kami akan sediakan fasilitas untuk mereka agar dapat lebih berkreasi,” jelasnya.

    Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan menekankan kepada warga Kukar untuk lebih mengenal dan memahami visi serta komitmen para calon. "Kita harap mereka dapat memilih pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan Kukar untuk priode selanjutnya," pungkansya.

    (Sf/By)

    Politik

    Debat Perdana Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Tiga Paslon Sampaikan Visi Misi

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    12 November 2024 pukul 11:25 WITA

    Debat paslon bupati dan wakil bupati Kukar di Pilkada 2024. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Tiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti debat publik perdana yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Puri Senyiur, Kota Samarinda, Senin (11/11/2024) malam tadi. 

    Ketiga paslon itu adalah Edi Damansyah-Rendy Solihin nomor urut 1, Awang Yacoub Luthman-Akhmad Zais nomor urut 2 dan Dendi Suryadi-Alif Turiadi nomor urut 3. 

    Edi Damansyah mengatakan pembangunan Kukar dengan kebijakan nasional, serta provinsi harus sama. Kukar harus menjadi pusat pangan, pariwisata dan industri hijau yang sejalan dengan program nasional swasembada pangan.

    “Kukar ini memiliki peran strategis, kita akan pastikan pembangunan selaras dengan kebijakan nasional dan arahan Presiden Prabowo Subianto,” kata Edi.

    Sebagai penopang utama, kedua paslon akan memperkuat sektor pangan. Sementara Rendy Solihin menambahkan, selama 3,5 tahun memimpin Kukar, banyak prestasi telah dicapai. "Siapapun kita, semua harus berperan untuk membawa Kukar jadi lebih baik,” ujarnya.

    Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Zais dalam paparannya bakal mengendepankan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemerintahan yang dapat mengatur APBD menyasar kepada rakyat.

    “Kita menekankan kepentingan Kukar yang lebih jelas dengan berlandaskan ketuhan dan keadilan, bukan hanya kepentingan semata dan peran masyarakat dibutuhkan, bukan hanya APBD saja,” ujar Awang Yacoub.

    Terakhir, Dendi Suryadi dan Alif Turiadi menyajikan program yang langsung menyasar masyarakat, seperti permasalahan sosial ekonomi di Kukar.

    Dendi menyebut kondisi masyarakat perlu diperbaiki karena Kukar memiliki APBD sebesar Rp14,3 triliun.

    “Rakyat Kukar ini sudah cerdas. Mereka tidak mau lagi diimingi dengan janji saja. Dari data BPS itu ada 60 ribu penduduk miskin dan 20 ribu pengangguran di Kukar, samgat disayangkan sekali, Kukar salah satu daerah terkaya di Indonesia,” ucap Dendi.

    Program unggulan yang diusung kedua inj seperti pendidikan dan kesehatan gratis, dana desa Rp10 miliar, bantuan dana operasional RT sebesar Rp200 juta per tahun. 

    Keduanya juga berjanji akan memberi dukungan berupa bantuan kepada pemuda dengan nominal Rp500 juta sampai Rp1 miliar, menyediakan makanan bergizi gratis untuk pelajar, serta melengkapi fasilitas olahraga di setiap desa.

    “Kami juga akan perhatikan generasi muda Kukar. Kami akan sediakan fasilitas untuk mereka agar dapat lebih berkreasi,” jelasnya.

    Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan menekankan kepada warga Kukar untuk lebih mengenal dan memahami visi serta komitmen para calon. "Kita harap mereka dapat memilih pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan Kukar untuk priode selanjutnya," pungkansya.

    (Sf/By)