Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Dorong Pengelolaan Zakat Berkelanjutan, Sekda Berau Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah 

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    18 April 2026 pukul 09:04 WITA

    Penyerahan penghargaan dalam acara Rakerwil LazisMu Kalimantan Timur, di Ballroom Hotel SM Tower Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau menghadiri pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar di Ballroom Hotel SM Tower Tanjung Redeb, Jumat malam (17/4/2026).

    Kegiatan dihadiri Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, Ketua Lazizmu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, Ketua PWM Kaltim, Siswanto Sunandar, Ketua Lazizmu Kaltim, Rusfauzi Hamdi, Ketua Lazizmu Kabupaten Berau, Tarmidi serta diikuti 38 peserta dari berbagai daerah di Kaltim, kecuali Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

    Rakerwil ini mengusung tema "Penguatan Inovasi Sosial dan Tata Kelola LazisMu yang Terintegrasi, Berdampak dan Berkelanjutan di Kalimantan Timur".

    Dalam sambutannya, Ketua LazisMu Kabupaten Berau, Tarmidi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau atas dukungan signifikan terhadap pembangunan kantor operasional mereka. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat penguatan program sosial dan kemanusiaan di Bumi Batiwakkal.

    "Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Berau dalam hal ini membantu kami LazisMu Kabupaten Berau salah satunya adalah untuk pendirian kantor LazisMu," ujarnya

    Ia berharap kolaborasi dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah tetap mengalir agar gedung tersebut dapat rampung sepenuhnya, sehingga dengan kehadiran fasilitas tersebut nantinya dapat menghasilkan kontribusi nyata dan program yang berguna bagi masyarakat Berau maupun Kaltim secara luas.

    "Saat ini progresnya masih setengah jadi, mudah mudahan kami dapat dukungan kembali agar pembangunan kantor LazisMu sepenuhnya dapat seperti yang kami harapkan," harap Tarmidi.

    Sementara Sekda Berau, M Said menegaskan pentingnya pengelolaan zakat, infak dan sedekah yang berkelanjutan melalui sinergi antara lembaga dan pemerintah daerah.

    "Insyaallah kita siap membantu berkolaborasi antara LazisMu dengan Pemerintah Kabupaten Berau, karena memang perlu adanya koordinasi dengan pemerintah daerah agar lebih mudah," ujar Said 

    Ia menyampaikan tanpa adanya kemitraan yang kuat, pengumpulan zakat akan menghadapi berbagai kendala di lapangan. Sehingga, ia menekankan pentingnya sinergi agar pelaksanaan dapat berjalan lancar dan lebih optimal.

    "Pengumpulan zakat, infak, sedekah ini memang cukup sulit jika tidak bermitra, misalnya dengan pemerintah. Tanpa itu tentu akan mengalami kesulitan," katanya.

    Menurutnya potensi zakat di masyarakat masih sangat besar dan perlu dioptimalkan agar memberikan manfaat yang luas. "Banyak potensi zakat yang jika bisa kita himpun, insyaallah akan memberikan manfaat yang besar," tambahnya.

    Said menegaskan kesiapan Pemkab Berau untuk mendukung kegiatan LazisMu sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap rakerwil ini menjadi momentum dalam memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan dan berkelanjutan di Kaltim.

    "Insyaallah kalau ada kegiatan-kegiatan LazisMu, kita siap untuk membantu. Memang pemerintah memiliki BAZNAS, tetapi lembaga zakat swasta lainnya juga tetap kita dukung," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Dorong Pengelolaan Zakat Berkelanjutan, Sekda Berau Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah 

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    18 April 2026 pukul 09:04 WITA

    Penyerahan penghargaan dalam acara Rakerwil LazisMu Kalimantan Timur, di Ballroom Hotel SM Tower Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau menghadiri pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar di Ballroom Hotel SM Tower Tanjung Redeb, Jumat malam (17/4/2026).

    Kegiatan dihadiri Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, Ketua Lazizmu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, Ketua PWM Kaltim, Siswanto Sunandar, Ketua Lazizmu Kaltim, Rusfauzi Hamdi, Ketua Lazizmu Kabupaten Berau, Tarmidi serta diikuti 38 peserta dari berbagai daerah di Kaltim, kecuali Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

    Rakerwil ini mengusung tema "Penguatan Inovasi Sosial dan Tata Kelola LazisMu yang Terintegrasi, Berdampak dan Berkelanjutan di Kalimantan Timur".

    Dalam sambutannya, Ketua LazisMu Kabupaten Berau, Tarmidi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau atas dukungan signifikan terhadap pembangunan kantor operasional mereka. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat penguatan program sosial dan kemanusiaan di Bumi Batiwakkal.

    "Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Berau dalam hal ini membantu kami LazisMu Kabupaten Berau salah satunya adalah untuk pendirian kantor LazisMu," ujarnya

    Ia berharap kolaborasi dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah tetap mengalir agar gedung tersebut dapat rampung sepenuhnya, sehingga dengan kehadiran fasilitas tersebut nantinya dapat menghasilkan kontribusi nyata dan program yang berguna bagi masyarakat Berau maupun Kaltim secara luas.

    "Saat ini progresnya masih setengah jadi, mudah mudahan kami dapat dukungan kembali agar pembangunan kantor LazisMu sepenuhnya dapat seperti yang kami harapkan," harap Tarmidi.

    Sementara Sekda Berau, M Said menegaskan pentingnya pengelolaan zakat, infak dan sedekah yang berkelanjutan melalui sinergi antara lembaga dan pemerintah daerah.

    "Insyaallah kita siap membantu berkolaborasi antara LazisMu dengan Pemerintah Kabupaten Berau, karena memang perlu adanya koordinasi dengan pemerintah daerah agar lebih mudah," ujar Said 

    Ia menyampaikan tanpa adanya kemitraan yang kuat, pengumpulan zakat akan menghadapi berbagai kendala di lapangan. Sehingga, ia menekankan pentingnya sinergi agar pelaksanaan dapat berjalan lancar dan lebih optimal.

    "Pengumpulan zakat, infak, sedekah ini memang cukup sulit jika tidak bermitra, misalnya dengan pemerintah. Tanpa itu tentu akan mengalami kesulitan," katanya.

    Menurutnya potensi zakat di masyarakat masih sangat besar dan perlu dioptimalkan agar memberikan manfaat yang luas. "Banyak potensi zakat yang jika bisa kita himpun, insyaallah akan memberikan manfaat yang besar," tambahnya.

    Said menegaskan kesiapan Pemkab Berau untuk mendukung kegiatan LazisMu sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap rakerwil ini menjadi momentum dalam memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan dan berkelanjutan di Kaltim.

    "Insyaallah kalau ada kegiatan-kegiatan LazisMu, kita siap untuk membantu. Memang pemerintah memiliki BAZNAS, tetapi lembaga zakat swasta lainnya juga tetap kita dukung," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)