Politik

    AH - Saefuddin Tegaskan Tak Bakal Buat Kampanye Terbuka: Edukasi lebih baik

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    24 September 2024 pukul 15:59 WITA

    Andi Harun - Saefuddin Zuhri, Paslon nomor urut 2 pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda periode 2024 - 2029 saat pengundian nomor urut di Kantor KPU Samarinda, Senin (23/9/2024). (Foto: HO-Dokumentasi Pribadi/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Andi Harun (AH) yang kembali maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Samarinda 2024 bersama pasangannya, Saefuddin Zuhri, telah mendapat nomor urut dua dalam pengundian yang dilakukan pada Senin (23/9/2024). 

    AH menyatakan bahwa nomor urut berapapun yang diperoleh pasangan calon (paslon) hanyalah sekadar identifikasi yang digunakan oleh masyarakat untuk menentukan pilihan di tempat pemungutan suara (TPS).

    "Nomor berapapun yang kami dapat itu baik. Itu hanya sekadar tanda yang digunakan masyarakat untuk mengidentifikasi paslon di TPS nanti," ujarnya.

    Meski demikian, AH melihat bahwa nomor urut dua memiliki kelebihan tersendiri. Menurutnya, nomor ini mudah diasosiasikan dan dikomunikasikan kepada masyarakat, seperti mengaitkannya dengan periode kedua kepemimpinannya jika terpilih, atau sebagai simbol “dua kali lebih baik” dibanding sebelumnya.

    "Nomor dua ini tentu menguntungkan. Bisa diasosiasikan sebagai dua periode, dua kali lebih baik, atau apapun yang penting artinya positif. Bisa juga diartikan sebagai simbol gabungan antara pemimpin dan rakyat yang bertemu dalam tujuan bersama, yakni memajukan dan mensejahterakan kota Samarinda," tambahnya.

    Dalam hal strategi kampanye, AH menegaskan bahwa tidak banyak perubahan yang akan dilakukan dibandingkan dengan kampanye sebelumnya. Ia mengatakan fokus kampanye tetap pada pengenalan pasangan calon, penyampaian visi, misi, serta program yang akan dijalankan pada periode mendatang.

    Ia menilai hal itu jauh lebih baik agar masyarakat benar-benar memahami program kami dan memiliki hak untuk menagih realisasinya setelah kami terpilih.

    "Kami sampai saat ini memutuskan tidak melakukan kampanye terbuka atau pengerahan massa. Kami akan lebih banyak memanfaatkan media untuk mengomunikasikan visi, misi, dan program kami kepada masyarakat," ungkapnya. 

    AH juga menekankan pentingnya kampanye yang edukatif, di mana masyarakat tidak hanya sekadar diajak memilih, namun juga diberikan informasi yang jelas mengenai program-program yang akan dijalankan jika mereka terpilih.

    "Kami tidak ingin melakukan kampanye yang tidak mengedukasi. Pertanggungjawaban kami adalah setelah terpilih, jadi penting bagi masyarakat untuk tahu tentang program kami," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Politik

    AH - Saefuddin Tegaskan Tak Bakal Buat Kampanye Terbuka: Edukasi lebih baik

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    24 September 2024 pukul 15:59 WITA

    Andi Harun - Saefuddin Zuhri, Paslon nomor urut 2 pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda periode 2024 - 2029 saat pengundian nomor urut di Kantor KPU Samarinda, Senin (23/9/2024). (Foto: HO-Dokumentasi Pribadi/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Andi Harun (AH) yang kembali maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Samarinda 2024 bersama pasangannya, Saefuddin Zuhri, telah mendapat nomor urut dua dalam pengundian yang dilakukan pada Senin (23/9/2024). 

    AH menyatakan bahwa nomor urut berapapun yang diperoleh pasangan calon (paslon) hanyalah sekadar identifikasi yang digunakan oleh masyarakat untuk menentukan pilihan di tempat pemungutan suara (TPS).

    "Nomor berapapun yang kami dapat itu baik. Itu hanya sekadar tanda yang digunakan masyarakat untuk mengidentifikasi paslon di TPS nanti," ujarnya.

    Meski demikian, AH melihat bahwa nomor urut dua memiliki kelebihan tersendiri. Menurutnya, nomor ini mudah diasosiasikan dan dikomunikasikan kepada masyarakat, seperti mengaitkannya dengan periode kedua kepemimpinannya jika terpilih, atau sebagai simbol “dua kali lebih baik” dibanding sebelumnya.

    "Nomor dua ini tentu menguntungkan. Bisa diasosiasikan sebagai dua periode, dua kali lebih baik, atau apapun yang penting artinya positif. Bisa juga diartikan sebagai simbol gabungan antara pemimpin dan rakyat yang bertemu dalam tujuan bersama, yakni memajukan dan mensejahterakan kota Samarinda," tambahnya.

    Dalam hal strategi kampanye, AH menegaskan bahwa tidak banyak perubahan yang akan dilakukan dibandingkan dengan kampanye sebelumnya. Ia mengatakan fokus kampanye tetap pada pengenalan pasangan calon, penyampaian visi, misi, serta program yang akan dijalankan pada periode mendatang.

    Ia menilai hal itu jauh lebih baik agar masyarakat benar-benar memahami program kami dan memiliki hak untuk menagih realisasinya setelah kami terpilih.

    "Kami sampai saat ini memutuskan tidak melakukan kampanye terbuka atau pengerahan massa. Kami akan lebih banyak memanfaatkan media untuk mengomunikasikan visi, misi, dan program kami kepada masyarakat," ungkapnya. 

    AH juga menekankan pentingnya kampanye yang edukatif, di mana masyarakat tidak hanya sekadar diajak memilih, namun juga diberikan informasi yang jelas mengenai program-program yang akan dijalankan jika mereka terpilih.

    "Kami tidak ingin melakukan kampanye yang tidak mengedukasi. Pertanggungjawaban kami adalah setelah terpilih, jadi penting bagi masyarakat untuk tahu tentang program kami," pungkasnya.

    (Sf/Rs)