Cari disini...

Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Infografis: DKP Kukar Perkuat Fondasi di Sektor Perikanan Melalui Berbagai Program Bantuan
Tenggarong - DKP Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya memperkuat fondasi di sektor perikanan agar semakin mandiri dan berdaya saing memalui berbagai program bantuan, pelatihan, hingga pengembangan kelompok pembudidaya.
Sektor ini menjadi salah satu harapan bagi masyarakat agar tetap dapat menjalankan roda perekonomian.
Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya DKP Kukar, Sabar Handoyo mengungkapkan kini ada sekitar 1.046 kelompok pembudi daya ikan yang tersebar di seluruh Kukar, seperti nelayan budidaya keramba, kolam tanah, hingga kolam terpal.
DKP Kukar juga ingin menciptakan ekosistem yang kuat dan berkelanjutan. Pada 2025, pihaknya menargetkan penyaluran 378 juta benih ikan dan udang, serta lebih dari satu juta kilogram pakan kepada kelompok-kelompok pembudi daya di berbagai kecamatan.
Kata dia, bantuan yang diberikan tidak hanya pada komoditas ikan saja. Ada rumput laut, pakan, keramba, hingga kolam terpal.
“Bantuan ini sudah kami jalankan sejak beberapa tahun lalu dan setiap tahun kami evaluasi agar tepat sasaran,” ungkap Sabar.
DKP Kukar juga mendorong agar pembudi daya tidak bergantung pada harga pasar yang selalu berubah-ubah, mereka harus melakukan diversifikasi dan hilirisasi produk. Hasil panen tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi juga diolah menjadi produk seperti ikan asap, abon ikan, hingga pakan alternatif.
“Kami ingin para pembudi daya yang sudah menerima bantuan bisa lebih kreatif dalam mengolah hasil panennya supaya dapat meningkatkan nilai ekonominya dan rantai pasok juga lebih kuat,” jelasnya.
Selain itu, DKP juga menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan dingin (cool storage) agar dapat membantu pembudi daya menjaga kualitas hasil panen tetap segar.
“Nanti kami akan coba siapkan cool storage di sejumlah titik untuk menampung hasil panen ikan-ikan itu, terutama di wilayah yang produksi ikannya tinggi,” tuturnya.
Upaya ini merupakan bagian dari program unggulan Kukar Idaman dan di lanjutkan pada Kukar Idaman Terbaik. Program ini menargetkan dukungan bagi 25.000 nelayan dan pembudidaya, yang telah tercapai pada 2024 lalu.
“Ini bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat pesisir khususnya nelayan dan pembudidaya yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan di Kukar,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...

Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Infografis: DKP Kukar Perkuat Fondasi di Sektor Perikanan Melalui Berbagai Program Bantuan
Tenggarong - DKP Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya memperkuat fondasi di sektor perikanan agar semakin mandiri dan berdaya saing memalui berbagai program bantuan, pelatihan, hingga pengembangan kelompok pembudidaya.
Sektor ini menjadi salah satu harapan bagi masyarakat agar tetap dapat menjalankan roda perekonomian.
Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya DKP Kukar, Sabar Handoyo mengungkapkan kini ada sekitar 1.046 kelompok pembudi daya ikan yang tersebar di seluruh Kukar, seperti nelayan budidaya keramba, kolam tanah, hingga kolam terpal.
DKP Kukar juga ingin menciptakan ekosistem yang kuat dan berkelanjutan. Pada 2025, pihaknya menargetkan penyaluran 378 juta benih ikan dan udang, serta lebih dari satu juta kilogram pakan kepada kelompok-kelompok pembudi daya di berbagai kecamatan.
Kata dia, bantuan yang diberikan tidak hanya pada komoditas ikan saja. Ada rumput laut, pakan, keramba, hingga kolam terpal.
“Bantuan ini sudah kami jalankan sejak beberapa tahun lalu dan setiap tahun kami evaluasi agar tepat sasaran,” ungkap Sabar.
DKP Kukar juga mendorong agar pembudi daya tidak bergantung pada harga pasar yang selalu berubah-ubah, mereka harus melakukan diversifikasi dan hilirisasi produk. Hasil panen tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi juga diolah menjadi produk seperti ikan asap, abon ikan, hingga pakan alternatif.
“Kami ingin para pembudi daya yang sudah menerima bantuan bisa lebih kreatif dalam mengolah hasil panennya supaya dapat meningkatkan nilai ekonominya dan rantai pasok juga lebih kuat,” jelasnya.
Selain itu, DKP juga menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan dingin (cool storage) agar dapat membantu pembudi daya menjaga kualitas hasil panen tetap segar.
“Nanti kami akan coba siapkan cool storage di sejumlah titik untuk menampung hasil panen ikan-ikan itu, terutama di wilayah yang produksi ikannya tinggi,” tuturnya.
Upaya ini merupakan bagian dari program unggulan Kukar Idaman dan di lanjutkan pada Kukar Idaman Terbaik. Program ini menargetkan dukungan bagi 25.000 nelayan dan pembudidaya, yang telah tercapai pada 2024 lalu.
“Ini bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat pesisir khususnya nelayan dan pembudidaya yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan di Kukar,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)