Cari disini...
Politik
Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng saat ditemui usai pengukuhan PAM TPS se-Kota Samarinda untuk Pilkada 2024 di Pelnary Hall Sempaja, Rabu (6/11/2025). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyampaikan harapan agar pelaksanaan pemilu mendatang berjalan lancar tanpa adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Belajar dari kendala pada pemilu sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, menyoroti pentingnya persiapan matang demi mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bebas dari gangguan.
Ia menuturkan, permasalahan yang terjadi pada Pemilu sebelumnya seperti kesalahan daftar pemilih, pemilih ganda, hingga pemilih yang tidak terdaftar menjadi pembelajaran penting.
"Kami berharap pelaksanaan Pilkada 2024 tidak mengalami hal serupa," ujar Ronal, usai pengukuhan 2.404 anggota Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS) se-Kota Samarinda di Plenary Hall Sempaja, Rabu (6/11/2024).
Ronal menekankan bahwa kolaborasi yang baik antara penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu, bersama aparat keamanan, akan membantu meminimalkan potensi masalah yang berujung pada PSU.
Menurutnya, petugas PAM TPS menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di TPS masing-masing, sehingga peran mereka sangat krusial dalam memastikan kelancaran pemilihan.
Ronal juga mengingatkan betapa besarnya dampak PSU, baik dari segi biaya, waktu, maupun tenaga yang harus dikorbankan oleh penyelenggara dan masyarakat. PSU juga berpotensi mengganggu stabilitas politik di daerah, sehingga harus benar-benar diupayakan agar tidak terjadi peristiwa tersebut.
“PSU itu merugikan semua pihak. Kami terus mendukung langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Politik

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng saat ditemui usai pengukuhan PAM TPS se-Kota Samarinda untuk Pilkada 2024 di Pelnary Hall Sempaja, Rabu (6/11/2025). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyampaikan harapan agar pelaksanaan pemilu mendatang berjalan lancar tanpa adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Belajar dari kendala pada pemilu sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, menyoroti pentingnya persiapan matang demi mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bebas dari gangguan.
Ia menuturkan, permasalahan yang terjadi pada Pemilu sebelumnya seperti kesalahan daftar pemilih, pemilih ganda, hingga pemilih yang tidak terdaftar menjadi pembelajaran penting.
"Kami berharap pelaksanaan Pilkada 2024 tidak mengalami hal serupa," ujar Ronal, usai pengukuhan 2.404 anggota Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS) se-Kota Samarinda di Plenary Hall Sempaja, Rabu (6/11/2024).
Ronal menekankan bahwa kolaborasi yang baik antara penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu, bersama aparat keamanan, akan membantu meminimalkan potensi masalah yang berujung pada PSU.
Menurutnya, petugas PAM TPS menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di TPS masing-masing, sehingga peran mereka sangat krusial dalam memastikan kelancaran pemilihan.
Ronal juga mengingatkan betapa besarnya dampak PSU, baik dari segi biaya, waktu, maupun tenaga yang harus dikorbankan oleh penyelenggara dan masyarakat. PSU juga berpotensi mengganggu stabilitas politik di daerah, sehingga harus benar-benar diupayakan agar tidak terjadi peristiwa tersebut.
“PSU itu merugikan semua pihak. Kami terus mendukung langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.
(Sf/Rs)