Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara
Infografis: Diskop UKM Kukar Luncurkan Program ‘Jadi Pengusaha’
Tenggarong - Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan Program Jadi Pengusaha. Inisiatif pendampingan ini untuk mencetak pelaku usaha baru di daerah.
Program ini memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin memulai usahanya, tetapi masih memerlukan bimbingan. Program ini juga sekaligus untuk memperkuat ekosistem UMKM yang sesuai dengan pengembangan ekonomi daerah melalui program Kukar Idaman Terbaik.
Kabid Pengembangan UKM Diskop UKM Kukar, Fathul Alamin mengatakan banyak masyarakat yang berminat memiliki usaha tetapi mereka belum memahami cara memulai bisnis itu dengan benar.
Pihaknya berkomitmen akan terus memberikan pendampingan mulai dari pemilihan jenis usaha, penyusunan model usaha, serta pengelolaan yang sesuai standar.
“Masyarakat yang ingin berwirausaha harus mendapatkan jalur yang jelas, nanti kalau sudah untuk memulai mereka punya ilmunya,” kata Fathul, Jumat (28/11/2025).
Konsep ini dipilih karena telah terbukti lebih efektif untuk mencetak pelaku usaha yang mampu bertahan dalam jangka panjang. Melalui pendekatan tersebut, peserta akan mendapatkan pendampingan intensif hingga usahanya berdiri.
Kaya dia, jumlah pelaku UMKM yang terdata di Kabupaten Kukar hingga kini telah mencapai 60 ribuan lebih.
Dirinya berharap program ini kedepan mampu melahirkan wirausaha baru serta dapat memperkuat rantai pasok lokal dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya.
“Kami pastikan masyarakat mendapat kesempatan yang sama untuk berkembang dalam dunia usaha yang sehat,” ucapnya.
Diskop Kukar membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin memulai usaha dan berkembang. Program ini akan terus dilanjutkan. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara

Infografis: Diskop UKM Kukar Luncurkan Program ‘Jadi Pengusaha’
Tenggarong - Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan Program Jadi Pengusaha. Inisiatif pendampingan ini untuk mencetak pelaku usaha baru di daerah.
Program ini memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin memulai usahanya, tetapi masih memerlukan bimbingan. Program ini juga sekaligus untuk memperkuat ekosistem UMKM yang sesuai dengan pengembangan ekonomi daerah melalui program Kukar Idaman Terbaik.
Kabid Pengembangan UKM Diskop UKM Kukar, Fathul Alamin mengatakan banyak masyarakat yang berminat memiliki usaha tetapi mereka belum memahami cara memulai bisnis itu dengan benar.
Pihaknya berkomitmen akan terus memberikan pendampingan mulai dari pemilihan jenis usaha, penyusunan model usaha, serta pengelolaan yang sesuai standar.
“Masyarakat yang ingin berwirausaha harus mendapatkan jalur yang jelas, nanti kalau sudah untuk memulai mereka punya ilmunya,” kata Fathul, Jumat (28/11/2025).
Konsep ini dipilih karena telah terbukti lebih efektif untuk mencetak pelaku usaha yang mampu bertahan dalam jangka panjang. Melalui pendekatan tersebut, peserta akan mendapatkan pendampingan intensif hingga usahanya berdiri.
Kaya dia, jumlah pelaku UMKM yang terdata di Kabupaten Kukar hingga kini telah mencapai 60 ribuan lebih.
Dirinya berharap program ini kedepan mampu melahirkan wirausaha baru serta dapat memperkuat rantai pasok lokal dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya.
“Kami pastikan masyarakat mendapat kesempatan yang sama untuk berkembang dalam dunia usaha yang sehat,” ucapnya.
Diskop Kukar membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin memulai usaha dan berkembang. Program ini akan terus dilanjutkan. (Adv)
(Sf/Lo)