Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Pembacaan doa sekaligus peresmian Jembatan Sungai Jongkang, Kecamatan Loa Kulu. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Jembatan Sungai Jongkang di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi beroperasi sebagai salah satu jalur penghubung peningkatan ekonomi kerakyatan.
Jongkang kini menjadi salah satu wilayah strategis sebagai jalur lintasan logistik menuju Kota Samarinda dan sekitarnya. Keberadaan jembatan tersebut juga sangat dibutuhkan masyarakat.
"Alhamdulillah jembatan sudah bisa digunakan. Kami ingin aktivitas warga juga berjalan dengan lancar," kata Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.
Pemkab Kukar akan selalu berupaya memenuhi kebutuhan layanan dasar masyarakat, salah satunya infrastruktur jalan yang merupakan urat nadi perekonomian.
Kini Pemkab Kukar tengah berupaya melakukan negosiasi dengan PT BBE agar masyarakat bisa lebih aman saat melintas, pihaknya juga akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Pemerimtah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) agar jalur penting ini dapat berjalan lancar.
"Jalan Jongkang ini memangkas waktu ke Samarinda, makanya jalur ini sangat strategis. Pesan saya manfaatkan dan jaga jembatan ini dengan baik, lampu penerangan jalan juga sudah ada mari kita jaga bersama,” ujarnya.
Jongkang akan menjadi daerah investasi baru, Pemkab Kukar berniat membenahi wilayah tersebut, sebab lokasi ini letaknya sangat strategis.
Dirinya berharap kehadiran jembatan ini bisa membantu perekonomian masyarakat agar lebih meningkat dan kesejahteraan dapat tercapai.
Diketahui, jembatan ini dibangun dengan anggaran sekitar Rp14,9 miliar, memiliki panjang 16 meter dan lebar tujuh meter.
Konektivitas jembatan dan jalan merupakan program prioritas utama dari pemerintah daerah, sesuai visi Kukar Idaman Terbaik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas antarwilayah di 20 kecamatan di Kukar. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Pembacaan doa sekaligus peresmian Jembatan Sungai Jongkang, Kecamatan Loa Kulu. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Jembatan Sungai Jongkang di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi beroperasi sebagai salah satu jalur penghubung peningkatan ekonomi kerakyatan.
Jongkang kini menjadi salah satu wilayah strategis sebagai jalur lintasan logistik menuju Kota Samarinda dan sekitarnya. Keberadaan jembatan tersebut juga sangat dibutuhkan masyarakat.
"Alhamdulillah jembatan sudah bisa digunakan. Kami ingin aktivitas warga juga berjalan dengan lancar," kata Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.
Pemkab Kukar akan selalu berupaya memenuhi kebutuhan layanan dasar masyarakat, salah satunya infrastruktur jalan yang merupakan urat nadi perekonomian.
Kini Pemkab Kukar tengah berupaya melakukan negosiasi dengan PT BBE agar masyarakat bisa lebih aman saat melintas, pihaknya juga akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Pemerimtah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) agar jalur penting ini dapat berjalan lancar.
"Jalan Jongkang ini memangkas waktu ke Samarinda, makanya jalur ini sangat strategis. Pesan saya manfaatkan dan jaga jembatan ini dengan baik, lampu penerangan jalan juga sudah ada mari kita jaga bersama,” ujarnya.
Jongkang akan menjadi daerah investasi baru, Pemkab Kukar berniat membenahi wilayah tersebut, sebab lokasi ini letaknya sangat strategis.
Dirinya berharap kehadiran jembatan ini bisa membantu perekonomian masyarakat agar lebih meningkat dan kesejahteraan dapat tercapai.
Diketahui, jembatan ini dibangun dengan anggaran sekitar Rp14,9 miliar, memiliki panjang 16 meter dan lebar tujuh meter.
Konektivitas jembatan dan jalan merupakan program prioritas utama dari pemerintah daerah, sesuai visi Kukar Idaman Terbaik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas antarwilayah di 20 kecamatan di Kukar. (Adv)
(Sf/Lo)