Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Bupati Berau Hadiri Rakornas Kepegawaian 2025, Tekankan Profesionalisme dan Integritas ASN

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    20 November 2025 pukul 08:49 WITA

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan para kepala daerah lainnya saat menghadiri Rakornas Kepegawaian Tahun 2025, di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Podomoro City, Jakarta Barat, Rabu (19/11/2025). (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian Tahun 2025 yang digelar Badan Kepegawaian Negara (BKN), di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Podomoro City, Jakarta Barat, Rabu (19/11/2025). 

    Kehadiran Bupati Berau didampingi oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Berau, Sri Eka Takariyati dan turut dihadiri para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia.

    Rakornas ini mengusung tema "ASN Bergerak Bersama Mewujudkan Asta Cita" dimana melalui momentum ini menjadi wadah memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan manajemen ASN yang profesional dan inovatif.

    Kepala BKN, Zudan Arif Fakhrulloh, yang memimpin jalannya Rakornas, menegaskan pentingnya sinkronisasi dalam penyelenggaraan kompetensi ASN agar mampu menggerakkan roda pemerintahan secara optimal. 

    "Asta Cita Presiden harus diwujudkan, dan para pengelola kepegawaian tidak hanya berfokus pada administratif, tetapi juga substantif. Dengan jumlah ASN mencapai 5,58 juta per November 2025, potensi besar ini harus mampu mendorong tata kelola kepegawaian yang lebih maju," ujar Zudan.

    Ia juga menyampaikan bahwa reformasi birokrasi harus dijalankan dengan prinsip melindungi, memudahkan, dan membahagiakan masyarakat. 

    "Kebijakan harus berubah dari yang represif menjadi responsif," tegas Zudan.

    Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa kehadirannya dalam Rakornas menjadi momentum untuk memperkuat arah kinerja ASN di daerah. 

    "Kehadiran kami dalam Rakornas ini menjadi penambah wawasan bagaimana ke depan kinerja ASN harus diarahkan. Arahan Kepala BKN sangat jelas bahwa seluruh ASN harus profesional dan berintegritas. Dengan dua hal itu, target-target pembangunan akan tercapai," ujar Sri Juniarsih.

    Dirinya juga menambahkan bahwa profesionalisme dan integritas ASN merupakan kunci pembangunan daerah. Dimana, menurutnya, kerja harus mengedepankan profesionalisme dan integritas agar target pekerjaan dapat dicapai dan kemajuan daerah semakin terlihat.

    Selain mengikuti arahan dari BKN, Bupati juga turut mendengarkan pemaparan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, terkait upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

    "Swasembada pangan tidak bisa dikerjakan sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama berbagai pihak yakni mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, provinsi, pusat, hingga petani dan pekebun. Semua harus bergerak untuk mencapai kemandirian pangan nasional," tuturnya.

    Menurutnya, kemandirian pangan dapat dicapai melalui peningkatan produktivitas pertanian, diversifikasi pangan lokal, pemberdayaan petani, hingga penguatan cadangan pangan dan tata kelola yang baik.

    Terakhir, Bupati pun berharap Rakornas ini dapat menjadi pintu masuk peningkatan koordinasi antara Pemkab Berau dan kementerian terkait. Sehingga kolaborasi lintas sektor dapat terlaksana dengan optimal.

    "Kami berharap hasil Rakornas ini dapat diimplementasikan di daerah, dan berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau ke depannya," tutup Bupati Berau. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Bupati Berau Hadiri Rakornas Kepegawaian 2025, Tekankan Profesionalisme dan Integritas ASN

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    20 November 2025 pukul 08:49 WITA

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan para kepala daerah lainnya saat menghadiri Rakornas Kepegawaian Tahun 2025, di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Podomoro City, Jakarta Barat, Rabu (19/11/2025). (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian Tahun 2025 yang digelar Badan Kepegawaian Negara (BKN), di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Podomoro City, Jakarta Barat, Rabu (19/11/2025). 

    Kehadiran Bupati Berau didampingi oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Berau, Sri Eka Takariyati dan turut dihadiri para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia.

    Rakornas ini mengusung tema "ASN Bergerak Bersama Mewujudkan Asta Cita" dimana melalui momentum ini menjadi wadah memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan manajemen ASN yang profesional dan inovatif.

    Kepala BKN, Zudan Arif Fakhrulloh, yang memimpin jalannya Rakornas, menegaskan pentingnya sinkronisasi dalam penyelenggaraan kompetensi ASN agar mampu menggerakkan roda pemerintahan secara optimal. 

    "Asta Cita Presiden harus diwujudkan, dan para pengelola kepegawaian tidak hanya berfokus pada administratif, tetapi juga substantif. Dengan jumlah ASN mencapai 5,58 juta per November 2025, potensi besar ini harus mampu mendorong tata kelola kepegawaian yang lebih maju," ujar Zudan.

    Ia juga menyampaikan bahwa reformasi birokrasi harus dijalankan dengan prinsip melindungi, memudahkan, dan membahagiakan masyarakat. 

    "Kebijakan harus berubah dari yang represif menjadi responsif," tegas Zudan.

    Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa kehadirannya dalam Rakornas menjadi momentum untuk memperkuat arah kinerja ASN di daerah. 

    "Kehadiran kami dalam Rakornas ini menjadi penambah wawasan bagaimana ke depan kinerja ASN harus diarahkan. Arahan Kepala BKN sangat jelas bahwa seluruh ASN harus profesional dan berintegritas. Dengan dua hal itu, target-target pembangunan akan tercapai," ujar Sri Juniarsih.

    Dirinya juga menambahkan bahwa profesionalisme dan integritas ASN merupakan kunci pembangunan daerah. Dimana, menurutnya, kerja harus mengedepankan profesionalisme dan integritas agar target pekerjaan dapat dicapai dan kemajuan daerah semakin terlihat.

    Selain mengikuti arahan dari BKN, Bupati juga turut mendengarkan pemaparan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, terkait upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

    "Swasembada pangan tidak bisa dikerjakan sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama berbagai pihak yakni mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, provinsi, pusat, hingga petani dan pekebun. Semua harus bergerak untuk mencapai kemandirian pangan nasional," tuturnya.

    Menurutnya, kemandirian pangan dapat dicapai melalui peningkatan produktivitas pertanian, diversifikasi pangan lokal, pemberdayaan petani, hingga penguatan cadangan pangan dan tata kelola yang baik.

    Terakhir, Bupati pun berharap Rakornas ini dapat menjadi pintu masuk peningkatan koordinasi antara Pemkab Berau dan kementerian terkait. Sehingga kolaborasi lintas sektor dapat terlaksana dengan optimal.

    "Kami berharap hasil Rakornas ini dapat diimplementasikan di daerah, dan berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau ke depannya," tutup Bupati Berau. (Adv)

    (Sf/Rs)