Cari disini...

Pemerintah Kabupaten Berau
Foto bersama saat acara Advokasi Kebijakan dan Pendampingan kepada Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan, di Ballroom Hotel Grand Parama, Kamis, (14/8/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Berau, Warji membuka secara resmi acara Advokasi Kebijakan dan Pendampingan kepada Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan bertema "Putaran dan Prisma bagi Organisasi", di Ballroom Hotel Grand Parama, Kamis, (14/8/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang diwakili oleh Plt Asisten II Setda Kabupaten Berau, Warji mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau terus melaksanakan agenda pemberdayaan perempuan, termasuk yang berfokus pada sektor ekonomi kreatif, yang mana tujuannya adalah meningkatkan harkat dan martabat kaum perempuan agar semakin berdaya, bersaing, sebagai kontribusi nyata pada masyarakat.
"Saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan hari ini. Kegiatan ini juga dapat memperkuat komitmen dan kepedulian bersama terhadap pentingnya kesejahteraan hidup bagi perempuan, yang sejatinya memiliki peranan penting untuk menyukseskan program pembangunan daerah di berbagai tingkatan," ujar Warji.
Ia pun mendorong kepada seluruh kaum perempuan khususnya yang tergabung dalam organisasi wanita agar dapat melaksanakan program kerja yang mengarah kepada pembinaan serta pemberdayaan, sehingga peran organisasi wanita dalam pembangunan akan memberikan sumbangsih lebih nyata.
"Bonus demografi di Indonesia merupakan tantangan bagi daerah, terutama dalam mempersiapkan anak-anak sebagai Generasi Emas Indonesia 2045," tuturnya.
Dirinya mengatakan sejalan dengan hal tersebut, peran perempuan dan kaum ibu sebagai madrasah pertama dan utama bagi anak-anaknya, menjadikan sosok ibu sebagai penentu proses tumbuh kembang serta masa depan anak.
"Saya mengharapkan, anak-anak Indonesia khususnya anak-anak Berau menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, sehat, unggul, berdaya saing, berkarakter dan bersendikan nilai-nilai moral yang kuat," ungkapnya.
Warji pun menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Berau untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang kelak diharapkan mampu mengelola kekayaan sumber daya alam dan potensi Kabupaten Berau untuk kesejahteraan masyarakat, membawa daerah ini ke arah yang semakin baik.
"Sehingganya, pemenuhan hak-hak perempuan untuk berdaya harus ditunaikan. Perlu kita sadari bersama, bahwa sumber daya manusia adalah kunci keberhasilan suatu pembangunan daerah," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Pemerintah Kabupaten Berau

Foto bersama saat acara Advokasi Kebijakan dan Pendampingan kepada Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan, di Ballroom Hotel Grand Parama, Kamis, (14/8/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Berau, Warji membuka secara resmi acara Advokasi Kebijakan dan Pendampingan kepada Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan bertema "Putaran dan Prisma bagi Organisasi", di Ballroom Hotel Grand Parama, Kamis, (14/8/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang diwakili oleh Plt Asisten II Setda Kabupaten Berau, Warji mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau terus melaksanakan agenda pemberdayaan perempuan, termasuk yang berfokus pada sektor ekonomi kreatif, yang mana tujuannya adalah meningkatkan harkat dan martabat kaum perempuan agar semakin berdaya, bersaing, sebagai kontribusi nyata pada masyarakat.
"Saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan hari ini. Kegiatan ini juga dapat memperkuat komitmen dan kepedulian bersama terhadap pentingnya kesejahteraan hidup bagi perempuan, yang sejatinya memiliki peranan penting untuk menyukseskan program pembangunan daerah di berbagai tingkatan," ujar Warji.
Ia pun mendorong kepada seluruh kaum perempuan khususnya yang tergabung dalam organisasi wanita agar dapat melaksanakan program kerja yang mengarah kepada pembinaan serta pemberdayaan, sehingga peran organisasi wanita dalam pembangunan akan memberikan sumbangsih lebih nyata.
"Bonus demografi di Indonesia merupakan tantangan bagi daerah, terutama dalam mempersiapkan anak-anak sebagai Generasi Emas Indonesia 2045," tuturnya.
Dirinya mengatakan sejalan dengan hal tersebut, peran perempuan dan kaum ibu sebagai madrasah pertama dan utama bagi anak-anaknya, menjadikan sosok ibu sebagai penentu proses tumbuh kembang serta masa depan anak.
"Saya mengharapkan, anak-anak Indonesia khususnya anak-anak Berau menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, sehat, unggul, berdaya saing, berkarakter dan bersendikan nilai-nilai moral yang kuat," ungkapnya.
Warji pun menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Berau untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang kelak diharapkan mampu mengelola kekayaan sumber daya alam dan potensi Kabupaten Berau untuk kesejahteraan masyarakat, membawa daerah ini ke arah yang semakin baik.
"Sehingganya, pemenuhan hak-hak perempuan untuk berdaya harus ditunaikan. Perlu kita sadari bersama, bahwa sumber daya manusia adalah kunci keberhasilan suatu pembangunan daerah," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)