Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemkab Berau Pastikan Bantuan Rp500 Juta Tepat Sasaran untuk Masyarakat Terdampak Karhutla

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    28 Agustus 2026 pukul 17:07 WITA

    Peninjauan ke lokasi Karhutla di Kabupaten Berau. (Foto: istimewa)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyiapkan pemetaan wilayah terdampak untuk memastikan bantuan dana sebesar Rp500 juta dari Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, dapat disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, mengatakan bantuan tersebut akan terlebih dahulu dilaporkan kepada Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, kemudian dikoordinasikan bersama perangkat daerah terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perkebunan (Disbun).

    "Kemarin ada bantuan berupa dana sebesar Rp500 juta. Ini akan kami laporkan ke Ibu Bupati dan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait seperti BPBD serta Disbun," ujar Gamalis.

    Ia menjelaskan, bantuan tersebut diberikan dengan arahan agar dapat didistribusikan dengan baik kepada pihak yang terdampak karhutla. Karena itu, Pemkab Berau akan melakukan mapping untuk mengetahui wilayah mana saja yang terdampak dan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

    "Kita akan petakan dulu daerah-daerah mana yang terdampak. Arahan utamanya memang untuk warga terdampak," katanya.

    Dirinya pun menyebut, pemetaan tersebut menjadi langkah penting sebelum bantuan disalurkan. Dengan begitu, bantuan yang tersedia dapat diberikan berdasarkan kondisi dan tingkat dampak yang dialami masyarakat di masing-masing wilayah.

    Selain itu, Pemkab Berau juga akan mengkaji kemungkinan pemanfaatan bantuan untuk menunjang kebutuhan petugas pemadam karhutla di lapangan. Di antaranya penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), konsumsi, maupun kebutuhan pendukung lainnya.

    "Nanti kita lihat lagi apakah bisa juga untuk penunjang sarana petugas, seperti penyediaan APD maupun konsumsi bagi tim pemadam," terangnya.

    Wabup Berau, Gamalis. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Meski demikian, Wabup menegaskan fokus utama bantuan tetap diarahkan kepada masyarakat yang terdampak, sesuai dengan arahan dari pihak pemberi bantuan.

    Pemkab Berau juga akan memperkuat koordinasi lintas sektor agar pemanfaatan dana tersebut berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan penanganan karhutla di lapangan.

    "Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Kami akan berusaha mendistribusikan agar tepat sasaran dan mudah-mudahan dengan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak karhutla," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemkab Berau Pastikan Bantuan Rp500 Juta Tepat Sasaran untuk Masyarakat Terdampak Karhutla

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    28 Agustus 2026 pukul 17:07 WITA

    Peninjauan ke lokasi Karhutla di Kabupaten Berau. (Foto: istimewa)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyiapkan pemetaan wilayah terdampak untuk memastikan bantuan dana sebesar Rp500 juta dari Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, dapat disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, mengatakan bantuan tersebut akan terlebih dahulu dilaporkan kepada Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, kemudian dikoordinasikan bersama perangkat daerah terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perkebunan (Disbun).

    "Kemarin ada bantuan berupa dana sebesar Rp500 juta. Ini akan kami laporkan ke Ibu Bupati dan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait seperti BPBD serta Disbun," ujar Gamalis.

    Ia menjelaskan, bantuan tersebut diberikan dengan arahan agar dapat didistribusikan dengan baik kepada pihak yang terdampak karhutla. Karena itu, Pemkab Berau akan melakukan mapping untuk mengetahui wilayah mana saja yang terdampak dan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

    "Kita akan petakan dulu daerah-daerah mana yang terdampak. Arahan utamanya memang untuk warga terdampak," katanya.

    Dirinya pun menyebut, pemetaan tersebut menjadi langkah penting sebelum bantuan disalurkan. Dengan begitu, bantuan yang tersedia dapat diberikan berdasarkan kondisi dan tingkat dampak yang dialami masyarakat di masing-masing wilayah.

    Selain itu, Pemkab Berau juga akan mengkaji kemungkinan pemanfaatan bantuan untuk menunjang kebutuhan petugas pemadam karhutla di lapangan. Di antaranya penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), konsumsi, maupun kebutuhan pendukung lainnya.

    "Nanti kita lihat lagi apakah bisa juga untuk penunjang sarana petugas, seperti penyediaan APD maupun konsumsi bagi tim pemadam," terangnya.

    Wabup Berau, Gamalis. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Meski demikian, Wabup menegaskan fokus utama bantuan tetap diarahkan kepada masyarakat yang terdampak, sesuai dengan arahan dari pihak pemberi bantuan.

    Pemkab Berau juga akan memperkuat koordinasi lintas sektor agar pemanfaatan dana tersebut berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan penanganan karhutla di lapangan.

    "Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Kami akan berusaha mendistribusikan agar tepat sasaran dan mudah-mudahan dengan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak karhutla," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)