
Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Plt Kepala Disperindag Kukar, Burhanuddin (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menjaga keterjangkauan harga bahan pokok melalui operasi pasar.
Kegiatan itu digelar sebagai salah satu upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah perubahan harga pangan.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Burhanuddin, mengatakan operasi pasar kembali dilaksanakan pada dua pekan lalu di Gedung B, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tenggarong, tepatnya di depan kantor Disperindag Kukar.
Menurutnya, operasi pasar dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.
“Operasi pasar ini kami laksanakan agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujar Burhanuddin, Selasa (27/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok disediakan, mulai dari beras, telur, minyak goreng hingga gula.
Selain sejumlah bahan pokok tersebut, keterlibatan kelompok tani dan nelayan (KTN) turut menambah pilihan bahan pangan, seperti cabai, sayuran, bawang merah dan bawang putih.
Burhanuddin menyebut selisih harga sejumlah komoditas yang dijual dalam operasi pasar berkisar Rp1-5 ribu jika dibandingkan harga di pasaran.
“Selisih harganya sekitar Rp1-5 ribu kalau dibandingkan dengan harga di pasaran,” terangnya.
Ia menambahkan operasi pasar akan kembali dilaksanakan dengan menyesuaikan jadwal dan ketersediaan pasokan dari Perum Bulog.
Dengan begitu, pelaksanaan kegiatan dapat disiapkan sesuai kebutuhan dan ketersediaan bahan pokok.
Pelaksanaan operasi pasar sejalan dengan program Kukar Idaman Terbaik yang salah satu tujuannya memastikan pangan tersedia dengan aman dan murah bagi masyarakat.
Melalui operasi pasar, pemerintah daerah berupaya menjaga agar kebutuhan pokok tetap mudah dijangkau masyarakat.
Kini Disperindag Kukar akan terus berkoordinasi dengan Bulog dan pihak terkait untuk menyiapkan pelaksanaan operasi pasar berikutnya.
“Untuk pelaksanaan selanjutnya masih menunggu jadwal dari Bulog, kapan mau melaksanakannya. Kalau jadwalnya sudah ditetapkan, maka kami akan menyiapkan (fasilitasi tempat),” tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Plt Kepala Disperindag Kukar, Burhanuddin (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menjaga keterjangkauan harga bahan pokok melalui operasi pasar.
Kegiatan itu digelar sebagai salah satu upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah perubahan harga pangan.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Burhanuddin, mengatakan operasi pasar kembali dilaksanakan pada dua pekan lalu di Gedung B, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tenggarong, tepatnya di depan kantor Disperindag Kukar.
Menurutnya, operasi pasar dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.
“Operasi pasar ini kami laksanakan agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujar Burhanuddin, Selasa (27/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok disediakan, mulai dari beras, telur, minyak goreng hingga gula.
Selain sejumlah bahan pokok tersebut, keterlibatan kelompok tani dan nelayan (KTN) turut menambah pilihan bahan pangan, seperti cabai, sayuran, bawang merah dan bawang putih.
Burhanuddin menyebut selisih harga sejumlah komoditas yang dijual dalam operasi pasar berkisar Rp1-5 ribu jika dibandingkan harga di pasaran.
“Selisih harganya sekitar Rp1-5 ribu kalau dibandingkan dengan harga di pasaran,” terangnya.
Ia menambahkan operasi pasar akan kembali dilaksanakan dengan menyesuaikan jadwal dan ketersediaan pasokan dari Perum Bulog.
Dengan begitu, pelaksanaan kegiatan dapat disiapkan sesuai kebutuhan dan ketersediaan bahan pokok.
Pelaksanaan operasi pasar sejalan dengan program Kukar Idaman Terbaik yang salah satu tujuannya memastikan pangan tersedia dengan aman dan murah bagi masyarakat.
Melalui operasi pasar, pemerintah daerah berupaya menjaga agar kebutuhan pokok tetap mudah dijangkau masyarakat.
Kini Disperindag Kukar akan terus berkoordinasi dengan Bulog dan pihak terkait untuk menyiapkan pelaksanaan operasi pasar berikutnya.
“Untuk pelaksanaan selanjutnya masih menunggu jadwal dari Bulog, kapan mau melaksanakannya. Kalau jadwalnya sudah ditetapkan, maka kami akan menyiapkan (fasilitasi tempat),” tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)