Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Dorong Percepatan Infrastruktur, Wabup Berau Tinjau Sejumlah Proyek Strategis di Teluk Sumbang

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    22 Agustus 2025 pukul 16:26 WITA

    Wabup Berau, Gamalis saat melakukan peninjau di sejumlah proyek strategis di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, Jumat (22/8/2025). (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis melakukan kunjungan kerja ke Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, Jumat (22/8/2025).

    Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau sejumlah proyek strategis yang tengah dikerjakan di Kampung Teluk Sumbang yang mana tujuannya untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta mendorong percepatan penyelesaian infrastruktur dasar.

    Pada tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 miliar untuk tujuh kegiatan pembangunan di Teluk Sumbang. 

    Kegiatan tersebut terdiri dari dua proyek pembangunan jembatan dan lima proyek pembangunan jalan dan dana tersebut bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp80 miliar, dan sisanya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau.

    Lokasi pertama yang dikunjungi adalah proyek pembangunan Jembatan Sei Bataan. Hingga saat ini, progres fisik telah mencapai 32 persen. Jembatan ini dirancang untuk membuka akses darat antara Berau dan Kabupaten Kutai Timur serta mempermudah mobilitas masyarakat.

    "Saat ini sedang dikerjakan. Tadi kita lihat sudah mulai pemasangan pondasi jembatannya untuk akses sementara masyarakat bisa melewati jalur alternatif yang telah disiapkan. Targetnya akhir tahun 2025 tuntas," ujar Gamalis.

    Selanjutnya, ia juga mengunjungi Jembatan Sei Sumbang yang sering mengalami kerusakan akibat banjir. Jembatan yang sedang dibangun ulang ini akan memiliki lebar tiga meter, dan ditujukan untuk kendaraan roda dua dan ambulans dalam kondisi darurat. dirinya pun menyebut saat ini progresnya baru mencapai 18 persen.

    "Jadi lebih lebar dari sebelumnya, tapi hanya bisa dilewati kendaraan roda dua saja dan ambulans saat emergency. Targetnya juga bisa selesai tahun ini. Sementara jalan memutar juga telah kita kerjakan, sisa sedikit lagi," tambahnya.

    Dirinya kemudian melanjutkan peninjauan ke proyek peningkatan jalan Teluk Sumbang - Sinondok - Landas. Dari total panjang 6,7 kilometer (km). Sementara tahun 2025 ini Pemkab Berau telah mengantarkan Rp25 miliar untuk pembangunan sepanjang 2,7 km.

    Terakhir, Gamalis juga memberikan apresiasi kepada anggota DPRD Kaltim dari Dapil VI yang telah memperjuangkan anggaran bagi pembangunan di Kabupaten Berau. Ia pun mengatakan bahwa anggaran yang turun saat ini sangat membantu pemerintah daerah.

    "Kita berharap ke depannya Berau tetap mendapatkan Bankeu ini, sehingga pembangunan yang kita jalankan dapat berkelanjutan," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Dorong Percepatan Infrastruktur, Wabup Berau Tinjau Sejumlah Proyek Strategis di Teluk Sumbang

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    22 Agustus 2025 pukul 16:26 WITA

    Wabup Berau, Gamalis saat melakukan peninjau di sejumlah proyek strategis di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, Jumat (22/8/2025). (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis melakukan kunjungan kerja ke Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, Jumat (22/8/2025).

    Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau sejumlah proyek strategis yang tengah dikerjakan di Kampung Teluk Sumbang yang mana tujuannya untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta mendorong percepatan penyelesaian infrastruktur dasar.

    Pada tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 miliar untuk tujuh kegiatan pembangunan di Teluk Sumbang. 

    Kegiatan tersebut terdiri dari dua proyek pembangunan jembatan dan lima proyek pembangunan jalan dan dana tersebut bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp80 miliar, dan sisanya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau.

    Lokasi pertama yang dikunjungi adalah proyek pembangunan Jembatan Sei Bataan. Hingga saat ini, progres fisik telah mencapai 32 persen. Jembatan ini dirancang untuk membuka akses darat antara Berau dan Kabupaten Kutai Timur serta mempermudah mobilitas masyarakat.

    "Saat ini sedang dikerjakan. Tadi kita lihat sudah mulai pemasangan pondasi jembatannya untuk akses sementara masyarakat bisa melewati jalur alternatif yang telah disiapkan. Targetnya akhir tahun 2025 tuntas," ujar Gamalis.

    Selanjutnya, ia juga mengunjungi Jembatan Sei Sumbang yang sering mengalami kerusakan akibat banjir. Jembatan yang sedang dibangun ulang ini akan memiliki lebar tiga meter, dan ditujukan untuk kendaraan roda dua dan ambulans dalam kondisi darurat. dirinya pun menyebut saat ini progresnya baru mencapai 18 persen.

    "Jadi lebih lebar dari sebelumnya, tapi hanya bisa dilewati kendaraan roda dua saja dan ambulans saat emergency. Targetnya juga bisa selesai tahun ini. Sementara jalan memutar juga telah kita kerjakan, sisa sedikit lagi," tambahnya.

    Dirinya kemudian melanjutkan peninjauan ke proyek peningkatan jalan Teluk Sumbang - Sinondok - Landas. Dari total panjang 6,7 kilometer (km). Sementara tahun 2025 ini Pemkab Berau telah mengantarkan Rp25 miliar untuk pembangunan sepanjang 2,7 km.

    Terakhir, Gamalis juga memberikan apresiasi kepada anggota DPRD Kaltim dari Dapil VI yang telah memperjuangkan anggaran bagi pembangunan di Kabupaten Berau. Ia pun mengatakan bahwa anggaran yang turun saat ini sangat membantu pemerintah daerah.

    "Kita berharap ke depannya Berau tetap mendapatkan Bankeu ini, sehingga pembangunan yang kita jalankan dapat berkelanjutan," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)