Seputar Fakta
    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemkab Berau Bidik Dukungan Pusat untuk Perluasan Jaringan Air Minum hingga Kampung

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    02 November 2026 pukul 12:45 WITA

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, beserta rombongan menemui Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, di Jakarta. (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membidik dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat perluasan jaringan air minum hingga ke seluruh kampung. Langkah ini dilakukan agar pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dapat berjalan lebih merata, termasuk di wilayah pesisir, kepulauan, dan pedalaman.

    Upaya tersebut dilakukan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dengan menemui Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Sugeng Paryanto, di Jakarta, Jumat (30/10/2026). Pertemuan itu turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Fendra Firnawan.

    Dalam pertemuan tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih memaparkan kondisi layanan air minum di Kabupaten Berau serta berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan akses masyarakat.

    Ia menyebut, keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar. Karena itu, dukungan pemerintah pusat melalui kementerian terkait sangat diharapkan.

    "Kami berharap dukungan peningkatan layanan air minum, baik melalui revitalisasi sistem pengelolaan air minum maupun perluasan jaringan perpipaan," ujar Sri Juniarsih.

    Menurutnya, kebutuhan perluasan jaringan air minum tidak hanya berada di kawasan perkotaan. Sejumlah kampung yang menjadi destinasi wisata, seperti Pulau Derawan, Maratua, dan Kecamatan Biduk-Biduk, juga masih membutuhkan peningkatan layanan.

    "Pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kunjungan wisatawan di wilayah Berau perlu diimbangi dengan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai, termasuk akses air minum," tuturnya.

    Tak hanya itu, dirinya menyampaikan bahwa sejumlah kampung di pedalaman Berau juga masih membutuhkan peningkatan layanan. Untuk itu, Pemkab Berau berharap program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) melalui Ditjen Cipta Karya dapat terus berlanjut, terutama untuk menjangkau kampung-kampung yang masih memerlukan pembangunan jaringan.

    Sementara itu, ia juga menjelaskan, pemerintah daerah telah mengalokasikan APBD untuk merealisasikan pembangunan layanan air minum di beberapa kampung. Namun, perluasan jangkauan pelayanan membutuhkan dukungan pendanaan tambahan agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal.

    "Melalui APBD, kami telah merealisasikan pembangunan di beberapa kampung. Dengan keterbatasan anggaran saat ini, dukungan pemerintah pusat sangat kami harapkan," terangnya.

    Terakhir, Bupati berharap, pada periode kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis, pembangunan jaringan air minum dapat terus dilakukan secara bertahap hingga menjangkau lebih banyak kampung.

    "Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, kami berharap akses air minum yang memadai dapat dinikmati semakin banyak masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemkab Berau Bidik Dukungan Pusat untuk Perluasan Jaringan Air Minum hingga Kampung

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    02 November 2026 pukul 12:45 WITA

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, beserta rombongan menemui Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, di Jakarta. (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membidik dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat perluasan jaringan air minum hingga ke seluruh kampung. Langkah ini dilakukan agar pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dapat berjalan lebih merata, termasuk di wilayah pesisir, kepulauan, dan pedalaman.

    Upaya tersebut dilakukan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dengan menemui Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Sugeng Paryanto, di Jakarta, Jumat (30/10/2026). Pertemuan itu turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Fendra Firnawan.

    Dalam pertemuan tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih memaparkan kondisi layanan air minum di Kabupaten Berau serta berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan akses masyarakat.

    Ia menyebut, keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar. Karena itu, dukungan pemerintah pusat melalui kementerian terkait sangat diharapkan.

    "Kami berharap dukungan peningkatan layanan air minum, baik melalui revitalisasi sistem pengelolaan air minum maupun perluasan jaringan perpipaan," ujar Sri Juniarsih.

    Menurutnya, kebutuhan perluasan jaringan air minum tidak hanya berada di kawasan perkotaan. Sejumlah kampung yang menjadi destinasi wisata, seperti Pulau Derawan, Maratua, dan Kecamatan Biduk-Biduk, juga masih membutuhkan peningkatan layanan.

    "Pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kunjungan wisatawan di wilayah Berau perlu diimbangi dengan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai, termasuk akses air minum," tuturnya.

    Tak hanya itu, dirinya menyampaikan bahwa sejumlah kampung di pedalaman Berau juga masih membutuhkan peningkatan layanan. Untuk itu, Pemkab Berau berharap program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) melalui Ditjen Cipta Karya dapat terus berlanjut, terutama untuk menjangkau kampung-kampung yang masih memerlukan pembangunan jaringan.

    Sementara itu, ia juga menjelaskan, pemerintah daerah telah mengalokasikan APBD untuk merealisasikan pembangunan layanan air minum di beberapa kampung. Namun, perluasan jangkauan pelayanan membutuhkan dukungan pendanaan tambahan agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal.

    "Melalui APBD, kami telah merealisasikan pembangunan di beberapa kampung. Dengan keterbatasan anggaran saat ini, dukungan pemerintah pusat sangat kami harapkan," terangnya.

    Terakhir, Bupati berharap, pada periode kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis, pembangunan jaringan air minum dapat terus dilakukan secara bertahap hingga menjangkau lebih banyak kampung.

    "Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, kami berharap akses air minum yang memadai dapat dinikmati semakin banyak masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)