Seputar Fakta
    Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

    Dukung Produktivitas Nelayan, Pemkab Kukar Siapkan Ratusan Perahu dan Mesin Kapal

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    03 November 2026 pukul 21:32 WITA

    Ilustrasi nelayan saat mengecek hasil tangkapan (Dok: Magnific)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menjalankan program dedikasi Kukar Idaman Terbaik melalui bantuan sarana produksi bagi nelayan dan pembudi daya ikan.

    Program tersebut difokuskan pada dua sektor, yakni pengelolaan perikanan tangkap dan pengelolaan perikanan budi daya. Dukungan itu diberikan untuk membantu masyarakat meningkatkan produktivitas usaha perikanan.

    Kepala DKP Kukar, Muslik mengatakan bantuan untuk nelayan tangkap mencakup perahu fiberglass, mesin kapal atau ketinting serta alat tangkap. Sementara bagi pembudi daya ikan, bantuan diarahkan pada penyediaan benih, pakan dan keramba.

    Berdasarkan data DKP Kukar, bantuan yang disiapkan untuk sektor perikanan tangkap terdiri dari 385 unit perahu fiberglass, 228 unit mesin kapal atau ketinting, 891 pis alat tangkap jaring dan 3.007 roll kawat pengilar dengan menyasar 42 kelompok penerima.

    “Fokus kita memang pada dukungan sarana produksi. Untuk perikanan tangkap ada bantuan mesin, ketinting, perahu dan alat tangkap. Sedangkan budidaya lebih kepada benih, pakan dan keramba,” ujar Muslik, Selasa (3/11/2026).

    Ia menyebut penentuan penerima bantuan dilakukan melalui dua jalur pengusulan. Pertama, melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang menampung usulan masyarakat. 

    Kemudian kedua, melalui aspirasi anggota DPRD yang disampaikan dalam kegiatan reses. Usulan tersebut kemudian diarahkan kepada kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program, sehingga bantuan tidak diberikan secara perorangan.

    Meski sejumlah kegiatan sudah berjalan, Muslik mengakui penyaluran bantuan belum sepenuhnya lancar karena kondisi keuangan daerah. 

    Kini DKP Kukar berharap anggaran perubahan dapat mendukung kelanjutan pelaksanaan program tersebut.

    “Mudah-mudahan di perubahan ini bisa berjalan kembali sehingga semua bisa terlaksana,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

    Dukung Produktivitas Nelayan, Pemkab Kukar Siapkan Ratusan Perahu dan Mesin Kapal

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    03 November 2026 pukul 21:32 WITA

    Ilustrasi nelayan saat mengecek hasil tangkapan (Dok: Magnific)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menjalankan program dedikasi Kukar Idaman Terbaik melalui bantuan sarana produksi bagi nelayan dan pembudi daya ikan.

    Program tersebut difokuskan pada dua sektor, yakni pengelolaan perikanan tangkap dan pengelolaan perikanan budi daya. Dukungan itu diberikan untuk membantu masyarakat meningkatkan produktivitas usaha perikanan.

    Kepala DKP Kukar, Muslik mengatakan bantuan untuk nelayan tangkap mencakup perahu fiberglass, mesin kapal atau ketinting serta alat tangkap. Sementara bagi pembudi daya ikan, bantuan diarahkan pada penyediaan benih, pakan dan keramba.

    Berdasarkan data DKP Kukar, bantuan yang disiapkan untuk sektor perikanan tangkap terdiri dari 385 unit perahu fiberglass, 228 unit mesin kapal atau ketinting, 891 pis alat tangkap jaring dan 3.007 roll kawat pengilar dengan menyasar 42 kelompok penerima.

    “Fokus kita memang pada dukungan sarana produksi. Untuk perikanan tangkap ada bantuan mesin, ketinting, perahu dan alat tangkap. Sedangkan budidaya lebih kepada benih, pakan dan keramba,” ujar Muslik, Selasa (3/11/2026).

    Ia menyebut penentuan penerima bantuan dilakukan melalui dua jalur pengusulan. Pertama, melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang menampung usulan masyarakat. 

    Kemudian kedua, melalui aspirasi anggota DPRD yang disampaikan dalam kegiatan reses. Usulan tersebut kemudian diarahkan kepada kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program, sehingga bantuan tidak diberikan secara perorangan.

    Meski sejumlah kegiatan sudah berjalan, Muslik mengakui penyaluran bantuan belum sepenuhnya lancar karena kondisi keuangan daerah. 

    Kini DKP Kukar berharap anggaran perubahan dapat mendukung kelanjutan pelaksanaan program tersebut.

    “Mudah-mudahan di perubahan ini bisa berjalan kembali sehingga semua bisa terlaksana,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)