Cari disini...

Pemerintah Kabupaten Berau
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat memberikan secara simbolis bantuan pertanian kepada kelompok tani dan Gapoktan di Kampung Purna Sari Jaya, Kecamatan Talisayan. (Foto: Istimewa)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus membuktikan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian salah satunya dengan penyaluran berbagai bantuan alat dan sarana pertanian kepada petani di beberapa kampung yang ada di Kabupaten Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas pun telah menyerahkan secara langsung bantuan pertanian kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kampung Purna Sari Jaya, Kecamatan Talisayan pada Senin (14/7/2025) kemarin. Bantuan yang diberikan meliputi 35,55 ton pupuk NPK, 5.925 ton pupuk hayati, 25 unit alat tanam jagung, dan 1 unit alat perontok serbaguna.
Tidak hanya itu, kampung-kampung lain di wilayah Talisayan juga menerima bantuan serupa seperti kampung Sumber Mulya menerima satu Combine Harvester jagung, kampung Eka Sapta menerima 30 alat tanam jagung dan satu alat perontok, kampung Suka Murya menerima satu alat perontok, kampung Tunggal Bumi menerima dua alat perontok, kampung Campur Sari menerima satu traktor roda dua rotary dan kampung Bumi Jaya menerima 1 traktor roda dua rotary.
Bupati Sri Juniarsih menekankan bahwa bantuan ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar pertanian, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendorong modernisasi pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah Bumi Batiwakkal
"Saya harap, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dapat memberikan dampak yang lebih baik untuk kampung terutama dalam meningkatkan kesejahteraan para petani," ujar Sri.
Ia mengatakan bahwa langkah ini juga sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam modernisasi alat pertanian agar para petani tidak lagi terlalu bergantung pada tenaga manusia dan bisa memanfaatkan teknologi.
"Saya berharap dengan alat yang lebih modern, hasil yang akan diperoleh lebih banyak dan produktivitas petani akan meningkat," tuturnya.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa Pemkab Berau akan terus menyalurkan bantuan pertanian setiap tahun, dengan syarat bahwa peran petani aktif sehingga dapat menyampaikan kebutuhannya melalui kelompok taninya tersebut.
Sementara itu, Sri pun mendorong Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau dan Dinas Perkebunan (Disbun) Berau untuk terus hadir mendampingi petani dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan, dengan memanfaatkan potensi komoditas lokal dan penerapan teknologi yang tepat.
"Pertanian adalah sektor penting yang menyangkut ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Kita ingin petani Berau lebih maju dan hidup lebih sejahtera," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Pemerintah Kabupaten Berau

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat memberikan secara simbolis bantuan pertanian kepada kelompok tani dan Gapoktan di Kampung Purna Sari Jaya, Kecamatan Talisayan. (Foto: Istimewa)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus membuktikan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian salah satunya dengan penyaluran berbagai bantuan alat dan sarana pertanian kepada petani di beberapa kampung yang ada di Kabupaten Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas pun telah menyerahkan secara langsung bantuan pertanian kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kampung Purna Sari Jaya, Kecamatan Talisayan pada Senin (14/7/2025) kemarin. Bantuan yang diberikan meliputi 35,55 ton pupuk NPK, 5.925 ton pupuk hayati, 25 unit alat tanam jagung, dan 1 unit alat perontok serbaguna.
Tidak hanya itu, kampung-kampung lain di wilayah Talisayan juga menerima bantuan serupa seperti kampung Sumber Mulya menerima satu Combine Harvester jagung, kampung Eka Sapta menerima 30 alat tanam jagung dan satu alat perontok, kampung Suka Murya menerima satu alat perontok, kampung Tunggal Bumi menerima dua alat perontok, kampung Campur Sari menerima satu traktor roda dua rotary dan kampung Bumi Jaya menerima 1 traktor roda dua rotary.
Bupati Sri Juniarsih menekankan bahwa bantuan ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar pertanian, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendorong modernisasi pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah Bumi Batiwakkal
"Saya harap, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dapat memberikan dampak yang lebih baik untuk kampung terutama dalam meningkatkan kesejahteraan para petani," ujar Sri.
Ia mengatakan bahwa langkah ini juga sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam modernisasi alat pertanian agar para petani tidak lagi terlalu bergantung pada tenaga manusia dan bisa memanfaatkan teknologi.
"Saya berharap dengan alat yang lebih modern, hasil yang akan diperoleh lebih banyak dan produktivitas petani akan meningkat," tuturnya.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa Pemkab Berau akan terus menyalurkan bantuan pertanian setiap tahun, dengan syarat bahwa peran petani aktif sehingga dapat menyampaikan kebutuhannya melalui kelompok taninya tersebut.
Sementara itu, Sri pun mendorong Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau dan Dinas Perkebunan (Disbun) Berau untuk terus hadir mendampingi petani dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan, dengan memanfaatkan potensi komoditas lokal dan penerapan teknologi yang tepat.
"Pertanian adalah sektor penting yang menyangkut ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Kita ingin petani Berau lebih maju dan hidup lebih sejahtera," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)