Pemerintah Kabupaten Berau

    Jalur Laut Baru Berau-Tarakan Resmi Dibuka, Percepat Mobilitas dan Ekonomi

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Pemerintah Kabupaten Berau

    17 Maret 2026 09:31 WIB

    Pelayaran perdana Speedboat SB Sadewa Sri Eva di Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Jalur laut baru antar Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Timur (Kaltim) resmi dibuka di Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb, Selasa (17/3/2026).

    Pelayaran perdana dihadiri langsung oleh Sekretaris Kabupaten Berau, M Said. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jasa Raharja dengan Sadewa Grup sebagai bentuk dukungan terhadap layanan transportasi air yang aman dan terjamin bagi penumpang.

    Rute baru ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua provinsi. Speedboat "SB Sadewa Sri Eva" sendiri memiliki kapasitas 62 penumpang dengan spesifikasi mesin empat unit mesin berkekuatan 250 PK.

    Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, keberangkatan dari Tarakan dilayani setiap Senin, Rabu dan Jumat pukul 11.00 WITA, sedangkan dari Tanjung Redeb berangkat setiap Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 09.00 WITA. Untuk tarif, penumpang dari Tarakan-Tanjung Redeb dikenakan tiket Rp370.000, sementara rute Tarakan-Tanjung Batu sebesar Rp280.000.

    Dalam Sambutan Bupati Berau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda), M Said menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berperan dalam realisasi rute baru ini.

    "Kami sangat mengapresiasi kerja keras semua pihak, sehingga kehadiran rute perdana ini dapat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat Kabupaten Berau. Mengkonektivitaskan Berau dengan Tarakan tentu merupakan pencapaian yang luar biasa bagi kita," ujar M Said.

    Ia juga menilai rute baru ini akan memudahkan mobilitas masyarakat, termasuk mereka yang ingin berobat ke Tarakan, yang kini lebih cepat dibandingkan jalur darat melalui Bulungan.

    "Jalur ini juga diharapkan dapat mempermudah investasi dan pengembangan pariwisata di Berau," tambahnya.

    Ia pun menyampaikan sempat berbincang dengan pemilik speedboat "SB Sadewa Sri Eva". Ia menjelaskan konsumsi bahan bakar untuk perjalanan tersebut mencapai sekitar 800 liter, menandakan besarnya investasi yang dilakukan.

    "Selain memudahkan mobilitas masyarakat, jalur baru ini juga memberikan akses lebih mudah bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Kabupaten Berau," tuturnya.

    Sekda pun berharap dengan dibukanya rute laut ini, konektivitas dan ekonomi antar kedua provinsi dapat meningkat, serta menghadirkan alternatif transportasi yang lebih cepat dan nyaman bagi masyarakat. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Jalur Laut Baru Berau-Tarakan Resmi Dibuka, Percepat Mobilitas dan Ekonomi

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Pemerintah Kabupaten Berau

    17 Maret 2026 09:31 WIB

    Pelayaran perdana Speedboat SB Sadewa Sri Eva di Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Jalur laut baru antar Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Timur (Kaltim) resmi dibuka di Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb, Selasa (17/3/2026).

    Pelayaran perdana dihadiri langsung oleh Sekretaris Kabupaten Berau, M Said. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jasa Raharja dengan Sadewa Grup sebagai bentuk dukungan terhadap layanan transportasi air yang aman dan terjamin bagi penumpang.

    Rute baru ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua provinsi. Speedboat "SB Sadewa Sri Eva" sendiri memiliki kapasitas 62 penumpang dengan spesifikasi mesin empat unit mesin berkekuatan 250 PK.

    Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, keberangkatan dari Tarakan dilayani setiap Senin, Rabu dan Jumat pukul 11.00 WITA, sedangkan dari Tanjung Redeb berangkat setiap Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 09.00 WITA. Untuk tarif, penumpang dari Tarakan-Tanjung Redeb dikenakan tiket Rp370.000, sementara rute Tarakan-Tanjung Batu sebesar Rp280.000.

    Dalam Sambutan Bupati Berau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda), M Said menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berperan dalam realisasi rute baru ini.

    "Kami sangat mengapresiasi kerja keras semua pihak, sehingga kehadiran rute perdana ini dapat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat Kabupaten Berau. Mengkonektivitaskan Berau dengan Tarakan tentu merupakan pencapaian yang luar biasa bagi kita," ujar M Said.

    Ia juga menilai rute baru ini akan memudahkan mobilitas masyarakat, termasuk mereka yang ingin berobat ke Tarakan, yang kini lebih cepat dibandingkan jalur darat melalui Bulungan.

    "Jalur ini juga diharapkan dapat mempermudah investasi dan pengembangan pariwisata di Berau," tambahnya.

    Ia pun menyampaikan sempat berbincang dengan pemilik speedboat "SB Sadewa Sri Eva". Ia menjelaskan konsumsi bahan bakar untuk perjalanan tersebut mencapai sekitar 800 liter, menandakan besarnya investasi yang dilakukan.

    "Selain memudahkan mobilitas masyarakat, jalur baru ini juga memberikan akses lebih mudah bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Kabupaten Berau," tuturnya.

    Sekda pun berharap dengan dibukanya rute laut ini, konektivitas dan ekonomi antar kedua provinsi dapat meningkat, serta menghadirkan alternatif transportasi yang lebih cepat dan nyaman bagi masyarakat. (Adv)

    (Sf/Lo)