Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Mulai 2026 Pemkab Pastikan Program Internet Desa Gratis Hadir di Seluruh Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    24 Oktober 2025 pukul 19:14 WITA

    Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam meningkatkan akses jaringan internet di wilayah pedesaan.

    "Kita ingin memastikan akses internet sudah tersebar dan merata di seluruh desa di Kukar," kata Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Jumat (24/10/2025).

    Ia menyebut pihaknya kini tengah menyiapkan langkah konkret seperti penyusunan kebijakan dan penghitungan pembiayaan. 

    Pemkab Kukar bahkan sudah menyiapkan alokasi dana khusus untuk mendukung implementasinya. Namun masih ada beberapa kendala teknis yang perlu diperbaiki.

    “Rencananya kita menggunakan layanan Starlink, tapi belakangan untuk kategori rumah tangga seperti yang kita pasang di Desa Sungai Bawang, Saliki dan Anggana informasinya sudah tidak tersedia lagi. Ini sedang kita bahas dengan pihak provider,” ujarnya.

    Kata dia jika Starlink tidak lagi dapat digunakan, Pemkab Kukar akan mencari alternatif lain. Tapi pemerintah harus menyiapkan biaya yang lebih tinggi dan teknis pemasangan yang lebih rumit. Oleh sebab itu koordinasi dengan berbagai penyedia layanan terus dilakukan agar program tetap berjalan sesuai target.

    Rencana awal Internet Desa Gratis ini akan dimasukkan ke dalam alokasi dana Rp150 juta per RT. Nantinya setiap RT di Kukar bisa memiliki perangkat satelit sendiri sehingga warganya bisa berbagi akses internet dengan biaya yang sangat terjangkau.

    “Kalau dalam satu RT itu ada sekitar 300 kepala keluarga, biaya langganan Starlink sekitar Rp2 jutaan per bulan itu masih bisa dijangkau dari dana RT. Jadi pasang di awal sekitar Rp5-7 juta, selanjutnya tinggal bayar bulanan saja,” sebutnya.

    Dengan skema tersebut, Pemkab Kukar ingin memastikan akses layanan internet dimulai dari unit sosial terkecil. Harapannya jika di tingkat RT sudah terkoneksi, maka di tingkat desa hingga kabupaten juga akan otomatis terhubung secara menyeluruh.

    Program ini juga menjadi bagian dari 17 Program Prioritas Kukar Idaman Terbaik, yakni Program Internet Desa Gratis. 

    Program ini juga berfokus pada peningkatan konektivitas internet, penguatan literasi digital dan pemerataan akses informasi di seluruh wilayah Kukar.

    “Dengan adanya internet di setiap RT, kita ingin masyarakat Kukar bisa lebih mudah mengakses informasi, layanan publik dan peluang ekonomi digital. Ini langkah kecil, tapi dampaknya besar,” tutupnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Mulai 2026 Pemkab Pastikan Program Internet Desa Gratis Hadir di Seluruh Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    24 Oktober 2025 pukul 19:14 WITA

    Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam meningkatkan akses jaringan internet di wilayah pedesaan.

    "Kita ingin memastikan akses internet sudah tersebar dan merata di seluruh desa di Kukar," kata Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Jumat (24/10/2025).

    Ia menyebut pihaknya kini tengah menyiapkan langkah konkret seperti penyusunan kebijakan dan penghitungan pembiayaan. 

    Pemkab Kukar bahkan sudah menyiapkan alokasi dana khusus untuk mendukung implementasinya. Namun masih ada beberapa kendala teknis yang perlu diperbaiki.

    “Rencananya kita menggunakan layanan Starlink, tapi belakangan untuk kategori rumah tangga seperti yang kita pasang di Desa Sungai Bawang, Saliki dan Anggana informasinya sudah tidak tersedia lagi. Ini sedang kita bahas dengan pihak provider,” ujarnya.

    Kata dia jika Starlink tidak lagi dapat digunakan, Pemkab Kukar akan mencari alternatif lain. Tapi pemerintah harus menyiapkan biaya yang lebih tinggi dan teknis pemasangan yang lebih rumit. Oleh sebab itu koordinasi dengan berbagai penyedia layanan terus dilakukan agar program tetap berjalan sesuai target.

    Rencana awal Internet Desa Gratis ini akan dimasukkan ke dalam alokasi dana Rp150 juta per RT. Nantinya setiap RT di Kukar bisa memiliki perangkat satelit sendiri sehingga warganya bisa berbagi akses internet dengan biaya yang sangat terjangkau.

    “Kalau dalam satu RT itu ada sekitar 300 kepala keluarga, biaya langganan Starlink sekitar Rp2 jutaan per bulan itu masih bisa dijangkau dari dana RT. Jadi pasang di awal sekitar Rp5-7 juta, selanjutnya tinggal bayar bulanan saja,” sebutnya.

    Dengan skema tersebut, Pemkab Kukar ingin memastikan akses layanan internet dimulai dari unit sosial terkecil. Harapannya jika di tingkat RT sudah terkoneksi, maka di tingkat desa hingga kabupaten juga akan otomatis terhubung secara menyeluruh.

    Program ini juga menjadi bagian dari 17 Program Prioritas Kukar Idaman Terbaik, yakni Program Internet Desa Gratis. 

    Program ini juga berfokus pada peningkatan konektivitas internet, penguatan literasi digital dan pemerataan akses informasi di seluruh wilayah Kukar.

    “Dengan adanya internet di setiap RT, kita ingin masyarakat Kukar bisa lebih mudah mengakses informasi, layanan publik dan peluang ekonomi digital. Ini langkah kecil, tapi dampaknya besar,” tutupnya. (Adv)

    (Sf/Lo)