Politik

    Bawaslu Balikpapan Bentuk Tim Koordinasi Media Siber, Awasi Kampanye Melalui Media Sosial

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    26 Januari 2024 pukul 18:30 WITA

    Komisioner Bawaslu Balikpapan Ahmadi Azis (kiri) bersama perwakilan tim koordinasi media siber. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Balikpapan membentuk tim khusus, yakni media siber untuk mengawasi kampanye di media sosial.

    Tim koordinasi media siber tersebut menyasar kalangan mahasiswa, influencer dan juga dari insan pers. Total anggotanya ada 20 orang.

    Komisioner Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Azis mengatakan tim khusus ini menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam pengawasan kampanye di media sosial.

    Misalnya mengidentifikasi kampanye yang melanggar aturan, seperti isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA), berita hoax hingga pencemaran nama baik antar Pasangan calon (Paslon).

    "Jika ada temua pelanggaran, tim (Media siber, red) yang akan menyampaikan informasi ini ke kami," ucap Ahmadi kepada awak media, Jum'at (26/1/2024).

    Ketika ditemukan, Bawaslu akan melakukan investigasi atau penelusuran fakta di lapangan berdasarkan laporan yang diterima.

    "Dari penelusuran itu nanti akan menghasilkan apakah informasi tersebut aktual, memenuhi syarat formal dan material sebagai dugaan pelanggaran atau tidak," jelasnya.

    Dikatakan, jika ditemukan informasi yang aktual, tentu akan diramu untuk dijadikan informasi awal dalam permasalahan pemilu.

    "Jadi tim media siber ini perpanjangan tangan Bawaslu ketika ada permasalahan pemilu yang ada di masyarakat," akunya.

    Tidak hanya dibentuk, Bawaslu Balikpapan juga akan memberikan pelatihan dan edukasi melalui gelaran forum group disscusion (FGD). Dengan membahas seputar program-program kerja ke depannya.

    (Sf/By)

    Politik

    Bawaslu Balikpapan Bentuk Tim Koordinasi Media Siber, Awasi Kampanye Melalui Media Sosial

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    26 Januari 2024 pukul 18:30 WITA

    Komisioner Bawaslu Balikpapan Ahmadi Azis (kiri) bersama perwakilan tim koordinasi media siber. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Balikpapan membentuk tim khusus, yakni media siber untuk mengawasi kampanye di media sosial.

    Tim koordinasi media siber tersebut menyasar kalangan mahasiswa, influencer dan juga dari insan pers. Total anggotanya ada 20 orang.

    Komisioner Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Azis mengatakan tim khusus ini menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam pengawasan kampanye di media sosial.

    Misalnya mengidentifikasi kampanye yang melanggar aturan, seperti isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA), berita hoax hingga pencemaran nama baik antar Pasangan calon (Paslon).

    "Jika ada temua pelanggaran, tim (Media siber, red) yang akan menyampaikan informasi ini ke kami," ucap Ahmadi kepada awak media, Jum'at (26/1/2024).

    Ketika ditemukan, Bawaslu akan melakukan investigasi atau penelusuran fakta di lapangan berdasarkan laporan yang diterima.

    "Dari penelusuran itu nanti akan menghasilkan apakah informasi tersebut aktual, memenuhi syarat formal dan material sebagai dugaan pelanggaran atau tidak," jelasnya.

    Dikatakan, jika ditemukan informasi yang aktual, tentu akan diramu untuk dijadikan informasi awal dalam permasalahan pemilu.

    "Jadi tim media siber ini perpanjangan tangan Bawaslu ketika ada permasalahan pemilu yang ada di masyarakat," akunya.

    Tidak hanya dibentuk, Bawaslu Balikpapan juga akan memberikan pelatihan dan edukasi melalui gelaran forum group disscusion (FGD). Dengan membahas seputar program-program kerja ke depannya.

    (Sf/By)