Cari disini...

Pemerintah Kabupaten Berau
Wabup Berau, Gamalis membuka BEC 2026 di Halaman Kantor Bupati Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis membuka Berau Ethno Carnival (BEC) 2026 di Halaman Kantor Bupati Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-73 Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb. BEC 2026 menghadirkan parade kebudayaan yang menggambarkan keberagaman masyarakat Berau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Berau, Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi, anggota DPRD Kaltim, Sultan Gunung Tabur Adji Raden Muhammad Bakrun, Sultan Sambaliung Datu Amir, jajaran forkopimda, kepala OPD, tokoh pemuda, tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wabup Berau, Gamalis menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat yang ada di Kabupaten Berau. Ia menyebut masyarakat Berau berasal dari berbagai suku bangsa dari seluruh pelosok Nusantara. Selain itu, daerah ini memiliki tiga suku asli, yakni Dayak, Banua dan Bajau.
"Kolaborasi harmonis antara suku asli dan seluruh suku pendatang menjadikan Berau tetap sejuk, aman dan damai. Ini adalah modal penting dalam mewujudkan masyarakat Berau yang cerdas, berkepribadian baik dan madani," ujar Wabup.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur karena masyarakat masih dapat berkumpul dan menikmati kemeriahan BEC 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menikmati keberagaman budaya yang dimiliki Berau.
"Alhamdulillah, di tengah kondisi daerah yang secara perlahan terus membaik, kita diberikan kesempatan untuk hadir, bersilaturahmi dan tersenyum sejenak menikmati kebersamaan di BEC 2026," katanya.
Dirinya berharap kerukunan yang selama ini terbangun dapat terus dipertahankan. Menurutnya, perbedaan latar belakang suku dan budaya dapat menjadi kekuatan ketika seluruh masyarakat mampu membangun kolaborasi dan kebersamaan.
Terakhir, Gamalis juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau serta seluruh panitia yang telah mempersiapkan BEC 2026. Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam BEC dapat terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
"Selamat Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk membangun Berau yang lebih baik ke depan," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Pemerintah Kabupaten Berau

Wabup Berau, Gamalis membuka BEC 2026 di Halaman Kantor Bupati Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis membuka Berau Ethno Carnival (BEC) 2026 di Halaman Kantor Bupati Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-73 Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb. BEC 2026 menghadirkan parade kebudayaan yang menggambarkan keberagaman masyarakat Berau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Berau, Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi, anggota DPRD Kaltim, Sultan Gunung Tabur Adji Raden Muhammad Bakrun, Sultan Sambaliung Datu Amir, jajaran forkopimda, kepala OPD, tokoh pemuda, tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wabup Berau, Gamalis menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat yang ada di Kabupaten Berau. Ia menyebut masyarakat Berau berasal dari berbagai suku bangsa dari seluruh pelosok Nusantara. Selain itu, daerah ini memiliki tiga suku asli, yakni Dayak, Banua dan Bajau.
"Kolaborasi harmonis antara suku asli dan seluruh suku pendatang menjadikan Berau tetap sejuk, aman dan damai. Ini adalah modal penting dalam mewujudkan masyarakat Berau yang cerdas, berkepribadian baik dan madani," ujar Wabup.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur karena masyarakat masih dapat berkumpul dan menikmati kemeriahan BEC 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menikmati keberagaman budaya yang dimiliki Berau.
"Alhamdulillah, di tengah kondisi daerah yang secara perlahan terus membaik, kita diberikan kesempatan untuk hadir, bersilaturahmi dan tersenyum sejenak menikmati kebersamaan di BEC 2026," katanya.
Dirinya berharap kerukunan yang selama ini terbangun dapat terus dipertahankan. Menurutnya, perbedaan latar belakang suku dan budaya dapat menjadi kekuatan ketika seluruh masyarakat mampu membangun kolaborasi dan kebersamaan.
Terakhir, Gamalis juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau serta seluruh panitia yang telah mempersiapkan BEC 2026. Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam BEC dapat terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
"Selamat Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk membangun Berau yang lebih baik ke depan," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)