Seputar Fakta
    Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kukar Idaman Terbaik Dorong Pemerataan Internet Gratis hingga ke Tingkat RT

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    27 Oktober 2026 pukul 20:25 WITA

    Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerataan akses internet hingga ke wilayah permukiman menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mewujudkan pengembangan dasar pembangunan kewilayahan yang berkeadilan. 

    Upaya tersebut dijalankan melalui Program RT-KU Terbaik yang menargetkan penyediaan fasilitas internet gratis bagi 3.214 rukun tetangga (RT).

    Program ini menjadi bagian dari upaya merealisasikan visi Kukar Idaman Terbaik, terutama dalam memperluas akses masyarakat terhadap infrastruktur digital. 

    Guna mendukung pelaksanaannya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar menyiapkan pendampingan teknis bagi RT. 

    Pendampingan ini dilakukan agar penyediaan layanan internet dapat disesuaikan dengan kondisi geografis, ketersediaan jaringan serta kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

    Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin menyatakan pihaknya bertugas mengawal aspek teknis program, mulai dari pemilihan teknologi, pemasangan perangkat hingga penanganan gangguan jaringan. 

    Diskominfo juga menyiapkan regulasi dan petunjuk teknis sebagai pedoman bagi RT dalam merealisasikan fasilitas tersebut.

    “Kalau kami dari Diskominfo itu mendapat tugas untuk pengawalan teknisnya. Jadi nanti bagaimana teknologinya, seperti apa pemasangannya, kemudian bagaimana penanganan kalau ada gangguan, itu di kami,” ujar Solihin, Selasa (27/10/2026).

    Ia menerangkan pemerataan akses internet di Kukar membutuhkan pendekatan berbeda karena kondisi jaringan di setiap wilayah tidak sama. 

    Bagi RT yang telah terjangkau jaringan kabel optik dapat memanfaatkan layanan penyedia internet atau provider yang tersedia.

    Sementara, bagi wilayah yang belum memiliki jaringan kabel optik, teknologi internet berbasis satelit dapat menjadi alternatif. 

    Sejumlah pilihan yang dapat dipertimbangkan yakni Starlink dan Orbit dengan menyesuaikan kebutuhan serta kondisi masing-masing RT.

    Menurutnya masih terdapat kawasan permukiman yang kesulitan memperoleh akses internet secara optimal karena letaknya jauh dari menara pemancar atau belum terjangkau layanan provider. 

    Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan teknologi yang akan digunakan.

    Selain jangkauan jaringan, kebutuhan perangkat juga akan disesuaikan dengan jumlah penduduk dan karakteristik wilayah. 

    Peralatan yang diperlukan dapat mencakup access point, router serta perangkat pendukung lainnya untuk menunjang distribusi koneksi internet kepada masyarakat.

    “RT punya dana sekian, teknologinya apa yang cocok. Nanti berapa perangkat yang kita siapkan, tergantung penduduknya,” jelasnya.

    Melalui Program RT-KU Terbaik, Pemkab Kukar berupaya memperluas kesempatan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. 

    Akses internet di tingkat desa dan RT diharapkan dapat mendukung kebutuhan komunikasi, akses informasi serta berbagai aktivitas masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kukar Idaman Terbaik Dorong Pemerataan Internet Gratis hingga ke Tingkat RT

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    27 Oktober 2026 pukul 20:25 WITA

    Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerataan akses internet hingga ke wilayah permukiman menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mewujudkan pengembangan dasar pembangunan kewilayahan yang berkeadilan. 

    Upaya tersebut dijalankan melalui Program RT-KU Terbaik yang menargetkan penyediaan fasilitas internet gratis bagi 3.214 rukun tetangga (RT).

    Program ini menjadi bagian dari upaya merealisasikan visi Kukar Idaman Terbaik, terutama dalam memperluas akses masyarakat terhadap infrastruktur digital. 

    Guna mendukung pelaksanaannya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar menyiapkan pendampingan teknis bagi RT. 

    Pendampingan ini dilakukan agar penyediaan layanan internet dapat disesuaikan dengan kondisi geografis, ketersediaan jaringan serta kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

    Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin menyatakan pihaknya bertugas mengawal aspek teknis program, mulai dari pemilihan teknologi, pemasangan perangkat hingga penanganan gangguan jaringan. 

    Diskominfo juga menyiapkan regulasi dan petunjuk teknis sebagai pedoman bagi RT dalam merealisasikan fasilitas tersebut.

    “Kalau kami dari Diskominfo itu mendapat tugas untuk pengawalan teknisnya. Jadi nanti bagaimana teknologinya, seperti apa pemasangannya, kemudian bagaimana penanganan kalau ada gangguan, itu di kami,” ujar Solihin, Selasa (27/10/2026).

    Ia menerangkan pemerataan akses internet di Kukar membutuhkan pendekatan berbeda karena kondisi jaringan di setiap wilayah tidak sama. 

    Bagi RT yang telah terjangkau jaringan kabel optik dapat memanfaatkan layanan penyedia internet atau provider yang tersedia.

    Sementara, bagi wilayah yang belum memiliki jaringan kabel optik, teknologi internet berbasis satelit dapat menjadi alternatif. 

    Sejumlah pilihan yang dapat dipertimbangkan yakni Starlink dan Orbit dengan menyesuaikan kebutuhan serta kondisi masing-masing RT.

    Menurutnya masih terdapat kawasan permukiman yang kesulitan memperoleh akses internet secara optimal karena letaknya jauh dari menara pemancar atau belum terjangkau layanan provider. 

    Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan teknologi yang akan digunakan.

    Selain jangkauan jaringan, kebutuhan perangkat juga akan disesuaikan dengan jumlah penduduk dan karakteristik wilayah. 

    Peralatan yang diperlukan dapat mencakup access point, router serta perangkat pendukung lainnya untuk menunjang distribusi koneksi internet kepada masyarakat.

    “RT punya dana sekian, teknologinya apa yang cocok. Nanti berapa perangkat yang kita siapkan, tergantung penduduknya,” jelasnya.

    Melalui Program RT-KU Terbaik, Pemkab Kukar berupaya memperluas kesempatan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. 

    Akses internet di tingkat desa dan RT diharapkan dapat mendukung kebutuhan komunikasi, akses informasi serta berbagai aktivitas masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)