Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Ilustrasi. (Foto:Freepik)
Tenggarong - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kukar telah memberikan bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) untuk 18 warga di Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan.
Bantuan ini meliputi upaya pemda untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil usulan desa yang diajukan sejak 2024 lalu.
“Di 2025 ini usulan kami ditindaklanjuti oleh Dinas Perkim. Alhamdulillah 18 KK sudah menerima bantuan MCK, tersebar di seluruh dusun berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan masukan dari Ketua RT,” kata Arsyad, Jumat (7/11/2025).
Ia menilai MCK merupakan sarana penting untuk menunjang kebersihan dan kesehatan masyarakat. Sanitasi yang buruk akan berpengaruh terhadap kasus stunting.
Pemdes Loa Duri Ulu terus berkomitmen mendorong berbagai program agar berdampak langsung kepada masyarakat.
“Kita ingin dengan adanya program ini bisa membantu memperbaiki kondisi itu sekaligus mendukung upaya penanganan stunting di wilayah kami,” ujarnya.
Dirinya menegaskan Pemdes Loa Duri Ulu akan terus mendukung program-program yang dijalankan oleh Dinas Perkim. “Warga penerima manfaat merasa terbantu. Kami ingin bantuan seperti ini bisa dilanjutkan agar semakin banyak keluarga yang memiliki akses terhadap sanitasi yang layak,” harapnya.
Diketahui, MCK termasuk dalam salah satu program prioritas Pemkab Kukar, yakni Program Permukiman Idaman Terbaik.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menyediakan akses terhadap sanitasi dan perumahan yang layak, serta mencegah stunting di Kukar.
Secara spesifik, pembangunan atau penyediaan MCK merupakan upaya Pemkab Kukar untuk mewujudkan pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan dan lingkungan, yang merupakan bagian dari 17 program dedikasi tersebut. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Ilustrasi. (Foto:Freepik)
Tenggarong - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kukar telah memberikan bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) untuk 18 warga di Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan.
Bantuan ini meliputi upaya pemda untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil usulan desa yang diajukan sejak 2024 lalu.
“Di 2025 ini usulan kami ditindaklanjuti oleh Dinas Perkim. Alhamdulillah 18 KK sudah menerima bantuan MCK, tersebar di seluruh dusun berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan masukan dari Ketua RT,” kata Arsyad, Jumat (7/11/2025).
Ia menilai MCK merupakan sarana penting untuk menunjang kebersihan dan kesehatan masyarakat. Sanitasi yang buruk akan berpengaruh terhadap kasus stunting.
Pemdes Loa Duri Ulu terus berkomitmen mendorong berbagai program agar berdampak langsung kepada masyarakat.
“Kita ingin dengan adanya program ini bisa membantu memperbaiki kondisi itu sekaligus mendukung upaya penanganan stunting di wilayah kami,” ujarnya.
Dirinya menegaskan Pemdes Loa Duri Ulu akan terus mendukung program-program yang dijalankan oleh Dinas Perkim. “Warga penerima manfaat merasa terbantu. Kami ingin bantuan seperti ini bisa dilanjutkan agar semakin banyak keluarga yang memiliki akses terhadap sanitasi yang layak,” harapnya.
Diketahui, MCK termasuk dalam salah satu program prioritas Pemkab Kukar, yakni Program Permukiman Idaman Terbaik.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menyediakan akses terhadap sanitasi dan perumahan yang layak, serta mencegah stunting di Kukar.
Secara spesifik, pembangunan atau penyediaan MCK merupakan upaya Pemkab Kukar untuk mewujudkan pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan dan lingkungan, yang merupakan bagian dari 17 program dedikasi tersebut. (Adv)
(Sf/Lo)