Cari disini...

Pemerintah Kabupaten Berau
Foto bersama saat Sosialisasi Enam Bidang SPM Posyandu Kampung dan Kelurahan, di Ruang Rapat Sangalaki Setda Berau, Selasa (11/11/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Dalam rangka peningkatan pengetahuan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) kepada kader Posyandu dan seluruh mitra pembangunan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar Sosialisasi Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu Kampung dan Kelurahan, di Ruang Rapat Sangalaki Setda Berau, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini pun dibuka langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat yang mewakili, para ketua TP dan kader Posyandu dan kepala kampung se-Kecamatan Biduk-biduk, Batu putih, Talisayan, Biatan dan Tabalar serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan bahwa posyandu adalah pranata yang memberikan layanan masyarakat di tingkat paling dasar, sehingga diperlukan standar khusus, agar kader dapat melaksanakan tugas dan layanan secara profesional.
"Dengan edukasi kepada kader Posyandu dan seluruh mitra pembangunan diharapkan para peserta berkontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan ibu, bayi, dan balita serta mencegah terjadinya stunting maupun berbagai jenis penyakit lainnya," ujar Sri.
Ia pun menekankan bahwa posyandu dituntut mampu bertransformasi serta memberikan layanan pada enam bidang, yakni pertama, pendidikan, kedua, kesehatan, tiga, pekerjaan umum, empat, perumahaan rakyat, lima, ketenteraman dan ketertiban umum dan terakhir sosial.
"Untuk mewujudkan keberhasilan pada enam bidang itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam rangka menghadirkan layanan masyarakat yang lebih lengkap," tuturnya.
Oleh karena itu, dirinya mendorong kepada Camat, Ketua TP Posyandu Kecamatan, Kepala Kampung, Ketua TP Posyandu Kampung, seluruh kader Posyandu, agar terus bersinergi, demi terwujudnya Posyandu yang profesional dan memberikan layanan prima kepada masyarakat di kampung masing-masing.
"Posyandu hari ini bukan lagi hanya melayani imuniasasi atau penimbangan bayi dan balita saja. Posyandu hari ini adalah pusat pembangunan SDM di tingkat kampung," ujarnya.
Bupati pun meminta kepada Tim Pembina Posyandu Kabupaten Berau bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada kader Posyandu kampung dan kelurahan dalam upaya kita membangun layanan masyarakat yang tepat sasaran.
"Saya berharap melalui kegiatan sosial hari ini dapat bermanfaat dalam menyukseskan pembangunan Berau dari kampung melalui implementasi enam bidang SPM kepada masyarakat," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Pemerintah Kabupaten Berau

Foto bersama saat Sosialisasi Enam Bidang SPM Posyandu Kampung dan Kelurahan, di Ruang Rapat Sangalaki Setda Berau, Selasa (11/11/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Dalam rangka peningkatan pengetahuan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) kepada kader Posyandu dan seluruh mitra pembangunan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar Sosialisasi Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu Kampung dan Kelurahan, di Ruang Rapat Sangalaki Setda Berau, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini pun dibuka langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat yang mewakili, para ketua TP dan kader Posyandu dan kepala kampung se-Kecamatan Biduk-biduk, Batu putih, Talisayan, Biatan dan Tabalar serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan bahwa posyandu adalah pranata yang memberikan layanan masyarakat di tingkat paling dasar, sehingga diperlukan standar khusus, agar kader dapat melaksanakan tugas dan layanan secara profesional.
"Dengan edukasi kepada kader Posyandu dan seluruh mitra pembangunan diharapkan para peserta berkontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan ibu, bayi, dan balita serta mencegah terjadinya stunting maupun berbagai jenis penyakit lainnya," ujar Sri.
Ia pun menekankan bahwa posyandu dituntut mampu bertransformasi serta memberikan layanan pada enam bidang, yakni pertama, pendidikan, kedua, kesehatan, tiga, pekerjaan umum, empat, perumahaan rakyat, lima, ketenteraman dan ketertiban umum dan terakhir sosial.
"Untuk mewujudkan keberhasilan pada enam bidang itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam rangka menghadirkan layanan masyarakat yang lebih lengkap," tuturnya.
Oleh karena itu, dirinya mendorong kepada Camat, Ketua TP Posyandu Kecamatan, Kepala Kampung, Ketua TP Posyandu Kampung, seluruh kader Posyandu, agar terus bersinergi, demi terwujudnya Posyandu yang profesional dan memberikan layanan prima kepada masyarakat di kampung masing-masing.
"Posyandu hari ini bukan lagi hanya melayani imuniasasi atau penimbangan bayi dan balita saja. Posyandu hari ini adalah pusat pembangunan SDM di tingkat kampung," ujarnya.
Bupati pun meminta kepada Tim Pembina Posyandu Kabupaten Berau bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada kader Posyandu kampung dan kelurahan dalam upaya kita membangun layanan masyarakat yang tepat sasaran.
"Saya berharap melalui kegiatan sosial hari ini dapat bermanfaat dalam menyukseskan pembangunan Berau dari kampung melalui implementasi enam bidang SPM kepada masyarakat," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)