Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kecamatan Sebulu terus melakukan upaya peningkatan daya saing produk lokal, salah satunya melalui Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Sebulu yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Segihan untuk memberikan Sertifikat Halal kepada para pelaku UMKM.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan mutu dan kepercayaan terhadap produk masyarakat.
Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam membina dan mendampingi pelaku UMKM agar mampu bersaing.
“Langkah ini bukan hanya formalitas administratif. Sertifikasi halal menjadi jaminan kualitas dan bentuk tanggung jawab pelaku usaha kepada para pembeli,” kata Hendra, Rabu (29/10/2025).
Pemerintah desa terus mendorong agar pelaku usaha lokal dapat memiliki produk yang bernilai.
"Kami akan terus berusaha agar pelaku usaha di desa bisa berkembang dengan produk yang tidak kalah dengan daerah lain,” ucapnya.
Melalui program sertifikasi, pemerintah desa dan FKP tidak hanya membantu dari sisi administrasi, tetapi juga membangun kesadaran pelaku usaha akan pentingnya standar mutu dan kepercayaan publik.
Sertifikat halal menjadi simbol profesionalisme serta kejujuran dalam menjajakan produk kepada masyarakat.
Dirinya menilai pendampingan yang dilakukan ini mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus memotivasi pelaku usaha untuk terus berinovasi.
"Jadi mereka ingin program ini tidak stop sampai di sini, melainkan berlanjut pada pelatihan digitalisasi pemasaran dan peningkatan kualitas kemasan," ujarnya.
Dengan semakin banyaknya produk yang tersertifikasi halal, Desa Segihan mulai menunjukkan perannya sebagai desa penggerak ekonomi yang berkualitas.
Sinergi antara pemerintah desa, organisasi kepemudaan dan pelaku UMKM serta dukungan pemerintah daerah mencerminkan semangat kemandirian ekonomi yang tumbuh dari bawah.
"Melalui kolaborasi ini, kami bertekad menjadi desa tangguh yang mampu bersaing di era ekonomi kreatif modern," ucapnya.
Program ini juga merupakan bagian dari visi Kukar Idaman Terbaik untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera melalui penguatan UMKM. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kecamatan Sebulu terus melakukan upaya peningkatan daya saing produk lokal, salah satunya melalui Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Sebulu yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Segihan untuk memberikan Sertifikat Halal kepada para pelaku UMKM.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan mutu dan kepercayaan terhadap produk masyarakat.
Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam membina dan mendampingi pelaku UMKM agar mampu bersaing.
“Langkah ini bukan hanya formalitas administratif. Sertifikasi halal menjadi jaminan kualitas dan bentuk tanggung jawab pelaku usaha kepada para pembeli,” kata Hendra, Rabu (29/10/2025).
Pemerintah desa terus mendorong agar pelaku usaha lokal dapat memiliki produk yang bernilai.
"Kami akan terus berusaha agar pelaku usaha di desa bisa berkembang dengan produk yang tidak kalah dengan daerah lain,” ucapnya.
Melalui program sertifikasi, pemerintah desa dan FKP tidak hanya membantu dari sisi administrasi, tetapi juga membangun kesadaran pelaku usaha akan pentingnya standar mutu dan kepercayaan publik.
Sertifikat halal menjadi simbol profesionalisme serta kejujuran dalam menjajakan produk kepada masyarakat.
Dirinya menilai pendampingan yang dilakukan ini mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus memotivasi pelaku usaha untuk terus berinovasi.
"Jadi mereka ingin program ini tidak stop sampai di sini, melainkan berlanjut pada pelatihan digitalisasi pemasaran dan peningkatan kualitas kemasan," ujarnya.
Dengan semakin banyaknya produk yang tersertifikasi halal, Desa Segihan mulai menunjukkan perannya sebagai desa penggerak ekonomi yang berkualitas.
Sinergi antara pemerintah desa, organisasi kepemudaan dan pelaku UMKM serta dukungan pemerintah daerah mencerminkan semangat kemandirian ekonomi yang tumbuh dari bawah.
"Melalui kolaborasi ini, kami bertekad menjadi desa tangguh yang mampu bersaing di era ekonomi kreatif modern," ucapnya.
Program ini juga merupakan bagian dari visi Kukar Idaman Terbaik untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera melalui penguatan UMKM. (Adv)
(Sf/Lo)