Cari disini...

seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Pemerintah Kabupaten Berau
Bupati Berau saat pengukuhan Pengurus Paguyuban Persela Berau, di Jalan Albina, Gunung Panjang, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan pentingnya peran paguyuban sebagai perekat persatuan, sekaligus motor penggerak pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengukuhan Pengurus Paguyuban Persatuan Sedulur Lamongan (Persela) Berau yang dirangkaikan dengan Halalbihalal di Jalan Albina, Gunung Panjang, Kabupaten Berau, Sabtu (25/4/2026).
Dalam sambutannya, Sri Juniarsih Mas menekankan keberadaan paguyuban bukan hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
"Paguyuban seperti ini memiliki peran penting, bukan hanya sebagai tempat silaturahmi, tetapi juga menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Berau," ujar Bupati.
Di tengah dinamika sosial yang ada, paguyuban diharapkan mampu menjadi penyeimbang dan membantu menjaga kondisi daerah tetap kondusif.
"Ketika ada perbedaan atau riak-riak di masyarakat, kita harus berusaha meredam dan menetralkannya. Di sinilah peran paguyuban sangat dibutuhkan," katanya.
Oleh karena itu, ia juga mendorong seluruh anggota Persela untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah, terutama dalam pengembangan sektor ekonomi masyarakat.
"Berau memiliki potensi sumber daya alam dan pariwisata yang luar biasa. Saya berharap paguyuban dapat menjadi motor penggerak dalam mendukung ekonomi kreatif dan UMKM," tambahnya.
Sri pun berharap melalui momentum ini dapat memperkuat sinergi antara paguyuban dan pemerintah dalam membangun Kabupaten Berau yang lebih maju, damai, dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua Persela Berau, M Tohir menegaskan organisasi yang dipimpinnya hadir sebagai wadah silaturahmi dan penguatan persaudaraan antar perantau asal Lamongan di Kabupaten Berau.
"Persela Berau dibentuk dengan semangat kebersamaan dan untuk mempererat hubungan antar sesama perantau. Kami tidak memiliki tujuan lain selain menjaga persatuan dan berkontribusi positif bagi masyarakat," ungkapnya.
Oleh karena itu, Tohir juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga nilai-nilai budaya dan etika dalam kehidupan bermasyarakat khususnya di Kabupaten Berau.
"Kami berharap Persela menjadi wadah yang solid, harmonis, serta mampu melestarikan budaya dan memperkuat persaudaraan di perantauan," tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...

seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Pemerintah Kabupaten Berau

Bupati Berau saat pengukuhan Pengurus Paguyuban Persela Berau, di Jalan Albina, Gunung Panjang, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan pentingnya peran paguyuban sebagai perekat persatuan, sekaligus motor penggerak pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengukuhan Pengurus Paguyuban Persatuan Sedulur Lamongan (Persela) Berau yang dirangkaikan dengan Halalbihalal di Jalan Albina, Gunung Panjang, Kabupaten Berau, Sabtu (25/4/2026).
Dalam sambutannya, Sri Juniarsih Mas menekankan keberadaan paguyuban bukan hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
"Paguyuban seperti ini memiliki peran penting, bukan hanya sebagai tempat silaturahmi, tetapi juga menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Berau," ujar Bupati.
Di tengah dinamika sosial yang ada, paguyuban diharapkan mampu menjadi penyeimbang dan membantu menjaga kondisi daerah tetap kondusif.
"Ketika ada perbedaan atau riak-riak di masyarakat, kita harus berusaha meredam dan menetralkannya. Di sinilah peran paguyuban sangat dibutuhkan," katanya.
Oleh karena itu, ia juga mendorong seluruh anggota Persela untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah, terutama dalam pengembangan sektor ekonomi masyarakat.
"Berau memiliki potensi sumber daya alam dan pariwisata yang luar biasa. Saya berharap paguyuban dapat menjadi motor penggerak dalam mendukung ekonomi kreatif dan UMKM," tambahnya.
Sri pun berharap melalui momentum ini dapat memperkuat sinergi antara paguyuban dan pemerintah dalam membangun Kabupaten Berau yang lebih maju, damai, dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua Persela Berau, M Tohir menegaskan organisasi yang dipimpinnya hadir sebagai wadah silaturahmi dan penguatan persaudaraan antar perantau asal Lamongan di Kabupaten Berau.
"Persela Berau dibentuk dengan semangat kebersamaan dan untuk mempererat hubungan antar sesama perantau. Kami tidak memiliki tujuan lain selain menjaga persatuan dan berkontribusi positif bagi masyarakat," ungkapnya.
Oleh karena itu, Tohir juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga nilai-nilai budaya dan etika dalam kehidupan bermasyarakat khususnya di Kabupaten Berau.
"Kami berharap Persela menjadi wadah yang solid, harmonis, serta mampu melestarikan budaya dan memperkuat persaudaraan di perantauan," tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)