Seputar Fakta
    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemkab Berau Dorong Ekspor Lobster dan Kerapu untuk Dongkrak PAD

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    02 November 2026 pukul 21:14 WITA

    Ikan kerapu perairan Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputardakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong optimalisasi sektor kelautan dan perikanan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

    Salah satu upaya yang dilakukan yakni memaksimalkan potensi ekspor komoditas unggulan, khususnya lobster dan ikan kerapu yang memiliki pasar di tingkat internasional.

    Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, mengatakan lobster dan kerapu memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal. Selain menjadi sumber penghasilan bagi nelayan, kedua komoditas tersebut juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

    "PAD merupakan sumber keuangan yang vital bagi APBD kita. Dengan potensi lobster yang semakin bagus saat ini, kita akan terus mendorong masyarakat nelayan maupun perusahaan pengelola lobster untuk aktif melakukan produksi dan ekspor demi memenuhi pasokan pasar internasional," ujar Gamalis.

    Ia menyampaikan, selain lobster, ikan kerapu juga menjadi salah satu komoditas ekspor andalan Kabupaten Berau. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar sektor perikanan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

    "Lobster dan kerapu ini menjadi komoditas unggulan kita. Nelayan kita yang hari ini mengekspor ke luar negeri menjadi andalan Kabupaten Berau, sehingga harus kita berikan perhatian penuh," tegasnya.

    Dirinya menekankan bahwa, pengembangan kedua komoditas tersebut perlu diimbangi dengan edukasi dan alih teknologi bagi nelayan. Langkah ini penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil tangkapan maupun budidaya secara berkelanjutan.

    Selain itu, Gamalis mengatakan bahwa dukungan pembiayaan dan pembinaan teknis juga diperlukan agar nelayan dapat mengembangkan usaha serta meningkatkan nilai ekonomi hasil laut. Dengan demikian, potensi perikanan Berau dapat dimanfaatkan secara optimal dan mampu bersaing di pasar internasional.

    "Saya berharap peningkatan produksi dan ekspor lobster serta kerapu tidak hanya berdampak pada kesejahteraan nelayan, tapi juga dapat memperkuat kontribusi sektor kelautan dan perikanan terhadap PAD serta pembangunan daerah," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemkab Berau Dorong Ekspor Lobster dan Kerapu untuk Dongkrak PAD

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    02 November 2026 pukul 21:14 WITA

    Ikan kerapu perairan Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputardakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong optimalisasi sektor kelautan dan perikanan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

    Salah satu upaya yang dilakukan yakni memaksimalkan potensi ekspor komoditas unggulan, khususnya lobster dan ikan kerapu yang memiliki pasar di tingkat internasional.

    Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, mengatakan lobster dan kerapu memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal. Selain menjadi sumber penghasilan bagi nelayan, kedua komoditas tersebut juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

    "PAD merupakan sumber keuangan yang vital bagi APBD kita. Dengan potensi lobster yang semakin bagus saat ini, kita akan terus mendorong masyarakat nelayan maupun perusahaan pengelola lobster untuk aktif melakukan produksi dan ekspor demi memenuhi pasokan pasar internasional," ujar Gamalis.

    Ia menyampaikan, selain lobster, ikan kerapu juga menjadi salah satu komoditas ekspor andalan Kabupaten Berau. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar sektor perikanan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

    "Lobster dan kerapu ini menjadi komoditas unggulan kita. Nelayan kita yang hari ini mengekspor ke luar negeri menjadi andalan Kabupaten Berau, sehingga harus kita berikan perhatian penuh," tegasnya.

    Dirinya menekankan bahwa, pengembangan kedua komoditas tersebut perlu diimbangi dengan edukasi dan alih teknologi bagi nelayan. Langkah ini penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil tangkapan maupun budidaya secara berkelanjutan.

    Selain itu, Gamalis mengatakan bahwa dukungan pembiayaan dan pembinaan teknis juga diperlukan agar nelayan dapat mengembangkan usaha serta meningkatkan nilai ekonomi hasil laut. Dengan demikian, potensi perikanan Berau dapat dimanfaatkan secara optimal dan mampu bersaing di pasar internasional.

    "Saya berharap peningkatan produksi dan ekspor lobster serta kerapu tidak hanya berdampak pada kesejahteraan nelayan, tapi juga dapat memperkuat kontribusi sektor kelautan dan perikanan terhadap PAD serta pembangunan daerah," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)