Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Sekretaris Camat Loa Janan, Min Fiattin, saat menjelaskan program TPS 3 Warna. (Foto: Pemerintah Kecamatan Loa Janan)
Tenggarong - Pemerintah Kecamatan Loa Janan berkomitmen terus memperkuat pengelolaan lingkungan di tingkat desa, salah satunya melalui bantuan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3 Warna.
Camat Loa Janan, Hery Rusnadi mengatakan TPS 3 Warna ini dapat memisahkan sampah organik, anorganik dan residu, sehingga masyarakat lebih mudah membedakan jenis sampah sebelum dibuang.
“Program ini tindak lanjut dari arahan Bupati Kukar supaya pengelolaan sampah di setiap kecamatan semakin tertata. Pada 2025 ini, kami sudah menyiapkan delapan TPS 3 Warna untuk delapan desa," kata, Hery Rusnadi, Rabu (1911/2025).
Ia menilai beberapa waktu lalu penyerahan telah dilakukan di Desa Purwajaya dengan mengundang seluruh desa serta pengurus bank sampah. Tujuannya agar semua pihak mendapat arahan sekaligus penyamaan persepsi terkait pengelolaan sampah menuju konsep 3R: reduce, reuse dan recycle.
"Kami tekankan kepada masyarakat supaya dapat membiasakan memilah sampah sederhana, seperti memisahkan sampah plastik dan sampah organik di rumah tangga," ujarnya.
Ke depan akan didorong kerja sama antar desa dalam pengolahan sampah. Salah satu contohnya adalah Desa Loa Duri Ilir yang sudah siap memproduksi paving block berbahan plastik. Produk ini nantinya digunakan untuk pembangunan gang di desa-desa lain.
Sementara itu, desa-desa lainnya juga akan mendukung menyediakan bahan baku plastik melalui bank sampah.
Hery berharap sinergi ini menjadi langkah berkelanjutan yang kemudian berkembang menjadi program besar pengelolaan sampah antar desa.
Terkait distribusi TPS 3 Warna, Hery menyampaikan dari delapan desa, empat di antaranya seperti Loa Duri Ilir, Loa Janan Ulu, Purwajaya dan Tani Bakti sudah menerimanya. Empat desa sisanya akan segera menyusul minggu depan setelah proses pembuatan selesai.
Dirinya juga mengingatkan desa-desa yang telah menerima fasilitas tersebut agar memanfaatkannya secara maksimal.
"Warna kuning, hijau dan merah pada TPS 3 Warna diharapkan dapat digunakan agar budaya memilah sampah dapat berjalan konsisten," tegasnya.
Penyerahan TPS 3 Warna ini menjadi bukti bahwa Kecamatan Loa Janan tidak hanya fokus pada pelayanan publik, tetapi juga serius memperhatikan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan.
Program ini juga selaras dengan visi Kukar Idaman Terbaik yang menempatkan kebersihan dan keberlanjutan lingkungan sebagai prioritas bersama. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Sekretaris Camat Loa Janan, Min Fiattin, saat menjelaskan program TPS 3 Warna. (Foto: Pemerintah Kecamatan Loa Janan)
Tenggarong - Pemerintah Kecamatan Loa Janan berkomitmen terus memperkuat pengelolaan lingkungan di tingkat desa, salah satunya melalui bantuan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3 Warna.
Camat Loa Janan, Hery Rusnadi mengatakan TPS 3 Warna ini dapat memisahkan sampah organik, anorganik dan residu, sehingga masyarakat lebih mudah membedakan jenis sampah sebelum dibuang.
“Program ini tindak lanjut dari arahan Bupati Kukar supaya pengelolaan sampah di setiap kecamatan semakin tertata. Pada 2025 ini, kami sudah menyiapkan delapan TPS 3 Warna untuk delapan desa," kata, Hery Rusnadi, Rabu (1911/2025).
Ia menilai beberapa waktu lalu penyerahan telah dilakukan di Desa Purwajaya dengan mengundang seluruh desa serta pengurus bank sampah. Tujuannya agar semua pihak mendapat arahan sekaligus penyamaan persepsi terkait pengelolaan sampah menuju konsep 3R: reduce, reuse dan recycle.
"Kami tekankan kepada masyarakat supaya dapat membiasakan memilah sampah sederhana, seperti memisahkan sampah plastik dan sampah organik di rumah tangga," ujarnya.
Ke depan akan didorong kerja sama antar desa dalam pengolahan sampah. Salah satu contohnya adalah Desa Loa Duri Ilir yang sudah siap memproduksi paving block berbahan plastik. Produk ini nantinya digunakan untuk pembangunan gang di desa-desa lain.
Sementara itu, desa-desa lainnya juga akan mendukung menyediakan bahan baku plastik melalui bank sampah.
Hery berharap sinergi ini menjadi langkah berkelanjutan yang kemudian berkembang menjadi program besar pengelolaan sampah antar desa.
Terkait distribusi TPS 3 Warna, Hery menyampaikan dari delapan desa, empat di antaranya seperti Loa Duri Ilir, Loa Janan Ulu, Purwajaya dan Tani Bakti sudah menerimanya. Empat desa sisanya akan segera menyusul minggu depan setelah proses pembuatan selesai.
Dirinya juga mengingatkan desa-desa yang telah menerima fasilitas tersebut agar memanfaatkannya secara maksimal.
"Warna kuning, hijau dan merah pada TPS 3 Warna diharapkan dapat digunakan agar budaya memilah sampah dapat berjalan konsisten," tegasnya.
Penyerahan TPS 3 Warna ini menjadi bukti bahwa Kecamatan Loa Janan tidak hanya fokus pada pelayanan publik, tetapi juga serius memperhatikan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan.
Program ini juga selaras dengan visi Kukar Idaman Terbaik yang menempatkan kebersihan dan keberlanjutan lingkungan sebagai prioritas bersama. (Adv)
(Sf/Lo)