Cari disini...

Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten (Setkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Taufik Hidayat. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) untuk memperkuat peran masyarakat.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor sosial dan menjadikan PSKS sebagai mitra strategis pemerintah dalam penanganan kemiskinan, disabilitas, lansia, dan keluarga rentan.
Pada kegiatan ini peserta mendapat pelatihan untuk mengasah kemampuan komunikasi saat turun langsung ke masyarakat.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten (Setkab) Kukar, Ahmad Taufik Hidayat mengatakan pelatihan ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Kukar dalam meningkatkan kualitas SDM. PSKS akan menjadi garda terdepan.
“Mereka kita latih buka hanya sebagai tenaga bantu, kami ingin mereka jadi relawan yang profesional paham teknologi, manajerial, dan pendampingan lapangan agar program yang di jalankan pemerintah lebih tepat sasaran,” kata Akhmad Taufik, Jumat (14/11/2025).
Hasil pelatihan ini dinilai mampu memperkuat sistem deteksi dini keluarga rentan, meningkatkan efektivitas distribusi bantuan sosial berbasis data, serta membangun ekosistem kesejahteraan sosial yang berkelanjutan.
Program peningkatan kapasitas PSKS ini juga sejalan dengan Misi Pertama Kukar Idaman, yakni mewujudkan pemerataan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.
Kata dia, melalui Program Etam Sejahtera dan RT-Ku Terbaik, PSKS akan berperan langsung di tingkat RT/RW sebagai ujung tombak layanan sosial.
Selain itu, sinergi dengan Program Kukar Bergizi Terbaik turut memperkuat intervensi gizi untuk balita stunting, sementara, Program Jaga Kukar Lestari membantu membangun posko kesejahteraan sosial berbasis lingkungan.
Akhmad Taufik mengajak seluruh PSKS untuk menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing. “Gunakan ilmu dengan bijak, jaga amanah jadikan pekerjaan ini sebagai ibadah,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...

Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten (Setkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Taufik Hidayat. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) untuk memperkuat peran masyarakat.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor sosial dan menjadikan PSKS sebagai mitra strategis pemerintah dalam penanganan kemiskinan, disabilitas, lansia, dan keluarga rentan.
Pada kegiatan ini peserta mendapat pelatihan untuk mengasah kemampuan komunikasi saat turun langsung ke masyarakat.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten (Setkab) Kukar, Ahmad Taufik Hidayat mengatakan pelatihan ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Kukar dalam meningkatkan kualitas SDM. PSKS akan menjadi garda terdepan.
“Mereka kita latih buka hanya sebagai tenaga bantu, kami ingin mereka jadi relawan yang profesional paham teknologi, manajerial, dan pendampingan lapangan agar program yang di jalankan pemerintah lebih tepat sasaran,” kata Akhmad Taufik, Jumat (14/11/2025).
Hasil pelatihan ini dinilai mampu memperkuat sistem deteksi dini keluarga rentan, meningkatkan efektivitas distribusi bantuan sosial berbasis data, serta membangun ekosistem kesejahteraan sosial yang berkelanjutan.
Program peningkatan kapasitas PSKS ini juga sejalan dengan Misi Pertama Kukar Idaman, yakni mewujudkan pemerataan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.
Kata dia, melalui Program Etam Sejahtera dan RT-Ku Terbaik, PSKS akan berperan langsung di tingkat RT/RW sebagai ujung tombak layanan sosial.
Selain itu, sinergi dengan Program Kukar Bergizi Terbaik turut memperkuat intervensi gizi untuk balita stunting, sementara, Program Jaga Kukar Lestari membantu membangun posko kesejahteraan sosial berbasis lingkungan.
Akhmad Taufik mengajak seluruh PSKS untuk menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing. “Gunakan ilmu dengan bijak, jaga amanah jadikan pekerjaan ini sebagai ibadah,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)