Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Saluran irigasi pertanian wilayah Rapak Rabau, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) akan menyiapkan program normalisasi irigasi dan perbaikan jalan pertanian di Rapak Rabau, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong dengan anggaran sekitar Rp10 miliar.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, ini merupakan respons cepat terhadap keluhan masyarakat yang selama ini kesulitan memanfaatkan lahan seluas sekitar 200 hektare di wilayah itu.
“Sebagian besar lahan mereka memang tak bisa fungsikan karena air tidak mengalir dengan baik dan sering banjir. Makanya perlu normalisasi irigasi supaya airnya bisa langsung mengalir dan membuang ke sungai dengan lancar,” kata Aulia, Sabtu (25/10/2025).
Kata dia, langkah ini sejalan dengan program Kukar Idaman Terbaik yang kini tengah fokus pada peningkatan produktivitas pertanian tanpa membuka lahan baru.
Ia menjelaskan, di Kukar sendiri ada sekitar 17 ribu hektare lahan sawah dan baru 13 ribu yang aktif di fungsikan untuk para petani. Fokus pemerintah saat ini adalah memaksimalkan potensi lahan yang sudah ada, termasuk lahan yang masuk di Kelurahan Loa Ipuh ini.
Dari hasil tinjauan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU), rencana normalisasi irigasi kini telah masuki tahap teknis.
“Dari sisi perencanaan teknis sudah bisa dilanjutkan, tinggal menunggu dukungan anggarannya, persoalan ini harus cept untuk di tindaklanjuti,” tegasnya.
Selain itu, Aulia juga menyoroti pentingnya peningkatan jalan usaha tani sebagai akses utama agar akses untuk mengangkut hasil pertanian lebih mudah.
"Jadi jalan ini kita ditargetkan masuk dalam penganggaran pada 2026 mendatang. Kita sudah minta dukungan dari anggta DPRD Kukar, Ibu Fatlon Nisa, untuk ikut mengawal supaya usulan anggaran sebesar Rp10 miliar yang diajukan Dinas PU bisa terealisasi,” ungkapnya.
Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan di kawasan pertaian melalui berbagai program seperti peningkatan anggaran pertanian, perbaikan infrastruktur irigasi dan lainnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Saluran irigasi pertanian wilayah Rapak Rabau, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) akan menyiapkan program normalisasi irigasi dan perbaikan jalan pertanian di Rapak Rabau, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong dengan anggaran sekitar Rp10 miliar.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, ini merupakan respons cepat terhadap keluhan masyarakat yang selama ini kesulitan memanfaatkan lahan seluas sekitar 200 hektare di wilayah itu.
“Sebagian besar lahan mereka memang tak bisa fungsikan karena air tidak mengalir dengan baik dan sering banjir. Makanya perlu normalisasi irigasi supaya airnya bisa langsung mengalir dan membuang ke sungai dengan lancar,” kata Aulia, Sabtu (25/10/2025).
Kata dia, langkah ini sejalan dengan program Kukar Idaman Terbaik yang kini tengah fokus pada peningkatan produktivitas pertanian tanpa membuka lahan baru.
Ia menjelaskan, di Kukar sendiri ada sekitar 17 ribu hektare lahan sawah dan baru 13 ribu yang aktif di fungsikan untuk para petani. Fokus pemerintah saat ini adalah memaksimalkan potensi lahan yang sudah ada, termasuk lahan yang masuk di Kelurahan Loa Ipuh ini.
Dari hasil tinjauan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU), rencana normalisasi irigasi kini telah masuki tahap teknis.
“Dari sisi perencanaan teknis sudah bisa dilanjutkan, tinggal menunggu dukungan anggarannya, persoalan ini harus cept untuk di tindaklanjuti,” tegasnya.
Selain itu, Aulia juga menyoroti pentingnya peningkatan jalan usaha tani sebagai akses utama agar akses untuk mengangkut hasil pertanian lebih mudah.
"Jadi jalan ini kita ditargetkan masuk dalam penganggaran pada 2026 mendatang. Kita sudah minta dukungan dari anggta DPRD Kukar, Ibu Fatlon Nisa, untuk ikut mengawal supaya usulan anggaran sebesar Rp10 miliar yang diajukan Dinas PU bisa terealisasi,” ungkapnya.
Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan di kawasan pertaian melalui berbagai program seperti peningkatan anggaran pertanian, perbaikan infrastruktur irigasi dan lainnya. (Adv)
(Sf/Rs)