Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemkab Berau Dorong Kemudahan Pembiayaan Perbankan bagi UMKM

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    02 Oktober 2026 pukul 16:30 WITA

    Sekda Berau, Muhammad Said. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemkab Berau mendorong kemudahan akses pembiayaan melalui perbankan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Akses modal dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pengembangan usaha, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Business Matching Pembiayaan serta Edukasi dan Literasi Keuangan UMKM (BIMA ETAM) Seri ke-7, di Ruang Rapat RPJPD Bapperida Berau, Jumat (2/10/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim-Kaltara, Bank Indonesia (BI) dan lembaga perbankan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, mengatakan BIMA ETAM menjadi langkah positif untuk mempertemukan pelaku UMKM secara langsung dengan lembaga keuangan resmi. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memperluas akses pembiayaan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan.

    "Atas nama Pemkab Berau, saya menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta memperkuat sinergi instansi atau lembaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Said.

    Ia pun menyampaikan bahwa pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan risiko pinjaman ilegal. Peserta juga dapat memanfaatkan desk pembiayaan dan mini perbankan untuk berkonsultasi secara langsung maupun mengajukan modal usaha.

    Selain itu, dirinya menilai UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, kemudahan mendapatkan modal perlu diikuti dengan pembinaan agar pembiayaan yang diperoleh benar-benar mampu mendorong perkembangan usaha.

    "UMKM merupakan motor penggerak roda ekonomi yang berpotensi besar membuka lapangan kerja baru jika didukung oleh akses permodalan yang optimal," katanya.

    Pemkab Berau juga meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, khususnya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), untuk konsisten memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM.

    "Pendampingan ini mencakup pembinaan dan pengembangan usaha agar pelaku UMKM mampu meningkatkan kapasitas bisnisnya," tambahnya.

    Tak hanya itu, Said mengingatkan pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan kreativitas. Pelaku usaha juga didorong beradaptasi dengan sistem pembayaran non-tunai atau cashless.

    "Saya juga berharap akses bagi masyarakat untuk mendapatkan modal pembiayaan dari perbankan dapat semakin mudah diakses. Sehingga muncul pelaku-pelaku UMKM potensial, guna peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Bumi Batiwakkal," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemkab Berau Dorong Kemudahan Pembiayaan Perbankan bagi UMKM

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    02 Oktober 2026 pukul 16:30 WITA

    Sekda Berau, Muhammad Said. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemkab Berau mendorong kemudahan akses pembiayaan melalui perbankan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Akses modal dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pengembangan usaha, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Business Matching Pembiayaan serta Edukasi dan Literasi Keuangan UMKM (BIMA ETAM) Seri ke-7, di Ruang Rapat RPJPD Bapperida Berau, Jumat (2/10/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim-Kaltara, Bank Indonesia (BI) dan lembaga perbankan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, mengatakan BIMA ETAM menjadi langkah positif untuk mempertemukan pelaku UMKM secara langsung dengan lembaga keuangan resmi. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memperluas akses pembiayaan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan.

    "Atas nama Pemkab Berau, saya menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta memperkuat sinergi instansi atau lembaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Said.

    Ia pun menyampaikan bahwa pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan risiko pinjaman ilegal. Peserta juga dapat memanfaatkan desk pembiayaan dan mini perbankan untuk berkonsultasi secara langsung maupun mengajukan modal usaha.

    Selain itu, dirinya menilai UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, kemudahan mendapatkan modal perlu diikuti dengan pembinaan agar pembiayaan yang diperoleh benar-benar mampu mendorong perkembangan usaha.

    "UMKM merupakan motor penggerak roda ekonomi yang berpotensi besar membuka lapangan kerja baru jika didukung oleh akses permodalan yang optimal," katanya.

    Pemkab Berau juga meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, khususnya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), untuk konsisten memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM.

    "Pendampingan ini mencakup pembinaan dan pengembangan usaha agar pelaku UMKM mampu meningkatkan kapasitas bisnisnya," tambahnya.

    Tak hanya itu, Said mengingatkan pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan kreativitas. Pelaku usaha juga didorong beradaptasi dengan sistem pembayaran non-tunai atau cashless.

    "Saya juga berharap akses bagi masyarakat untuk mendapatkan modal pembiayaan dari perbankan dapat semakin mudah diakses. Sehingga muncul pelaku-pelaku UMKM potensial, guna peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Bumi Batiwakkal," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)