Seputar Fakta
    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Jaga Keindahan Labuan Cermin, Wabup Gamalis Dorong Pengawasan dan Kesadaran Wisatawan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    29 Oktober 2026 pukul 15:55 WITA

    Wakil Bupati Berau, Gamalis. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis mendorong peningkatan pengawasan dan kesadaran wisatawan untuk menjaga kebersihan kawasan wisata Labuan Cermin. Destinasi unggulan Kabupaten Berau yang memiliki daya tarik alam istimewa itu dinilai membutuhkan perhatian bersama agar persoalan sampah tidak terus berulang.

    Menurutnya, kebersihan dan kelestarian destinasi wisata tidak bisa hanya mengandalkan pengelola kebersihan. Perlu keterlibatan pengunjung, komunitas lokal, aparatur kampung, serta pihak terkait untuk memastikan lingkungan wisata tetap terjaga.

    "Kita melihat ini bukan hanya tanggung jawab pengelola kebersihan. Ada keterkaitan berbagai sektor yang harus berjalan bersama. Pertama, perlu kesadaran dari masyarakat dan pengunjung. Jangan hanya datang berkunjung, tetapi mari sama-sama menjaga kebersihan di sana," ujar Wabup.

    Ia menilai, kesadaran wisatawan menjadi salah satu kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah di Labuan Cermin. Sebab, fasilitas kebersihan yang telah disediakan tidak akan memberikan hasil maksimal apabila pengunjung masih meninggalkan sampah sembarangan.

    Karena itu, wisatawan diimbau untuk lebih bertanggung jawab selama menikmati keindahan Labuan Cermin. Pengunjung diharapkan membuang sampah pada tempatnya atau membawa kembali sampah yang dihasilkan selama berada di kawasan wisata.

    "Kalau kita datang berkunjung lalu meninggalkan sampah, persoalan ini akan terus berulang. Alangkah baiknya para pengunjung ikut membantu menjaga kebersihan, sehingga keindahan Labuan Cermin tetap terpelihara," katanya.

    Selain itu, Wabup menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kondisi alam di sekitar kawasan wisata. Pengawasan diperlukan untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga dan potensi kerusakan alam dapat diantisipasi sejak dini.

    Aspek lainnya yang menjadi perhatian ialah pengelolaan sampah. Menurutnya, pengelola perlu memastikan penanganan sampah berjalan dengan baik, termasuk melalui pemanfaatan dana retribusi masuk kawasan wisata sesuai peruntukannya untuk mendukung kebutuhan kebersihan.

    Di sisi lain, Wabup mengapresiasi peran komunitas dan pengelola setempat yang telah berupaya memberikan penyuluhan kepada pengunjung serta menyediakan fasilitas tempat sampah.

    "Upaya dari komunitas sendiri sudah maksimal, baik melalui penyuluhan maupun penyediaan fasilitas sampah. Tinggal bagaimana pengawasan dan kesadaran para pengunjung itu sendiri agar kebersihan tetap terjaga," ungkapnya.

    Gamalis berharap aparatur kampung, komunitas lokal, pengelola wisata, dan wisatawan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga Labuan Cermin. Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya pengelolaan destinasi wisata lain di Kabupaten Berau.

    "Kita berharap dengan pengawasan yang konsisten dan meningkatnya kesadaran pengunjung, Labuan Cermin dapat tetap bersih, nyaman dan lestari," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Jaga Keindahan Labuan Cermin, Wabup Gamalis Dorong Pengawasan dan Kesadaran Wisatawan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    29 Oktober 2026 pukul 15:55 WITA

    Wakil Bupati Berau, Gamalis. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis mendorong peningkatan pengawasan dan kesadaran wisatawan untuk menjaga kebersihan kawasan wisata Labuan Cermin. Destinasi unggulan Kabupaten Berau yang memiliki daya tarik alam istimewa itu dinilai membutuhkan perhatian bersama agar persoalan sampah tidak terus berulang.

    Menurutnya, kebersihan dan kelestarian destinasi wisata tidak bisa hanya mengandalkan pengelola kebersihan. Perlu keterlibatan pengunjung, komunitas lokal, aparatur kampung, serta pihak terkait untuk memastikan lingkungan wisata tetap terjaga.

    "Kita melihat ini bukan hanya tanggung jawab pengelola kebersihan. Ada keterkaitan berbagai sektor yang harus berjalan bersama. Pertama, perlu kesadaran dari masyarakat dan pengunjung. Jangan hanya datang berkunjung, tetapi mari sama-sama menjaga kebersihan di sana," ujar Wabup.

    Ia menilai, kesadaran wisatawan menjadi salah satu kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah di Labuan Cermin. Sebab, fasilitas kebersihan yang telah disediakan tidak akan memberikan hasil maksimal apabila pengunjung masih meninggalkan sampah sembarangan.

    Karena itu, wisatawan diimbau untuk lebih bertanggung jawab selama menikmati keindahan Labuan Cermin. Pengunjung diharapkan membuang sampah pada tempatnya atau membawa kembali sampah yang dihasilkan selama berada di kawasan wisata.

    "Kalau kita datang berkunjung lalu meninggalkan sampah, persoalan ini akan terus berulang. Alangkah baiknya para pengunjung ikut membantu menjaga kebersihan, sehingga keindahan Labuan Cermin tetap terpelihara," katanya.

    Selain itu, Wabup menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kondisi alam di sekitar kawasan wisata. Pengawasan diperlukan untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga dan potensi kerusakan alam dapat diantisipasi sejak dini.

    Aspek lainnya yang menjadi perhatian ialah pengelolaan sampah. Menurutnya, pengelola perlu memastikan penanganan sampah berjalan dengan baik, termasuk melalui pemanfaatan dana retribusi masuk kawasan wisata sesuai peruntukannya untuk mendukung kebutuhan kebersihan.

    Di sisi lain, Wabup mengapresiasi peran komunitas dan pengelola setempat yang telah berupaya memberikan penyuluhan kepada pengunjung serta menyediakan fasilitas tempat sampah.

    "Upaya dari komunitas sendiri sudah maksimal, baik melalui penyuluhan maupun penyediaan fasilitas sampah. Tinggal bagaimana pengawasan dan kesadaran para pengunjung itu sendiri agar kebersihan tetap terjaga," ungkapnya.

    Gamalis berharap aparatur kampung, komunitas lokal, pengelola wisata, dan wisatawan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga Labuan Cermin. Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya pengelolaan destinasi wisata lain di Kabupaten Berau.

    "Kita berharap dengan pengawasan yang konsisten dan meningkatnya kesadaran pengunjung, Labuan Cermin dapat tetap bersih, nyaman dan lestari," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)