Pemerintah Kabupaten Berau

    Tingkatkan Kualitas Komunikasi Publik para OPD, Pemkab Berau Gelar Workshop

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Pemerintah Kabupaten Berau

    24 November 2025 07:31 WIB

    Foto bersama saat kegiatan Workshop Penyusunan Strategi Komunikasi Publik, di Ballroom Hotel Bumi Segah, Senin (24/11/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Workshop Penyusunan Strategi Komunikasi Publik di Ballroom Hotel Bumi Segah, Senin (24/11/2025).

    Acara ini dibuka oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Kesra, Warji. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah se-Kabupaten Berau.

    Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Warji, disampaikan bahwa perkembangan era digital saat ini menuntut pemerintah untuk mampu menyajikan informasi secara lebih cepat, akurat, dan terukur. Selain itu, dinamika media sosial membuat pengelolaan opini publik menjadi semakin kompleks.

    "Informasi saat ini bisa bergerak dalam hitungan detik, dan persepsi publik dapat terbentuk bahkan sebelum kita sempat memberikan klarifikasi. Belum lagi keberadaan media sosial, yang memungkinkan opini publik bergulir tanpa kendali," ujar Warji.

    Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mampu mengantisipasi penyebaran misinformasi dan disinformasi yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial. Oleh karena itu, penyusunan strategi komunikasi publik yang komprehensif dan terstruktur menjadi kebutuhan mendesak.

    "Penyusunan strategi komunikasi publik ini menjadi fondasi penting dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dapat diterima, dipahami, dan didukung oleh masyarakat," tuturnya.

    Dirinya juga meminta seluruh OPD untuk menyelaraskan pesan dan narasi pemerintah agar tidak tumpang tindih dan tidak menimbulkan kebingungan bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi publik yang berbasis data, konsisten, dan mampu menjangkau berbagai kelompok masyarakat.

    "Komunikasi publik semestinya mempermudah layanan masyarakat demi kepuasan masyarakat, yang menjadi tugas utama kita sebagai pelayan masyarakat," katanya.

    Menurutnya, komunikasi yang efektif akan menumbuhkan kepercayaan publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Dimana, pemerintah tidak hanya menyampaikan apa yang dikerjakan, tetapi juga menjelaskan manfaat dan alasan di balik setiap kebijakan.

    Terakhir, Warji berharap workshop ini dapat menghasilkan rekomendasi komunikasi publik yang bisa diterapkan di seluruh perangkat daerah, mulai dari perencanaan pesan hingga evaluasi dampak.

    "Semoga melalui workshop ini kita lebih responsif terhadap situasi di lapangan, adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, dan mampu membangun citra positif pemerintah daerah, menunjukkan bahwa kita hadir untuk masyarakat," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Tingkatkan Kualitas Komunikasi Publik para OPD, Pemkab Berau Gelar Workshop

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Pemerintah Kabupaten Berau

    24 November 2025 07:31 WIB

    Foto bersama saat kegiatan Workshop Penyusunan Strategi Komunikasi Publik, di Ballroom Hotel Bumi Segah, Senin (24/11/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Workshop Penyusunan Strategi Komunikasi Publik di Ballroom Hotel Bumi Segah, Senin (24/11/2025).

    Acara ini dibuka oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Kesra, Warji. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah se-Kabupaten Berau.

    Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Warji, disampaikan bahwa perkembangan era digital saat ini menuntut pemerintah untuk mampu menyajikan informasi secara lebih cepat, akurat, dan terukur. Selain itu, dinamika media sosial membuat pengelolaan opini publik menjadi semakin kompleks.

    "Informasi saat ini bisa bergerak dalam hitungan detik, dan persepsi publik dapat terbentuk bahkan sebelum kita sempat memberikan klarifikasi. Belum lagi keberadaan media sosial, yang memungkinkan opini publik bergulir tanpa kendali," ujar Warji.

    Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mampu mengantisipasi penyebaran misinformasi dan disinformasi yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial. Oleh karena itu, penyusunan strategi komunikasi publik yang komprehensif dan terstruktur menjadi kebutuhan mendesak.

    "Penyusunan strategi komunikasi publik ini menjadi fondasi penting dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dapat diterima, dipahami, dan didukung oleh masyarakat," tuturnya.

    Dirinya juga meminta seluruh OPD untuk menyelaraskan pesan dan narasi pemerintah agar tidak tumpang tindih dan tidak menimbulkan kebingungan bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi publik yang berbasis data, konsisten, dan mampu menjangkau berbagai kelompok masyarakat.

    "Komunikasi publik semestinya mempermudah layanan masyarakat demi kepuasan masyarakat, yang menjadi tugas utama kita sebagai pelayan masyarakat," katanya.

    Menurutnya, komunikasi yang efektif akan menumbuhkan kepercayaan publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Dimana, pemerintah tidak hanya menyampaikan apa yang dikerjakan, tetapi juga menjelaskan manfaat dan alasan di balik setiap kebijakan.

    Terakhir, Warji berharap workshop ini dapat menghasilkan rekomendasi komunikasi publik yang bisa diterapkan di seluruh perangkat daerah, mulai dari perencanaan pesan hingga evaluasi dampak.

    "Semoga melalui workshop ini kita lebih responsif terhadap situasi di lapangan, adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, dan mampu membangun citra positif pemerintah daerah, menunjukkan bahwa kita hadir untuk masyarakat," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)