Cari disini...
Politik
Samarinda - Airlangga Hartarto, menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya (Golkar). Informasi ini, diketahui dari video yang beredar di kalangan wartawan, berisi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut.
Dalam video berdurasi 3 menit 22 detik yang diterima redaksi Seputar Fakta, Airlangga menyatakan dirinya mundur untuk alasan menjaga stabilitas partai, di masa transisi pergantian pemerintahan pasca-Pilpres Februari lalu.
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, serta atas petunjuk Tuhan yang maha besar, maka dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP partai Golkar. ya mengatakan mundur dari Pengunduran ini terhitung sejak semalam, yaitu Sabtu 10 Agustus 2024," ucap Airlangga, dalam video yang diterima Seputar Fakta, Minggu (11/8/2024) siang.
Selanjutnya, kata Airlangga, sebagai partai besar Golkar akan melakukan mekanisme pengisian kepemimpinan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, awak redaksi Seputar Fakta belum berhasil mendapatkan keterangan dari sumber-sumber resmi partai berlambang Pohon Beringin tersebut, terkait hal ini.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Politik

Samarinda - Airlangga Hartarto, menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya (Golkar). Informasi ini, diketahui dari video yang beredar di kalangan wartawan, berisi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut.
Dalam video berdurasi 3 menit 22 detik yang diterima redaksi Seputar Fakta, Airlangga menyatakan dirinya mundur untuk alasan menjaga stabilitas partai, di masa transisi pergantian pemerintahan pasca-Pilpres Februari lalu.
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, serta atas petunjuk Tuhan yang maha besar, maka dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP partai Golkar. ya mengatakan mundur dari Pengunduran ini terhitung sejak semalam, yaitu Sabtu 10 Agustus 2024," ucap Airlangga, dalam video yang diterima Seputar Fakta, Minggu (11/8/2024) siang.
Selanjutnya, kata Airlangga, sebagai partai besar Golkar akan melakukan mekanisme pengisian kepemimpinan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, awak redaksi Seputar Fakta belum berhasil mendapatkan keterangan dari sumber-sumber resmi partai berlambang Pohon Beringin tersebut, terkait hal ini.
(Sf/Rs)