Cari disini...
Politik
Partai Gelombang Rakyat, pers yang dipimpin oleh sekretaris Umum, Sarwono (foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Masa pengajuan Bakal Calon Anggota DPRD pemilihan provinsi Kalimantan Timur berkahir pada Minggu (14/5/2023) malam.
Sejumlah partai pun berbondong-bondong mendaftarkan bacaleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Partai tersebut antara lain Partai Kebangkitan Nasional (PKN), Partai Buruh, Partai Gelombang Rakyat Indonesia, Partai Garuda.
Semua partai mendaftar dengan komposisi Bacaleg tidak memenuhi semua dapil dan kursi di DPRD.
Seperti halnya Partai Kebangkitan Nasional yang hanya mendaftarkan 48 Bacaleg dan memenuhi 50 persen keterwakilan perempuan.
"Kami sebagai partai baru melakukan loncatan untuk pemilu serentak 2024 mendatang dengan target enam kursi, jumlah kader yang kami pilih secara selektif memenuhi elektabilitas dan integritas. Dengan itu mereka harus bergerak secara door to door," ujar Muhammad Wahyudi, Ketua Bidang Organisasi PKN Kaltim.
Sementara itu Partai Buruh mendaftarkan Bacaleg sebanyak 33 orqng.
Ketua Komite Eksekutif Partai Buruh Kalimantan Timur, Benny RB Kowel menyebut dengan pengajuan berapa tersebut sesuai dengan nomor urut partai.
"Angka 33 terdiri dari tiga ditambah tiga menjadi enam, sesuai dengan nomor urut partai. Dan semangat partai buruh ini akan terus menggelora hingga pemilu, UU Ciptaker menjadi kendaraan untuk menyadarkan masyarakat, bahwa ada hak yang diperjuangkan," ungkapnya.
Sedangkan, Partai Gelora yang kali ini diwakilkan oleh Sarwono selaku Sekretaris Umum Partai Gelora mengungkapkan sejarah gelombang rakyat.
"Kami sudah masuk kepada gelombang rakyat ketiga, setelah gelombang pertama sumpah pemuda, gelombang kedua reformasi. Dengan babak baru ini, kami daftarkan 54 kursi dan target kami hanya dua kursi," paparnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Politik

Partai Gelombang Rakyat, pers yang dipimpin oleh sekretaris Umum, Sarwono (foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Masa pengajuan Bakal Calon Anggota DPRD pemilihan provinsi Kalimantan Timur berkahir pada Minggu (14/5/2023) malam.
Sejumlah partai pun berbondong-bondong mendaftarkan bacaleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Partai tersebut antara lain Partai Kebangkitan Nasional (PKN), Partai Buruh, Partai Gelombang Rakyat Indonesia, Partai Garuda.
Semua partai mendaftar dengan komposisi Bacaleg tidak memenuhi semua dapil dan kursi di DPRD.
Seperti halnya Partai Kebangkitan Nasional yang hanya mendaftarkan 48 Bacaleg dan memenuhi 50 persen keterwakilan perempuan.
"Kami sebagai partai baru melakukan loncatan untuk pemilu serentak 2024 mendatang dengan target enam kursi, jumlah kader yang kami pilih secara selektif memenuhi elektabilitas dan integritas. Dengan itu mereka harus bergerak secara door to door," ujar Muhammad Wahyudi, Ketua Bidang Organisasi PKN Kaltim.
Sementara itu Partai Buruh mendaftarkan Bacaleg sebanyak 33 orqng.
Ketua Komite Eksekutif Partai Buruh Kalimantan Timur, Benny RB Kowel menyebut dengan pengajuan berapa tersebut sesuai dengan nomor urut partai.
"Angka 33 terdiri dari tiga ditambah tiga menjadi enam, sesuai dengan nomor urut partai. Dan semangat partai buruh ini akan terus menggelora hingga pemilu, UU Ciptaker menjadi kendaraan untuk menyadarkan masyarakat, bahwa ada hak yang diperjuangkan," ungkapnya.
Sedangkan, Partai Gelora yang kali ini diwakilkan oleh Sarwono selaku Sekretaris Umum Partai Gelora mengungkapkan sejarah gelombang rakyat.
"Kami sudah masuk kepada gelombang rakyat ketiga, setelah gelombang pertama sumpah pemuda, gelombang kedua reformasi. Dengan babak baru ini, kami daftarkan 54 kursi dan target kami hanya dua kursi," paparnya.
(Sf/By)