Cari disini...

Pemerintah Kabupaten Berau
Wabup Berau, Gamalis. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan penyiapan lahan untuk pembangunan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) telah rampung. Saat ini, realisasi pembangunan tinggal menunggu arahan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).
Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, menjelaskan bahwa pembentukan BNNK harus melalui tahapan pengadaan kantor perwakilan BNNP terlebih dahulu sesuai ketentuan dari Badan Narkotika Nasional (BNN).
"BNN telah membuat keputusan bahwa pengadaan BNNK akan melalui BNNP, dengan catatan harus memiliki kantor perwakilan terlebih dahulu," ujar Gamalis.
Oleh karena itu, ia menyampaikan, dimana nantinya akan dibentuk kantor perwakilan di Berau sebelum BNNK dapat resmi berdiri.
"Nanti disini akan ada kantor perwakilannya. Jadi kita BNNK di sini, dan BNNP ada di provinsi, bukan hanya di Berau tapi di daerah juga sama," jelasnya.
Sebagai bentuk kesiapan, Pemkab Berau pun telah menyediakan lahan seluas tiga hektare di Kecamatan Gunung Tabur, tepatnya di antara SMA Negeri 5 Berau dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Gunung Tabur.
"Lahan kita sudah siap di Gunung Tabur. Insyaallah untuk semua persyaratan sudah terpenuhi, lahan yang disiapkan tiga hektare," katanya.
Namun, dirinya mengatakan bahwa meski penyiapan lahan tersebut telah rampung, Pemkab Berau masih menunggu arahan dari BNNP terkait tahapan pembangunan selanjutnya.
"Untuk target kita belum tahu karena masih menunggu dari BNNP. Kita kan disuruh siapkan lahan saja," ungkapnya.
Gamalis pun terus mendorong pembangunan tersebut agar cepat terealisasi. Namun, ia mengungkapkan bahwa pembangunan BNNK kemungkinan baru dapat direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan.
"Kan ini baru di usulkan perencanaan di 2026. Ya mungkin 2027 atau 2028 baru bisa dibangun karena ada tahap perencanaan, ada fisik, dan kita baru pengadaan 2026 ini," tambahnya.
Selain kantor BNNK, lahan yang telah disiapkan juga direncanakan akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti gudang penyimpanan barang bukti serta rumah dinas kepala BNNK.
"Jadi nanti kepala BNNK harus di situ, karena ada gudang bukti. Makanya itu harus steril seperti di Samarinda," tuturnya.
Tak hanya itu, Pemkab Berau juga membuka peluang pembangunan fasilitas rehabilitasi bagi pengguna narkoba, meski masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.
"Kalau untuk tempat rehabilitasi nanti dibicarakan lagi. Mungkin nanti ada tempat khususnya, karena kalau pun disitu nanti dilihat lagi bisa tidak di lahan tiga hektare itu dibangun. Jadi kita belum tahu," ujarnya.
Gamalis berharap kehadiran BNNK nantinya dapat memperkuat upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Kabupaten Berau. Selama ini, Pemkab Berau juga terus menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum dalam melakukan pengawasan.
"Kita terus bekerja sama dengan Polres Berau, Polres Kutai Timur, dan lainnya. Khususnya Samarinda, kita terus melakukan monitoring terkait peredaran narkoba dan dengan hadirnya nanti BNNK ini kita harap dapat menekan peredaran narkotika khususnya di Berau," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Pemerintah Kabupaten Berau

Wabup Berau, Gamalis. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan penyiapan lahan untuk pembangunan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) telah rampung. Saat ini, realisasi pembangunan tinggal menunggu arahan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).
Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, menjelaskan bahwa pembentukan BNNK harus melalui tahapan pengadaan kantor perwakilan BNNP terlebih dahulu sesuai ketentuan dari Badan Narkotika Nasional (BNN).
"BNN telah membuat keputusan bahwa pengadaan BNNK akan melalui BNNP, dengan catatan harus memiliki kantor perwakilan terlebih dahulu," ujar Gamalis.
Oleh karena itu, ia menyampaikan, dimana nantinya akan dibentuk kantor perwakilan di Berau sebelum BNNK dapat resmi berdiri.
"Nanti disini akan ada kantor perwakilannya. Jadi kita BNNK di sini, dan BNNP ada di provinsi, bukan hanya di Berau tapi di daerah juga sama," jelasnya.
Sebagai bentuk kesiapan, Pemkab Berau pun telah menyediakan lahan seluas tiga hektare di Kecamatan Gunung Tabur, tepatnya di antara SMA Negeri 5 Berau dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Gunung Tabur.
"Lahan kita sudah siap di Gunung Tabur. Insyaallah untuk semua persyaratan sudah terpenuhi, lahan yang disiapkan tiga hektare," katanya.
Namun, dirinya mengatakan bahwa meski penyiapan lahan tersebut telah rampung, Pemkab Berau masih menunggu arahan dari BNNP terkait tahapan pembangunan selanjutnya.
"Untuk target kita belum tahu karena masih menunggu dari BNNP. Kita kan disuruh siapkan lahan saja," ungkapnya.
Gamalis pun terus mendorong pembangunan tersebut agar cepat terealisasi. Namun, ia mengungkapkan bahwa pembangunan BNNK kemungkinan baru dapat direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan.
"Kan ini baru di usulkan perencanaan di 2026. Ya mungkin 2027 atau 2028 baru bisa dibangun karena ada tahap perencanaan, ada fisik, dan kita baru pengadaan 2026 ini," tambahnya.
Selain kantor BNNK, lahan yang telah disiapkan juga direncanakan akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti gudang penyimpanan barang bukti serta rumah dinas kepala BNNK.
"Jadi nanti kepala BNNK harus di situ, karena ada gudang bukti. Makanya itu harus steril seperti di Samarinda," tuturnya.
Tak hanya itu, Pemkab Berau juga membuka peluang pembangunan fasilitas rehabilitasi bagi pengguna narkoba, meski masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.
"Kalau untuk tempat rehabilitasi nanti dibicarakan lagi. Mungkin nanti ada tempat khususnya, karena kalau pun disitu nanti dilihat lagi bisa tidak di lahan tiga hektare itu dibangun. Jadi kita belum tahu," ujarnya.
Gamalis berharap kehadiran BNNK nantinya dapat memperkuat upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Kabupaten Berau. Selama ini, Pemkab Berau juga terus menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum dalam melakukan pengawasan.
"Kita terus bekerja sama dengan Polres Berau, Polres Kutai Timur, dan lainnya. Khususnya Samarinda, kita terus melakukan monitoring terkait peredaran narkoba dan dengan hadirnya nanti BNNK ini kita harap dapat menekan peredaran narkotika khususnya di Berau," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)