Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Kunjungi Kemenkes, Bupati Berau Dapat Dukungan Anggaran Rp150 Miliar

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    17 September 2026 pukul 15:43 WITA

    Audiensi Pemkab Berau dengan Kemenkes RI di Jakarta. (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali berupaya memperkuat pembangunan sektor kesehatan dengan menjalin komunikasi langsung bersama pemerintah pusat. Upaya tersebut dilakukan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas melalui audiensi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

    Dalam kunjungan itu, Sri Juniarsih didampingi Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said serta sejumlah pimpinan OPD terkait. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Berau untuk memperoleh dukungan pusat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

    Bupati diterima langsung Wakil Menteri Kesehatan Prof Dante Saksono Harbuwono. Pada kesempatan tersebut, Sri Juniarsih menyampaikan kondisi pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau sekaligus berbagai kebutuhan yang masih perlu diperkuat.

    Salah satu yang disampaikan yakni kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pada fasilitas kesehatan yang tersebar di wilayah Berau. Saat ini, terdapat 21 puskesmas yang melayani masyarakat di 13 kecamatan, selain RSUD dr Abdul Rivai dan fasilitas laboratorium kesehatan.

    Bupati Berau, Sri Jurniarsih Mas menyampaikan bahwa dari pertemuan tersebut, Kemenkes mengalokasikan dukungan anggaran Rp150 miliar bagi Kabupaten Berau. Anggaran ini ditujukan untuk membantu pemenuhan sarana dan prasarana pada fasilitas kesehatan.

    "Alhamdulillah, pada hari ini kami diterima oleh Kementerian Kesehatan. Saya pulang ke Berau nanti membawa Rp150 miliar bantuan kesehatan di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Berau," ujar Sri Juniarsih.

    Dukungan tersebut selanjutnya akan diarahkan untuk menjawab kebutuhan fasilitas kesehatan yang masih memerlukan penguatan, sehingga pelayanan tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan. Pemerintah daerah juga akan menyesuaikan pemanfaatannya dengan kebutuhan masing-masing fasilitas kesehatan agar anggaran yang diperoleh memberikan dampak terhadap pelayanan masyarakat.

    Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Fasilitas yang semakin memadai juga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

    Sri pun menegaskan bahwa Pemkab Berau akan terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui penguatan berbagai sektor, termasuk kesehatan. Dukungan pemerintah pusat menjadi salah satu bagian dari langkah tersebut di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

    "Semoga upaya kami untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Berau," pungkasnya. 

    (Sf/Lo)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Kunjungi Kemenkes, Bupati Berau Dapat Dukungan Anggaran Rp150 Miliar

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    17 September 2026 pukul 15:43 WITA

    Audiensi Pemkab Berau dengan Kemenkes RI di Jakarta. (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali berupaya memperkuat pembangunan sektor kesehatan dengan menjalin komunikasi langsung bersama pemerintah pusat. Upaya tersebut dilakukan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas melalui audiensi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

    Dalam kunjungan itu, Sri Juniarsih didampingi Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said serta sejumlah pimpinan OPD terkait. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Berau untuk memperoleh dukungan pusat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

    Bupati diterima langsung Wakil Menteri Kesehatan Prof Dante Saksono Harbuwono. Pada kesempatan tersebut, Sri Juniarsih menyampaikan kondisi pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau sekaligus berbagai kebutuhan yang masih perlu diperkuat.

    Salah satu yang disampaikan yakni kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pada fasilitas kesehatan yang tersebar di wilayah Berau. Saat ini, terdapat 21 puskesmas yang melayani masyarakat di 13 kecamatan, selain RSUD dr Abdul Rivai dan fasilitas laboratorium kesehatan.

    Bupati Berau, Sri Jurniarsih Mas menyampaikan bahwa dari pertemuan tersebut, Kemenkes mengalokasikan dukungan anggaran Rp150 miliar bagi Kabupaten Berau. Anggaran ini ditujukan untuk membantu pemenuhan sarana dan prasarana pada fasilitas kesehatan.

    "Alhamdulillah, pada hari ini kami diterima oleh Kementerian Kesehatan. Saya pulang ke Berau nanti membawa Rp150 miliar bantuan kesehatan di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Berau," ujar Sri Juniarsih.

    Dukungan tersebut selanjutnya akan diarahkan untuk menjawab kebutuhan fasilitas kesehatan yang masih memerlukan penguatan, sehingga pelayanan tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan. Pemerintah daerah juga akan menyesuaikan pemanfaatannya dengan kebutuhan masing-masing fasilitas kesehatan agar anggaran yang diperoleh memberikan dampak terhadap pelayanan masyarakat.

    Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Fasilitas yang semakin memadai juga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

    Sri pun menegaskan bahwa Pemkab Berau akan terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui penguatan berbagai sektor, termasuk kesehatan. Dukungan pemerintah pusat menjadi salah satu bagian dari langkah tersebut di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

    "Semoga upaya kami untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Berau," pungkasnya. 

    (Sf/Lo)