Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Dari Ketahanan Pangan hingga Pariwisata, Ini Pesan Bupati Berau di Hari Gerakan Pramuka ke-65

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodyab A
    26 Oktober 2026 pukul 16:28 WITA

    Pemberian penghargaan pada saat usai upacara Peringatan Hari Gerakan Pramuka ke-65 Tahun 2026. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Gerakan Pramuka di Kabupaten Berau didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan pariwisata daerah. 

    Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam Upacara Peringatan Hari Gerakan Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang dipimpin Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di halaman Kantor Bupati Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, Senin (26/10/2026).

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Berau, Syarifatul Syadiah; Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto; Sultan Sambaliung, Datu Amir; Sultan Gunung Tabur, Adji Raden Muhammad Bakrun; jajaran Forkopimda; serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

    Dalam upacara tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol Purn. Budi Waseso. Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan".

    "Tema ini menjadi pengingat bahwa pendidikan kepramukaan tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tapi juga perlu membekali generasi muda dengan keterampilan dan kepedulian terhadap berbagai sektor pembangunan," kata Bupati Berau.

    Melalui kegiatan kepramukaan, generasi muda diharapkan dapat mengenal dan mencintai sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta perkebunan. Selain itu, pemanfaatan teknologi tepat guna dan pengembangan jiwa kewirausahaan perlu ditanamkan sejak dini untuk mendukung kemandirian pangan.

    "Selain ketahanan pangan, sektor pariwisata juga menjadi perhatian. Kabupaten Berau memiliki beragam potensi wisata yang tersebar di 13 kecamatan dan menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kalimantan Timur," ujarnya.

    Ia menilai potensi tersebut perlu didukung dengan keterlibatan generasi muda, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun kepedulian dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar destinasi wisata.

    Tak hanya itu, Anggota Pramuka pun diingatkan untuk memahami Sapta Pesona sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan wisata yang aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan memberikan kenangan bagi pengunjung.

    "Mari jadikan sampah bukan sebagai masalah, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah dan memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat, demi mendukung Berau sebagai destinasi pariwisata berstandar internasional," tambahnya.

    Pesan tersebut menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

    Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan Tanda Penghargaan Garuda kepada anggota Pramuka berprestasi, yakni Tanda Garuda Penggalang dan Garuda Penegak.

    Sri pun mendorong dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan mendorong anggota Pramuka menjadi generasi yang kreatif, mandiri, serta mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    "Saya berharap dengan bekal itu, Pramuka dapat berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan, menjaga lingkungan dan mengembangkan potensi pariwisata Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Dari Ketahanan Pangan hingga Pariwisata, Ini Pesan Bupati Berau di Hari Gerakan Pramuka ke-65

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodyab A
    26 Oktober 2026 pukul 16:28 WITA

    Pemberian penghargaan pada saat usai upacara Peringatan Hari Gerakan Pramuka ke-65 Tahun 2026. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Gerakan Pramuka di Kabupaten Berau didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan pariwisata daerah. 

    Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam Upacara Peringatan Hari Gerakan Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang dipimpin Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di halaman Kantor Bupati Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, Senin (26/10/2026).

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Berau, Syarifatul Syadiah; Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto; Sultan Sambaliung, Datu Amir; Sultan Gunung Tabur, Adji Raden Muhammad Bakrun; jajaran Forkopimda; serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

    Dalam upacara tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol Purn. Budi Waseso. Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan".

    "Tema ini menjadi pengingat bahwa pendidikan kepramukaan tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tapi juga perlu membekali generasi muda dengan keterampilan dan kepedulian terhadap berbagai sektor pembangunan," kata Bupati Berau.

    Melalui kegiatan kepramukaan, generasi muda diharapkan dapat mengenal dan mencintai sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta perkebunan. Selain itu, pemanfaatan teknologi tepat guna dan pengembangan jiwa kewirausahaan perlu ditanamkan sejak dini untuk mendukung kemandirian pangan.

    "Selain ketahanan pangan, sektor pariwisata juga menjadi perhatian. Kabupaten Berau memiliki beragam potensi wisata yang tersebar di 13 kecamatan dan menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kalimantan Timur," ujarnya.

    Ia menilai potensi tersebut perlu didukung dengan keterlibatan generasi muda, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun kepedulian dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar destinasi wisata.

    Tak hanya itu, Anggota Pramuka pun diingatkan untuk memahami Sapta Pesona sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan wisata yang aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan memberikan kenangan bagi pengunjung.

    "Mari jadikan sampah bukan sebagai masalah, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah dan memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat, demi mendukung Berau sebagai destinasi pariwisata berstandar internasional," tambahnya.

    Pesan tersebut menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

    Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan Tanda Penghargaan Garuda kepada anggota Pramuka berprestasi, yakni Tanda Garuda Penggalang dan Garuda Penegak.

    Sri pun mendorong dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan mendorong anggota Pramuka menjadi generasi yang kreatif, mandiri, serta mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    "Saya berharap dengan bekal itu, Pramuka dapat berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan, menjaga lingkungan dan mengembangkan potensi pariwisata Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)