Cari disini...
Politik
Ketua Bawaslu Kota Balikpapan Wasanti saat menyampaikan sambutannya depan peserta konsolidasi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Bawaslu Kota Balikpapan menggelar rapat konsolidasi pelaksanaan tahapan Pilkada tahun 2024 bersama stakeholder di Balikpapan. Rapat digelar di Golden Tulip Hotel Balikpapan, Senin (1/9/2024).
Dalam sambutan, Ketua Bawaslu Balikpapan Wasanti mengatakan, semua kegiatan sosialisasi Pilkada 2024 ini sudah dilakukan hingga tingkat kecamatan se-Balikpapan.
Dalam Pilkada 2024, Bawaslu Balikpapan meyakini bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu saja, tetapi perlu kerjasama semua pihak seperti TNI-Polri, Partai Politik dan Forkopimda, media serta pihak terkait.
"Ini sosialisasi terakhir, maka itu namanya konsolidasi, mengingat ini sudah masuk dalam tahap pencalonan dan dalam proses pemeriksaan kesehatan untuk tiga pasangan calon di Balikpapan," ucap Wasanti dalam sambutan.
Maka itu, kata dia, kerjasama semua pihak sangat dibutuhkan untuk mensukseskan Pilkada 2024. Sehingga pengawasan tidak bisa dilakukan sendiri, apalagi tahapan kampanye hanya 58 hari dengan tiga calon.
"Tentu bisa dibayangkan, setiap hari itu tidak akan putus kegiatan kampanye," jelasnya.
Dengan digelarnya kampanye, pengawasan semua pihak sangat dibutuhkan, mulai dari netralitas ASN-nya hingga pelanggaran lainnya. Hal seperti itu yang sangat dibutuhkan.
Maka metode berpikirnya Bawaslu Balikpapan mulai berubah, jika tahun 2020 lalu suksesnya Bawaslu diukur dari seberapa banyak penanganan pelanggaran.
"Tetapi tahun 2024 ini dinilai dari sekian banyaknya kampanye, berapa penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh masing-masing calon, kalau makin sedikit berarti sosialisasi kita berhasil," imbuhnya.
Diterangkan, alat sentuh Bawaslu Balikpapan sampai ke tingkat grass root berhasil. Itulah yang disampaikan oleh Bawaslu RI ke masing-masing daerah.
Ditambah anggaran Pilkada 2024 yang digelontorkan cukup besar, yakni sebesar Rp17,5 miliar. Sehingga memang penting untuk menyentuh sampai ke level masyarakat.
"Kami juga sudah membentuk kampung pengawasan di enam kecamatan se-Balikpapan. Jadi benar-benar kami sangat serius dan siap menghadapi itu," paparnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Politik

Ketua Bawaslu Kota Balikpapan Wasanti saat menyampaikan sambutannya depan peserta konsolidasi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Bawaslu Kota Balikpapan menggelar rapat konsolidasi pelaksanaan tahapan Pilkada tahun 2024 bersama stakeholder di Balikpapan. Rapat digelar di Golden Tulip Hotel Balikpapan, Senin (1/9/2024).
Dalam sambutan, Ketua Bawaslu Balikpapan Wasanti mengatakan, semua kegiatan sosialisasi Pilkada 2024 ini sudah dilakukan hingga tingkat kecamatan se-Balikpapan.
Dalam Pilkada 2024, Bawaslu Balikpapan meyakini bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu saja, tetapi perlu kerjasama semua pihak seperti TNI-Polri, Partai Politik dan Forkopimda, media serta pihak terkait.
"Ini sosialisasi terakhir, maka itu namanya konsolidasi, mengingat ini sudah masuk dalam tahap pencalonan dan dalam proses pemeriksaan kesehatan untuk tiga pasangan calon di Balikpapan," ucap Wasanti dalam sambutan.
Maka itu, kata dia, kerjasama semua pihak sangat dibutuhkan untuk mensukseskan Pilkada 2024. Sehingga pengawasan tidak bisa dilakukan sendiri, apalagi tahapan kampanye hanya 58 hari dengan tiga calon.
"Tentu bisa dibayangkan, setiap hari itu tidak akan putus kegiatan kampanye," jelasnya.
Dengan digelarnya kampanye, pengawasan semua pihak sangat dibutuhkan, mulai dari netralitas ASN-nya hingga pelanggaran lainnya. Hal seperti itu yang sangat dibutuhkan.
Maka metode berpikirnya Bawaslu Balikpapan mulai berubah, jika tahun 2020 lalu suksesnya Bawaslu diukur dari seberapa banyak penanganan pelanggaran.
"Tetapi tahun 2024 ini dinilai dari sekian banyaknya kampanye, berapa penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh masing-masing calon, kalau makin sedikit berarti sosialisasi kita berhasil," imbuhnya.
Diterangkan, alat sentuh Bawaslu Balikpapan sampai ke tingkat grass root berhasil. Itulah yang disampaikan oleh Bawaslu RI ke masing-masing daerah.
Ditambah anggaran Pilkada 2024 yang digelontorkan cukup besar, yakni sebesar Rp17,5 miliar. Sehingga memang penting untuk menyentuh sampai ke level masyarakat.
"Kami juga sudah membentuk kampung pengawasan di enam kecamatan se-Balikpapan. Jadi benar-benar kami sangat serius dan siap menghadapi itu," paparnya.
(Sf/Rs)