
Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Ilustrasi anak-anak sekolah (Dok: Pixabay)
Tenggarong - Pemkab Kukar meminta pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak dapat segera direalisasikan pemerintah pusat.
Kehadiran sekolah tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dari keluarga prasejahtera, selaras dengan salah satu visi program dedikasi Kukar Idaman Terbaik.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Rinda Desianti mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat.
"Kalau lahannya sudah siap, ada sekitar tujuh hektare (Ha) yang disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Rinda, Senin (2/11/2026).
Rinda menyampaikan pembangunan fisik Sekolah Rakyat akan dilakukan pemerintah pusat setelah anggaran untuk proyek tersebut tersedia dan dikucurkan.
Ia menjelaskan untuk perencanaan teknis, termasuk kapasitas sekolah dan rincian kebutuhan pembangunan, sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Artinya, Pemkab Kukar saat ini tengah menunggu realisasi pendanaan tersebut agar pembangunan bisa segera dimulai.
“Kita berharap tahun ini sudah bisa dibangun oleh pemerintah pusat pembangunan fisiknya," terangnya.
Rinda menambahkan penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat nantinya akan mencakup jenjang SD dan SMP.
Kata dia, prioritas penerimaan diberikan kepada anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kelompok desil 1 dan 2 atau masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Dengan sasaran tersebut, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjangkau anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses pendidikan.
"Harapannya bisa segera dibangun, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahtera juga memiliki kesempatan mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik," tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Ilustrasi anak-anak sekolah (Dok: Pixabay)
Tenggarong - Pemkab Kukar meminta pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak dapat segera direalisasikan pemerintah pusat.
Kehadiran sekolah tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dari keluarga prasejahtera, selaras dengan salah satu visi program dedikasi Kukar Idaman Terbaik.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Rinda Desianti mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat.
"Kalau lahannya sudah siap, ada sekitar tujuh hektare (Ha) yang disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Rinda, Senin (2/11/2026).
Rinda menyampaikan pembangunan fisik Sekolah Rakyat akan dilakukan pemerintah pusat setelah anggaran untuk proyek tersebut tersedia dan dikucurkan.
Ia menjelaskan untuk perencanaan teknis, termasuk kapasitas sekolah dan rincian kebutuhan pembangunan, sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Artinya, Pemkab Kukar saat ini tengah menunggu realisasi pendanaan tersebut agar pembangunan bisa segera dimulai.
“Kita berharap tahun ini sudah bisa dibangun oleh pemerintah pusat pembangunan fisiknya," terangnya.
Rinda menambahkan penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat nantinya akan mencakup jenjang SD dan SMP.
Kata dia, prioritas penerimaan diberikan kepada anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kelompok desil 1 dan 2 atau masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Dengan sasaran tersebut, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjangkau anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses pendidikan.
"Harapannya bisa segera dibangun, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahtera juga memiliki kesempatan mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik," tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)