Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dendy Irwan Fahriza. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen memperluas program Kukar Berkah yang akan kembali dilaksanakan pada 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dendy Irwan Fahriza mengatakan program Kukar Berkah akan lebih difokuskan untuk memberikan apresiasi kepada guru mengaji dan penggali kubur.
Ia menilai para guru mengaji dan penggali kubur telah banyak membantu masyarakat dalam kehidupan bersosial dan spiritual.
Dirinya mengungkapkan selama ini program Kukar Berkah telah merealisasikan bantuan operasional bagi pondok pesantren (ponpes) yang diberikan melalui dana hibah, serta renovasi rumah ibadah yang didanai melalui belanja hibah daerah.
"Program ini akan terus dijalankan dan diperluas jangkauannya," kata Dendy, Kamis (23/10/2025).
Kata dia, program yang menjadi bagian dari visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan.
“Pemkab Kukar sedang mempersiapkan mekanisme penyaluran insentif bagi guru ngaji dan penggali kubur agar lebih terstruktur. Dalam hal ini kami bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar, kita sedang mendata guru mengaji yang berhak menerima sertifikasi," ujarnya.
Ia berharap Pemkab Kukar dapat terus memperkuat kesejahteraan dan keberlangsungan aktivitas keagamaan di daerah, serta memberikan penghargaan kepada para mereka yang telah mengabdikan diri bagi masyarakat. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dendy Irwan Fahriza. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen memperluas program Kukar Berkah yang akan kembali dilaksanakan pada 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dendy Irwan Fahriza mengatakan program Kukar Berkah akan lebih difokuskan untuk memberikan apresiasi kepada guru mengaji dan penggali kubur.
Ia menilai para guru mengaji dan penggali kubur telah banyak membantu masyarakat dalam kehidupan bersosial dan spiritual.
Dirinya mengungkapkan selama ini program Kukar Berkah telah merealisasikan bantuan operasional bagi pondok pesantren (ponpes) yang diberikan melalui dana hibah, serta renovasi rumah ibadah yang didanai melalui belanja hibah daerah.
"Program ini akan terus dijalankan dan diperluas jangkauannya," kata Dendy, Kamis (23/10/2025).
Kata dia, program yang menjadi bagian dari visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan.
“Pemkab Kukar sedang mempersiapkan mekanisme penyaluran insentif bagi guru ngaji dan penggali kubur agar lebih terstruktur. Dalam hal ini kami bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar, kita sedang mendata guru mengaji yang berhak menerima sertifikasi," ujarnya.
Ia berharap Pemkab Kukar dapat terus memperkuat kesejahteraan dan keberlangsungan aktivitas keagamaan di daerah, serta memberikan penghargaan kepada para mereka yang telah mengabdikan diri bagi masyarakat. (Adv)
(Sf/Lo)