Seputar Fakta
    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Lima Jabatan Pimpinan Tinggi Berau Terisi, Bupati Soroti Tanggung Jawab

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    03 November 2026 pukul 20:12 WITA

    Pelantikan lima pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, di Gedung Balai Mufakat, Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan lima pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. 

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memimpin langsung prosesi pelantikan di Gedung Balai Mufakat, Selasa (3/11/2026). Ia menekankan besarnya tanggung jawab yang harus dijalankan para pejabat dalam mendukung kinerja pemerintahan.

    Pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Berau Muhammad Said, Asisten III Setda Berau Maulidiyah, staf ahli bupati, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

    Lima pejabat yang dilantik yakni Desmus Erisya sebagai Sekretaris DPRD Berau, Risma Rosehan sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Aidil Fitri sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak, Tri Anggoro Raharjo sebagai Kepala Dinas Perkebunan, serta Arif Rudi Hermawan sebagai Kepala Dinas Pangan.

    Sebelum menempati jabatan baru, Desmus Erisya menjabat Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau. Risma Rosehan sebelumnya merupakan Sekretaris Satpol PP, Aidil Fitri menjabat Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Tri Anggoro Raharjo menjabat Sekretaris Dinas Pertanahan, sedangkan Arif Rudi Hermawan merupakan Kepala Bidang Penunjang pada RSUD dr Abdul Rivai.

    Pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari penataan birokrasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Prosesnya telah memperoleh persetujuan dan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) berdasarkan hasil uji kompetensi JPT di lingkungan Pemkab Berau.

    Bupati Sri mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan baru tidak sekadar perubahan posisi, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih besar terhadap organisasi dan masyarakat.

    "Mulai hari ini, saudara-saudara mengemban tugas baru yang tentu lebih berat. Karena itu, diperlukan profesionalisme, tanggung jawab, fokus, dedikasi, serta integritas dan loyalitas," ujar Sri.

    Ia menegaskan, para pejabat harus mampu menunjukkan kinerja nyata dan menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Kompetensi yang dimiliki juga harus dibarengi loyalitas terhadap kepemimpinan untuk menjaga kondusivitas dan keselarasan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

    "Bapak-Ibu dituntut untuk bekerja dan tidak terpengaruh oleh dinamika sosial politik. Ketika ada di antara kita yang terafiliasi dengan unsur politik, hal itu akan mencederai kinerja," tegasnya.

    Oleh karena itu, untuk memperkuat pelaksanaan tugas, Bupati meminta seluruh kepala OPD, asisten, dan staf ahli menyampaikan laporan berkala. Koordinasi dengan sekretaris dan kepala bidang juga harus berjalan baik agar setiap persoalan dapat segera diketahui dan ditangani.

    Sri Juniarsih berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat koordinasi lintas bidang, serta meningkatkan efektivitas kerja di masing-masing perangkat daerah.

    "Saya berharap dengan pengisian lima jabatan baru ini dapat semakin optimal dalam menjalankan program pembangunan dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Lima Jabatan Pimpinan Tinggi Berau Terisi, Bupati Soroti Tanggung Jawab

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    03 November 2026 pukul 20:12 WITA

    Pelantikan lima pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, di Gedung Balai Mufakat, Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan lima pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. 

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memimpin langsung prosesi pelantikan di Gedung Balai Mufakat, Selasa (3/11/2026). Ia menekankan besarnya tanggung jawab yang harus dijalankan para pejabat dalam mendukung kinerja pemerintahan.

    Pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Berau Muhammad Said, Asisten III Setda Berau Maulidiyah, staf ahli bupati, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

    Lima pejabat yang dilantik yakni Desmus Erisya sebagai Sekretaris DPRD Berau, Risma Rosehan sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Aidil Fitri sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak, Tri Anggoro Raharjo sebagai Kepala Dinas Perkebunan, serta Arif Rudi Hermawan sebagai Kepala Dinas Pangan.

    Sebelum menempati jabatan baru, Desmus Erisya menjabat Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau. Risma Rosehan sebelumnya merupakan Sekretaris Satpol PP, Aidil Fitri menjabat Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Tri Anggoro Raharjo menjabat Sekretaris Dinas Pertanahan, sedangkan Arif Rudi Hermawan merupakan Kepala Bidang Penunjang pada RSUD dr Abdul Rivai.

    Pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari penataan birokrasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Prosesnya telah memperoleh persetujuan dan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) berdasarkan hasil uji kompetensi JPT di lingkungan Pemkab Berau.

    Bupati Sri mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan baru tidak sekadar perubahan posisi, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih besar terhadap organisasi dan masyarakat.

    "Mulai hari ini, saudara-saudara mengemban tugas baru yang tentu lebih berat. Karena itu, diperlukan profesionalisme, tanggung jawab, fokus, dedikasi, serta integritas dan loyalitas," ujar Sri.

    Ia menegaskan, para pejabat harus mampu menunjukkan kinerja nyata dan menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Kompetensi yang dimiliki juga harus dibarengi loyalitas terhadap kepemimpinan untuk menjaga kondusivitas dan keselarasan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

    "Bapak-Ibu dituntut untuk bekerja dan tidak terpengaruh oleh dinamika sosial politik. Ketika ada di antara kita yang terafiliasi dengan unsur politik, hal itu akan mencederai kinerja," tegasnya.

    Oleh karena itu, untuk memperkuat pelaksanaan tugas, Bupati meminta seluruh kepala OPD, asisten, dan staf ahli menyampaikan laporan berkala. Koordinasi dengan sekretaris dan kepala bidang juga harus berjalan baik agar setiap persoalan dapat segera diketahui dan ditangani.

    Sri Juniarsih berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat koordinasi lintas bidang, serta meningkatkan efektivitas kerja di masing-masing perangkat daerah.

    "Saya berharap dengan pengisian lima jabatan baru ini dapat semakin optimal dalam menjalankan program pembangunan dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)