Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Distanak Kukar Dorong Sektor Pertanian Mandiri melalui Program Kredit Kukar Idaman

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    07 November 2025 pukul 11:58 WITA

    Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara M Taufik. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar), M Taufik berkomitmen terus mendorong sektor pertanian mandiri dan berkelanjutan melalui program-program inovatif Kredit Kukar Idaman (KKI). 

    Ia menjelaskan Program KKI ini untuk memberikan pembiayaan tanpa bunga dan agunan bagi pelaku usaha, termasuk petani dan nelayan, untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan di Kukar.

    “Berdasarkan data dari Bankaltimtara, serapannya cukup baik,” kata Taufik, Jumat (7/11/2025).

    Dalam upaya memastikan program ini berjalan efektif, para penyuluh di lapangan juga aktif membantu proses sosialisasi dan pendataan calon penerima.

    “Kami kerahkan semua penyuluh menginventarisasi nama kelompok tani yang ingin menggunakan KKI, kemudian nanti diserahkan ke Bankaltimtara untuk diseleksi,” ujarnya.

    Dirinya menegaskan selekasi akan dilakukan secara ketat dengan sistem penilaian yang transparan. Mereka para pengguna akan melalui tahap penelusuran dari pihak bank demi memastikan kelayakan pinjaman.

    “Ada yang masuk kategori hijau dan ada yang merah karena masih punya tunggakan di koperasi lain langsung terdeteksi oleh Bankkaltimtara,” tegas Taufik. 

    Taufik mengungkap Pemkab Kukar juga mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi. Pada 2025, Kukar akan mendapatkan alokasi program optimasi lahan rawa seluas 1.300 hektare di tiga wilayah, Kecamatan Marangkayu, Anggana dan Samboja.

    “Jadi Program ini langsung disalurkan langsung oleh Kementerian Pertanian RI, tugas kami di dinas menentukan calon penerima manfaat serta lokasi pelaksanaan mendatang,” ungkapnya. 

    Distanak Kukar terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar seluruh petani dan peternak dapat merasakan dampak dari program tersebut.

    “Tujuan kita ingin meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani Kukar secara berkelanjutan, semoga program ini dapat dijalankan berkelanjutan,” tutupnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

    Distanak Kukar Dorong Sektor Pertanian Mandiri melalui Program Kredit Kukar Idaman

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    07 November 2025 pukul 11:58 WITA

    Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara M Taufik. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar), M Taufik berkomitmen terus mendorong sektor pertanian mandiri dan berkelanjutan melalui program-program inovatif Kredit Kukar Idaman (KKI). 

    Ia menjelaskan Program KKI ini untuk memberikan pembiayaan tanpa bunga dan agunan bagi pelaku usaha, termasuk petani dan nelayan, untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan di Kukar.

    “Berdasarkan data dari Bankaltimtara, serapannya cukup baik,” kata Taufik, Jumat (7/11/2025).

    Dalam upaya memastikan program ini berjalan efektif, para penyuluh di lapangan juga aktif membantu proses sosialisasi dan pendataan calon penerima.

    “Kami kerahkan semua penyuluh menginventarisasi nama kelompok tani yang ingin menggunakan KKI, kemudian nanti diserahkan ke Bankaltimtara untuk diseleksi,” ujarnya.

    Dirinya menegaskan selekasi akan dilakukan secara ketat dengan sistem penilaian yang transparan. Mereka para pengguna akan melalui tahap penelusuran dari pihak bank demi memastikan kelayakan pinjaman.

    “Ada yang masuk kategori hijau dan ada yang merah karena masih punya tunggakan di koperasi lain langsung terdeteksi oleh Bankkaltimtara,” tegas Taufik. 

    Taufik mengungkap Pemkab Kukar juga mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi. Pada 2025, Kukar akan mendapatkan alokasi program optimasi lahan rawa seluas 1.300 hektare di tiga wilayah, Kecamatan Marangkayu, Anggana dan Samboja.

    “Jadi Program ini langsung disalurkan langsung oleh Kementerian Pertanian RI, tugas kami di dinas menentukan calon penerima manfaat serta lokasi pelaksanaan mendatang,” ungkapnya. 

    Distanak Kukar terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar seluruh petani dan peternak dapat merasakan dampak dari program tersebut.

    “Tujuan kita ingin meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani Kukar secara berkelanjutan, semoga program ini dapat dijalankan berkelanjutan,” tutupnya. (Adv)

    (Sf/Lo)